Coach Shin Tae Yong diundang pada salah satu podcast yang dipandu oleh Kaesang Pangarep serta Kiki Saputri dan Egi. Video ini diunggah pada channel YouTube Kaesang Pangarep by GK Hebat pada 21 Oktober 2023 yang lalu.
Video yang berjudul ‘PDP EPS 31 – Ada Apa di Tahun 2024??? Coach Shin dan Bang Kim Tau Jawabannya!!’ telah ditonton lebih dari 700 ribu penayangan dan mendapatkan lebih dari 19 ribu suka saat tulisan ini dibuat.
Saat ditanya oleh Kiki Saputri bagaimana perasaannya setelah tinggal di Indonesia dan melatih Timnas Indonesia, Coach Shin Tae Yong melalui Bang Kim sebagai transalator mengungkapkan bahwa ia senang.
BACA JUGA: Tuntaskan TC di Jerman, Bima Sakti Akui Timnas U-17 Masih Banyak Kelemahan
“Gimana rasanya tinggal di Indonesia, melatih Indonesia?” ujar Kiki Saputri bertanya kepada Coach Shin Tae Yong.
“Sangat senang dan sangat happy,” ujar Bang Kim selaku transalator Shin Tae Yong pada kesempatan tersebut.
Coach Shin Tae Yong juga mencontohkan ketika dirinya memarahi para pemain yang tidak serius atau melakukan kesalahan pada saat latihan. Ia mengatakan bahwa ketika latihan, matanya akan melotot dan suaranya akan meninggi. Meski demikian, Shin Tae Yong mengungkapkan bahwa ia hanya bersikap tegas sekitar 20%.
“Jangan takut bikin kesalahan, tegas dan marahnya hanya 20 persen, 80 persennya memuji dan appreciate,” ujar Shin Tae Yong.
BACA JUGA: Shin Tae-yong Siap Beri Hukuman Berat bagi Pemain yang Telat: Itu Sama Halnya dengan Nyawa
Shin Tae Yong juga menjelaskan menjadi seorang pemain bola yang bagus itu seperti apa dari kacamata sang Coach.
“Yang paling utama tidak boleh bohong dalam kondisi apapun begitu, kalau ada kesalahan ya mengakui saja ada kesalahan, jangan bikin beralasan macam macam,” jelas Shin Tae Yong.
Netizen dan warganet pun ramai memberikan tanggapan mereka mengenai pernyataan Shin Tae Yong ini. Banyak yang mengatakan bahwa semenjak diasuh oleh Shin Tae Yong, Timnas Indonesia sudah berada di level yang berbeda.
“Dari STY kita belajar, bisa bicara itu belum tentu bisa berkomunikasi, sejak dilatih STY emang harus diakui Timnas sudah di level yang berbeda, disiplin, punya mental, permainan lebih terorganisir dan ngeklik, enak dilihat, itulah pentingnya komunikasi dalam sebuah tim,” ujar seorang netizen dengan nama akun @w***.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Bukan Sekadar Novel Geng Motor, Novel Areksa Ajarkan Arti Pengorbanan
-
Dapat Komentar Jahat soal Debut 'HyoRiSoo', Begini Reaksi Menohok Yuri SNSD
-
Haechan NCT Pamer Parfum Favorit dari Brand Lokal, Ini 7 Alternatif Lainnya
-
Skin Barrier Rusak? Perbaiki dengan 5 Pilihan Moisturizer Ini!
-
Didominasi Genre Self-Help, Intip 4 Buku Rekomendasi Sungjin DAY6!
Artikel Terkait
-
Marselino Ferdinan Disebut Sulit Berkembang di Belgia oleh Sandy Walsh, Ini Sebabnya
-
Tuntaskan TC di Jerman, Bima Sakti Akui Timnas U-17 Masih Banyak Kelemahan
-
Kelakar Sandy Walsh Sikut Doan Van Hau Langsung Jadi Sorotan Media Vietnam
-
Tak Hanya Lemparan Maut, Pratama Arhan Pamerkan Skill Baru
-
Shin Tae-yong Siap Beri Hukuman Berat bagi Pemain yang Telat: Itu Sama Halnya dengan Nyawa
Hobi
-
VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
Terkini
-
Mengulas Memoar Educated: Ketika Pendidikan Menjadi Jalan Keluar
-
Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!
-
Karier atau Kesehatan Mental, Haruskah Selalu MemilihThe more I see things like this, Salah Satunya?
-
SSS-Class Revival Hunter Dapat Adaptasi Anime, Tayang Januari 2027
-
Membongkar Rapuhnya Pendidikan Indonesia: Masihkah Kita Mau Menyangkal?