Piala Dunia U-17 tinggal menghitung hari. Tentunya seluruh skuad kontestan ajang sepakbola terbesar di kelompok umur U-17 tersebut telah mempersiapkan seluruh punggawanya. Bahkan, sebagian besar kontestan juga telah tiba di Indonesia dan melakoni pemusatan latihan. Tentunya timnas Indonesia U-17 yang kali ini bertindak sebagai tuan rumah juga turut mempersiapkan segala hal guna berlaga di ajang tersebut.
Timnas Indonesia U-17 dalam ajang Piala Dunia kali ini tentunya cukup menjadi sorotan. Selain karena ini merupakan kali pertama timnas kelompok umur berlaga di ajang Piala Dunia U-17, sorotan juga mengarah kepada punggawa para pemain yang akan menjadi penghuni skuad garuda muda di ajang tersebut.
BACA JUGA: Waspadai Indonesia, Pelatih Irak Disarankan untuk Gunakan 5 Pemain Bertahan
Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), pelatih timnas Indonesia U-17, Bima Sakti Tukiman telah mengumumkan 21 nama pemain yang akan masuk ke dalam skuad timnas U-17. Menariknya, dalam daftar nama-nama skuad tersebut, timnas Indonesia hanya memasukkan 2 nama pemain diaspora yang merumput di Liga luar negeri. Kedua pemain tersebut adalah Welberlieskott Halim Jardim yang bermain di tim junior Sao Paulo di Brazil dan Amar Rayhan Brkic yang merupakan punggawa TSG 1899 Hoffenheim di Jerman.
Menanti Kiprah Skuad Timnas U-17 di Ajang Piala Dunia Tahun Ini
Kedua pemain diaspora tersebut, yakni Amar Rayhan Brkic dan Welber Halim Jardim memang sebelumnya telah mengikuti program pemusatan latihan timnas Indonesia di Jerman dan juga telah melakoni beberapa laga uji coba melawan tim-tim setempat. Kedua pemain tersebut diharapkan menjadi tumpuan bagi timnas Indonesuia U-17 yang pada rilis skuad kemarin membawa sebagian besar pemain-pemain yang sukses menjuarai AFF Cup U-16 di tahun 2022 silam.
BACA JUGA: Kena Karma! Bek Vietnam yang Dibenci Suporter Indonesia Bakal Absen Lama
Nama-nama seperti Iqbal Gwijangge, Ji Da Bin, Nabil Asyura dan Arkhan Kaka masih menghiasi skuad timnas Indonesia U-17 yang pada tahun lalu menjuarai AFF Cup U-16 di Indonesia. Dari pemilihan tersebut tentunya pelatih timnas U-17, Bima Sakti memilih pemain yang sudah memiliki chemistry satu dengan yang lainnya. Belum lagi Indonesia ditunjuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 baru sekitar 6 bulan lalu menggantikan Peru yang dilanda bencana.
Timnas Indonesia U-17 dalam ajang kali ini tergabung di grup A bersama Maroko, Ekuador dan Panama. Indonesia akan menghadapi Ekuador di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya pada 10 November 2023. Kemudian pada tanggal 13 November akan menghadapi Panama dan 16 November menghadapi Maroko yang dianggap menjadi tim terkuat di grup A. Tentunya diharapkan skuad asuhan pelatuh Bima Sakti mampu menujukkan permainan memukau dan mencapai target lolos dari babak grup.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Dean Zandbergen Batal Jadi WNI, Duo Striker Brazil Justru Bisa Bela Timnas!
-
Direstui oleh John Herdman, Taisei Marukawa Segera Bela Timnas Indonesia
-
Indonesia Masuk Nominasi Grassroots dari AFC, Bukti Majunya Pembinaan Lokal
-
Jelang Piala Asia, Indonesia Lakoni 2 Laga Uji Coba Lawan Tim Timur Tengah
-
Perang Kian Memanas di Timur Tengah, Piala Asia 2027 Terancam Ditunda?
Artikel Terkait
-
Profil Welber Jardim: Wonderkid Sao Paolo Bela Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17, Lahir di Banjarmasin
-
Timnas Indonesia U-17 Minim Pengalaman di Piala Dunia U-17, Suporter Garuda Diharapkan Bisa Buat Ngeri Lawan
-
Jelang Piala Asia 2023, Timnas Indonesia Bikin Panik Vietnam Gara-gara Ini
-
Kena Karma! Bek Vietnam yang Dibenci Suporter Indonesia Bakal Absen Lama
-
Marc Klok Buta Kekuatan Timnas Indonesia U-17 Asuhan Bima Sakti di Piala Dunia U-17, Masih Mau Nonton?
Hobi
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
Terkini
-
My Tomorrow, Your Yesterday: Ketika Hari Pertama Kita Jadi Hari Terakhirnya
-
Ulasan Novel Festival Hujan, Belajar Menerima Diri dari Sebuah Kehilangan
-
4 Hydrating Sunscreen Buat Lindungi Kulit dari Sinar UV dan Jaga Kelembapan
-
Tampil Stand Out ala Profesional dalam Buku Presentasi yang Mencekam
-
Dilema Guru Bahasa Inggris: Ketika Bahasa Ibu Tersisih di Era Gen Z