Turnamen akbar Piala Asia 2023 akan bergulir dalam hitungan pekan lagi. Negara-negara yang menjadi kontestan di perhelatan yang akan digelar di Qatar tersebut telah mempersiapkan para pemain terbaiknya untuk menyongsong turnamen.
Terbaru, melansir informasi yang dirilis oleh laman suara.com pada 12 Desember 2023, pelatih Timnas Indonesia telah mendaftarkan 50 nama awal untuk mengisi skuatnya. Namun, tahukah kalian jika sebenarnya ada 3 fase pendaftaran pemain di turnamen Piala Asia ini?
Biar tak penasaran dan menambah sedikit pengetahuan mengenai hal ini, mari kita bahas bersama, 3 fase pendaftaran pemain untuk gelaran Piala Asia 2023 ini!
BACA JUGA: Emil Audero Gabung Timnas Indonesia, Barisan Kiper Saat Ini Bakal Langsung Jadi Cadangan
1. Fase Preliminary Registration
Fase pertama yang harus dilalui oleh para pemain agar bisa bermain di gelaran Piala Asia 2023 mendatang adalah fase pendaftaran awal. Pada fase ini, pelatih Timnas masing-masing harus mendaftarkan 18-50 nama pemain untuk disetorkan ke penyelenggara.
Menyadur informasi yang diunggah oleh akun TikTok garudanusantaraofficial pada 12 Desember 2023, pendaftaran pemain di fase ini harus dilakukan selambat-lambatnya 30 hari sebelum pertandingan pertama, dan mengharuskan pelatih yang bersangkutan memasukkan minimal 4 kiper dalam list tersebut.
2. Final Registration
Fase kedua yang harus dilakukan dalam proses pendaftaran pemain ini adalah final registration. Di fase ini, pelatih Timnas negara kontestan harus mendaftarkan minimal 18 pemain dan maksimal 23 pemain dengan 3 orang kiper di dalam skuat.
Masa waktu penyetoran nama-nama ini adalah 10 hari sebelum pertandingan pertama, dan mereka yang terpilih merupakan pemain yang akan berlaga di turnamen sebenarnya nanti. Sekadar tambahan, 18-23 pemain yang dibawa ini harus dipilih oleh sang pelatih dari 50 nama awal yang telah disetorkan kepada AFC.
BACA JUGA: Fakta Mencengangkan! Timnas Indonesia Tak Pernah Kalah di Laga Pembuka Piala Asia!
3. Player Selection List
Fase ketiga ini merupakan daftar pemain yang akan bermain di pertandingan. Setiap tim peserta harus menandai 11 pemain awal, termasuk di dalamnya adal kapten tim, serta 12 pemain pengganti.
Daftar pemain ini harus diserahkan kepada AFCAS selambat-lambatnya 90 menit sebelum pertandingan dimulai. Jika masih bingung, fase player selection list ini lebih kita kenal dengan sebutan sebelas pertama atau starting line-up.
Itulah 3 fase yang harus dijalani oleh pemain Timnas kontestan di Piala Asia 2023, mulai dari awal seleksi hingga bertanding. Kalau saat ini, sepertinya kita sudah tak sabar lagi untuk menunggu yang fase kedua ya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
Artikel Terkait
-
Adu Prestasi Nadia Raisya dengan Maria Theodore, Pacar vs Mantan Gebetan Marselino Ferdinan
-
Satu Per Satu Sold Out, Ini Daftar Pemain Timnas yang Belum Nikah Selain Asnawi, Siapa Saja?
-
Azizah Salsha Pasang Badang Bela Pratama Arhan yang Dikritik Ikut Party Jelang TC Timnas Indonesia
-
Fakta Mencengangkan! Timnas Indonesia Tak Pernah Kalah di Laga Pembuka Piala Asia!
-
Dahsyat! Pratama Arhan Disejajarkan dengan Son Heung-min dan Takefusa Kubo di Poster Piala Asia 2023, Sehebat itu?
Hobi
-
Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027
-
Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?
-
Fabio Calonego Ungkap Target Pribadi bersama Era Baru Persija Jakarta
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027
-
Jakarta Mulai Bersiap, 2 Lapangan Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Terkini
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong