Timnas Indonesia kembali mendapatkan amunisi tambahan jelang bertarung di putaran final Piala Asia 2023. Pemain belakang berbakat nan penuh potensi, Justin Hubner akhirnya secara resmi berpindah kewarganegaraan.
Menyadur rilisan resmi dari laman pssi.org (6/12/2023), pemain belakang Wolverhampton Wanderers tersebut akhirnya mengucapkan sumpah janji setia kepada Republik Indonesia pada tanggal 6 Desember 2023 ini.
Dengan demikian, maka pria yang berposisi sebagai pemain belakang tersebut tinggal menunggu debutnya saja bersama Timnas Indonesia.
Keputusan untuk berpindah negara bagi seorang Justin Hubner tentu bukan sebuah hal yang mudah. Terlebih, dengan memilih menjadi warga negara Indonesia, potensi Hubner untuk membela Timnas Belanda pun serta merta akan pupus.
Lantas, motivasi apa sih yang mendasari seorang Hubner untuk memantapkan hati membela Timnas Indonesia? Bagi yang masih penasaran, Justin Hubner telah menjawabnya secara langsung terkait hal tersebut.
Menyadur informasi yang diunggah oleh akun TikTok vivagoalindonesia, pemain berusia 20 tahun itu menyatakan bahwa setidaknya ada dua hal yang mendasarinya mantap untuk membela Timnas Indonesia.
Alasan pertama adalah banyaknya dukungan, serta yang kedua adalah keinginan untuk membawa Indonesia berprestasi di persepakbolaan internasional.
"Saya merasa, dukungan (untuk membela) timnas Indonesia jauh lebih besar dibandingkan (untuk membela) Timnas Belanda," ungkap pria bertinggi badan 187cm tersebut.
"Dan menurut saya, kita mempunya generasi yang sangat baik (saat ini), jadi anda bisa mencapai banyak hal dengan generasi ini," lanjut pemain kelahiran Den Bosh 14 September 2003 tersebut.
"Saya sangat senang dan bangga bermain untuk Indonesia," pungkasnya.
Ternyata salah satu alasan mengapa Justin Hubner memutuskan untuk membela Timnas Indonesia karena banyak yang mendorongnya untuk berjersey Merah Putih ya. Lantas, kapan kira-kira sang pemain bisa melakukan debut?
Jika semuanya berjalan lancar, maka seharusnya Hubner sudah tak memerlukan waktu yang lama untuk melakukan proses perpindahan federasi.
Terlebih, sebelumnya di level junior pemain yang telah mengoleksi 3 gol di Premier League 2 itu telah memainkan dua laga bersama Pasukan Merah Putih, sehingga seharusnya bisa mempercepat proses perpindahannya tersebut.
Dengan kehadiran Justin Hubner di skuat Garuda, lini pertahanan Indonesia pasti bakal lebih kuat lagi ya!
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
3 Bek Kiri Timnas Indonesia yang Bisa Tergusur dengan Kedatangan Nathan Tjoe-A-On
-
Jepang Agendakan Uji Coba Lawan Thailand Jelang Piala Asia 2023, Timnas Indonesia Bisa Curi Ilmu
-
Adu Statistik Shayne Pattynama, Nathan Tjoe-A-On, dan Pratama Arhan: Siapa yang Layak Jadi Bek Kiri Timnas Indonesia?
-
Viral Anggota DPR Haerul Amri Sebut Program Tarkam Lebih Penting dari Naturalisasi, Netizen: Fiks Dia Gak Paham Bola!
-
Bukan Orang Sembarangan, Kakek Justin Hubner yang Lahir di Makassar Seorang Ilmuan
Hobi
-
VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam