Pemain belakang andalan Timnas Indonesia, Elkan Baggott kembali membuat bangga persepakbolaan Indonesia. Pemain belakang berusia 20 tahun tersebut menjadi salah satu pemain yang tampil cukup mengesankan di laga Carabao Cup antara Ipswich Town melawan Fulham.
Tak hanya tampil mengesankan, ternyata ada fakta-fakta menarik yang menyelimuti seorang Elkan Baggott di laga putaran keempat Carabao Cup semalam lho. Ingin tahu fakta apa saja? Ini dia!
BACA JUGA: Jelang Hadapi Barito Putera, Persita Tangerang Diharapkan Mampu Bermain Fokus
1. Catatkan Penampilan Keempat Beruntun
Meskipun belum merasakan debut bermain di Championship, namun ternyata nasib baik memihak Elkan di pentas Carabao Cup. Disadur dari laman transfermarkt, Elkan Baggott mencatatkan penampilan keempatnya secara beruntun di ajang ini.
Sebelumnya, Elkan selalu menjadi bagian kala Ipswich melawan Briztol Rovers, Reading, dan Wolves di Carabao Cup.
2. Bermain 30 Menit
Fakta kedua adalah, Elkan Baggott tak mencatatkan waktu bermain secara penuh. Faktor baru sembuhnya Elkan dari Cedera membuat dirinya tak diturunkan semenjak awal permainan dilangsungkan.
Berdasarkan match report dari laman Carabao Cup, Elkan Baggott masuk sebagai pemain pengganti di menit ke 60, dengan menggantikan bek Tim Nasional Australia, Cameron Burgess.
3. Cetak Gol Perdana Musim Ini
Meskipun hanya bermain selama 30 menit, namun pemain bertinggi badan 194cm tersebut mengukirkan rekor yang cukup manis. Golnya pada menit ke 79 merupakan gol perdana Elkan di musim ini.
Uniknya, gol perdana Elkan tersebut dicetak melalui tandukan mematikan, yang selama ini menjadi andalannya.
BACA JUGA: Tanggapi 21 Pemain Pilihan Bima Sakti, Erick Thohir Ungkapkan Hal Ini!
4. Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Cetak Gol ke Gawang Tim EPL
Fakta yang tak kalah membanggakan selanjutnya adalah, gol Elkan ke gawang Fulham menjadikan dirinya sebagai pemain Indonesia pertama yang mencetak gol ke gawang tim Liga Primer Inggris. Disadur dari laman premierleague.com, saat ini Fulham merupakan salah satu tim yang berkompetisi di kasta tertinggi persepakbolaan negeri Raja Charles tersebut, dan menduduki peringkat 14 hingga usainya pekan kesepuluh.
5. Bertindak Sebagai Kapten Tim
Masuk sebagai pemain pengganti, Elkan Baggott ternyata bermain dengan menyandang ban kapten. Dengan demikian, maka bisa dipastikan dirinya secara mutlak menjadi pemain pertama dari Indonesia yang menyandang ban kapten tim Divisi Championship, sekaligus pemain Indonesia pertama yang menjadi kapten di pentas Carabao Cup.
Itulah 5 fakta menarik mengenai penampilan Elkan Baggott di laga melawan Fulham. Bagaimana? Turut bangga dengan capaian Elkan?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Elkan Baggott Diyakini Bela Timnas Indonesia Lawan Irak Usai Cetak Sejarah di Liga Inggris, Badai Cedera Berkurang
-
Menang Telak Lawan Ipswich Town, Pelatih Fulham Kesal Gawang Timnya Dibobol Elkan Baggott
-
Disingkirkan Tim Premier League di Piala Liga Inggris, Pelatih Ipswich Tetap Puji Mentalitas Elkan Baggott Cs
-
KUMPULAN Fakta di Balik Gol Bersejarah Elkan Baggott di Liga Inggris, Pasti Banyak yang belum Tahu!
-
Ipswich Town Angkat Topi untuk Gol Perdana Elkan Baggott
Hobi
-
Poin Tertinggal Jauh, Alex Marquez Yakin Kakaknya Bisa jadi Juara Dunia
-
Bocoran dari Wawancara Terbaru: Cristiano Ronaldo Resmi Pensiun?
-
Tak Dapat Kursi Musim Depan, 5 Pembalap MotoGP Ini akan Hijrah ke WorldSBK?
-
Muak! Fabio Quartararo Tak Nikmati Balapan di Musim Terakhir Bersama Yamaha
-
Malam Ini! Arsenal vs Manchester City di Community Shield, Siapa Lebih Unggul?
Terkini
-
5 Sunscreen Korea SPF 50 untuk Base Makeup Harian, Bebas Efek Abu-Abu!
-
Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan
-
Hierarki dalam Selera Buku: Mengapa Bacaan Ringan Kerap Dipandang Rendah?
-
Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa
-
Pulang dan Kisah Eksil yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai