Beberapa waktu yang lalu PSSI telah mengumumkan daftar nama pemain yang akan membela timnas Indonesia di ajang kualifikasi Piala Dunia 2026 round 2 kontra Irak dan Filipina. Menyadur dari laman resmi PSSI (pssi.org), Shin Tae-yong telah memanggil 27 pemain yang akan bertandang ke Irak dan Filipina pada 16 dan 21 November 2026 mendatang.
Dari 27 nama tersebut, tentunya nama-nama langganan seperti Jordi Amat, Asnawi Mangkualan, Pratama Arhan, Rafael Struick dan Ramadhan Sananta masih masuk ke dalam skuad timnas Indonesia. Selain itu, adapula nama Muhammad Riyandi yang kembali dipanggil oleh Shin Tae-yong setelah hampir 1 tahun tidak pernah masuk ke dalam skuad karena cedera. Hal ini membuat kiper klub Persis Solo tersebut melakukan comeback ke dalam timnas Indonesia.
Namun, pemanggilan kali ini tidak ada nama Ivar Jenner dan Marselino Ferdinan di dalam skuad tersebut. Kedua pemain yang merumput di Liga Eropa tersebut harus kembali absen dalam pemanggilan timnas karena masih berkutat dengan pemulihan cedera. Ivar Jenner masih harus menjalani pemulihan cedera di Belanda saat membela klubnya, Jong Utrecht.
BACA JUGA: Profil Tim Piala Dunia U-17: Spanyol, Si Spesialis Runner-up
Sementara itu, Marselino Ferdinan juga bernasib sama. Gelandang serang muda ini harus menepi karena cedera hamstring yang dideritanya saat membela klubnya, KMSK Deinze. Marselino juga tidak diturunkan saat timnas Indonesia menghadapi Brunei Darussalam di ajang kualifikasi bulan Oktober kemarin kendati dipanggil oleh Shin Tae-yong.
Adam Alis Masuk Kembali Mengisi Pos yang Ditinggalkan Ivar dan Marceng
Cederanya Ivar Jenner dan Marselino Ferdinan membuat Shin Tae-yong memilih untuk memanggil gelandang asal klub Borneo FC Samarinda, Adam Alis. Gelandang berusia 29 tahun tersebut dianggap merupakan sosok yang ideal guna menggantikan posisi kedua pemain tersebut.
Adam Alis sendiri di musim ini bersama Borneo FC memang selalu menjadi pilihan utama di lini tengah. Gelandang alumni timnas U-23 ini total telah bermain sebanyak 18 kali dan mencetak 1 gol dan 2 assist di BRI Liga 1 musim 2023/2024.
Bersama timnas Indonesia senior, Adam Alis telah membukukan 5 penampilan sejauh ini. pemain ini juga telah mencatatkan comebacknya ke timnas Indonesia saat skuad garuda menekuk Turkmenistan 2-0 di ajang FIFA Matchday bulan September lalu.
Dipanggilnya Adam Alis tentunya diharapkan dapat menjadi opsi di lini tengah skuad garuda yang memang dianggap sedikit mengalami ketimpangan imbas absennya Ivar Jenner dan Marselino Ferdinan jelang laga kontra Irak dan Filipina nanti.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Mengejutkan! Maarten Paes Kritik Taktik dari Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Pemain Timnas Indonesia Mulai Keluhkan Taktik Patrick Kluivert, Ada Apa?
-
Piala Asia U-17: Media Vietnam Kritik Postur Tubuh Skuad Timnas Indonesia
-
Tampil Gacor di Timnas Indonesia, Ole Romeny Sebut Ada Andil dari Patrick Kluivert
Artikel Terkait
-
Hasil Babak I Korsel vs Timnas Indonesia U-17: Mierza Firjatullah Nyaris Cetak Gol
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Sesaat Lagi Kick Off! Ini Susunan Pemain Korsel vs Timnas Indonesia U-17
-
Viral Denny Landzaat Fasih Bahasa Indonesia di Maluku, Shin Tae-yong Kena Sindir
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
Hobi
-
Mengejutkan! Maarten Paes Kritik Taktik dari Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik, Ini Harapan Besar Erick Thohir
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?