Kabar menggembirakan dihembuskan oleh klub kasta kedua Liga Belgia, KMSK Deinze. Klub yang menjadi pelabuhan Marselino Ferdinan meneruskan karir persepakbolaan profesionalnya tersebut baru-baru ini mengabarkan kondisi terbaru dari wonderkid Timnas Indonesia.
Melalui unggahan akun TikToknya, kmsk.deinze (2/12/2023) klub yang berlaga di Challenger Pro League tersebut menunjukkan perkembangan terkini dari Marceng (sapaan akrab Marselino Ferdinan). Pada video yang diunggah itu, diperlihatkan kerja keras seorang Marceng untuk memulihkan diri dari cedera yang membelitnya.
BACA JUGA: BRI Liga 1: Hadapi PSIS Semarang, Borneo FC Usung Misi Pertahankan Posisi Puncak
Latihan Keras Marselino Ferdinan
Tampak pada video tersebut, sang pemain sudah melakoni latihan keras bersama tim pelatih KMSK. Mulai dari latihan kebugaran, latihan berat, hingga latihan kecepatan dan teknik bermain.
"Guess who's (almost) back (coba tebak, siapa yang hampir kembali)" tulis sang empunya akun.
"Marselino is still working hard on his comeback. His current routine involves a combination of non-contact training with the squad and individual sessions (Marselino masih bekerja keras untuk comeback. Kegiatannya saat ini adalah kombinasi latihan non-kontak dalam skuat dan sesi individu)" imbuh KMSK Deinze.
Unggahan video dari akun KMSK Deinze ini tentu saja menjadi sebuah oase tersendiri bagi para pencinta Timnas Indonesia. Pasalnya, sang bintang lapangan tengah ini telah absen cukup lama dari membela Pasukan Merah Putih karena cedera.
BACA JUGA: Akhirnya Sah Jadi WNI, Ini Kelebihan dan Kekurangan Seorang Justin Hubner
Tercatat, selain harus menepi pada agenda FIFA match day Timnas Indonesia di bulan November 2023 lalu, Marceng juga harus absen dari dua laga pertama yang dijalani Indonesia di babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Putaran kedua.
Alhasil, tanpa Marselino yang biasa beroperasi di lini tengah, Indonesia harus menuai hasil yang kurang mengenakkan dengan dibabat 1-5 oleh Irak dan ditahan imbang 1-1 oleh Filipina.
Dengan semakin membaiknya seorang Marselino Ferdinan, maka angin segar kini mulai berhembus. Terlebih, setelah ini Indonesia akan menjalani major tournament penting yakni Piala Asia 2023 yang kembali diikutinya setelah belasan tahun harus absen.
Tak hanya itu, kehadiran seorang Marceng tentunya akan menjadikan lini tengah Skuat Garuda akan semakin berwarna, mengingat pemain yang satu ini memiliki kualitas yang cukup bagus untuk menjaga kestabilan permainan di lini tengah Indonesia.
Segera kembali Marceng!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
Artikel Terkait
-
Deretan Pemain Keturunan Grade A yang Diincar Shin Tae-yong tapi Gagal Dinaturalisasi, Ada Bintang Baru AC Milan
-
3 Bek Kiri Timnas Indonesia yang Bisa Tergusur dengan Kedatangan Nathan Tjoe-A-On
-
3 Fakta Sahnya Justin Hubner Jadi Warga Negara Indonesia
-
Bela Timnas Indonesia, Justin Hubner Siap Lahir Batin Hadapi Para Macan Asia di Qatar
-
Jika Tak Ada Cedera dan Naturalisasi Lancar, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat 13 Pemain Abroad di Piala Asia 2023
Hobi
-
Piala Asia 2027 Terancam Batal, Jadi Kerugian Bagi Timnas Indonesia?
-
Resmi! 5 Pembalap Veteran Ini Terdepak dari MotoGP 2027, Siapa Saja?
-
Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield
-
Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?
Terkini
-
Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran
-
Mengupas Status Anime Boruto: Cerita Canon atau Sekadar Garapan Ikemoto?
-
Mati Suri Demokrasi Akar Rumput: Potret Pilu Suara Rakyat yang Dibeli Murah
-
Berkaca dari Isu Raffi Ahmad, Kenapa Kita Susah Menegur Orang Baik?
-
Potret Diskriminasi Perempuan Korea Selatan di Novel Kim Ji-yeong, Lahir Tahun 1982