Sebuah kabar menggembirakan datang dari klub KMSK Deinze. Klub yang berlaga di kasta kedua Liga Belegia itu mengabarkan bahwa pemain muda masa depan Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya telah pulih 100 persen dari cedera panjang yang dialaminya.
Mantan pemain Persebaya Surabaya berusia 19 tahun tersebut tampak sudah mulai merumput bersama KMSK Deinze U-21, dan bermain dengan durasi yang cukup panjang. Menyadur informasi yang diunggah oleh akun TikTok bolasepakw pada 16 Desember 2023, Marceng masuk sebagai pemain pengganti di laga melawan Kortrijk.
BACA JUGA: BRI Liga 1: Persija Jakarta Diselamatkan Gol Penalti saat Jamu PSS Sleman
Di pertandingan perdananya setelah lepas dari cedera panjangnya itu, Marceng tercatat masuk pada menit ke-60 dan bermain selama 30 menit. Pertandingan antara KMSK Deinze U-21 melawan Kortrijk U-21 itu sendiri berkesudahan dengan skor sama kuat, 1-1.
Pertandingan perdana Marselino Ferdinan tersebut tentu menjadi angin segar bagi para pencinta Timnas Indonesia yang selama beberapa bulan belakangan ini harap-harap cemas dengan kondisi sang pemain. Sekadar mengingatkan, Marceng sendiri harus melewatkan beberapa bulan terakhirnya untuk melakukan perawatan dan pemulihan cedera yang dideritanya.
Menyadur rilisan laman suara.com pada 27 Oktober 2023, Marselino Ferdinan terkonfirmasi mendapatkan cedera hamstring ketika membela KMSK Deinze. Sebuah cedera yang mengharuskannya untuk menepi hingga setidaknya tiga bulan sebelum pada akhirnya sembuh total dan menjalani kembali debut permainannya di bulan Desember ini.
BACA JUGA: Sudah Ditunggu oleh Erick Thohir, Sepenting Apa sih Naturalisasi Thom Haye?
Cedera yang didapatkan oleh pemain tengah Timnas Indonesia tersebut memaksanya untuk melewatkan beberapa momen penting bersama Timnas Indonesia. Selain harus absen dari laga uji coba yang dilakoni oleh Timnas Indonesia, Marceng juga harus rela menjadi penonton ketika rekan-rekannya berjuang di babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran pertama melawan Brunei Darussalam.
Tak hanya itu, Marceng juga harus menepi dari skuat ketika Indonesia dibabat 1-5 oleh Irak dan bermain imbang 1-1 melawan Filipina di dua laga perdana babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran kedua.
Dan kini, dengan mulai bugarnya Marceng, sang pemain kemungkinan besar bakal menjadi bagian dari Timnas Indonesia di putaran final Piala Asia 2023 yang akan digelar pada bulan Januari 2023 mendatang, meskipun pihak klub tak mengijinkannya untuk melakukan pemusatan latihan di Turkiye pertengahan bulan ini.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
Artikel Terkait
-
Takkan Balik ke Indonesia Dalam Waktu Dekat, Marselino Ferdinan Diklaim Punya Karier Panjang di Eropa
-
Potret Masa Kecil Nadia Raisya, Pacar Marselino Ferdinan Disebut Cantik Sejak Lahir, Pantas Di-Spam Like Abidzar
-
Jalani Operasi Pergelangan Kaki, Jeonghan SEVENTEEN Absen dari Jadwal Grup
-
Kronologis Ernando Ari Cedera Jelang Piala Asia 2023 hingga Bagian Vitalnya Sakit
-
Badai Cedera BRI Liga 1 Jelang Piala Asia 2023, Kondisi Rachmat Irianto Dibongkar Pelatih Persib, Masih Parah?
Hobi
-
Piala Asia 2027 Terancam Batal, Jadi Kerugian Bagi Timnas Indonesia?
-
Resmi! 5 Pembalap Veteran Ini Terdepak dari MotoGP 2027, Siapa Saja?
-
Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield
-
Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?
Terkini
-
Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran
-
The Boy and the Heron: Dunia Tak Harus Sempurna untuk Tetap Layak Ditinggali
-
Kemarau Salah, Hujan Salah: Menguji Tata Kelola Lingkungan di Indonesia
-
Ketimpangan Relasi: Rakyat Berjuang Tanpa Bantuan, Negara Menarik Pungutan
-
Sinopsis Akka, Angkat Kisah Gangster Perempuan di India Era 1980-an