Pada lanjutan laga di pekan ke-23 BRI Liga 1 musim 2023/2024, Bhayangkara Presisi FC sukses tekuk tamunya, Persita Tangerang dengan skor telak 3-0 di Stadion Patriot Chandra Bhaga, Bekasi.
Laga yang digelar pada Minggu (17/12/2023) kemarin tersebut juga menjadi laga debut bagi bintang sepak bola Eropa sekaligus mantan punggawa timnas Belgia keturunan Indonesia, Radja Nainggolan bersama skuad Bhayangkara Presisi FC.
Sejak laga dimulai, Bhayangkara FC yang menargetkan kemenangan sejak awal tampil menyerang dan mendominasi jalannya pertandingan.
Dilansir dari laman Liga Indonesia Baru (ligaindonesiabaru.com), skuad asuhan pelatih Mario Gomez menurunkan hampir semua skuad terbaiknya dalam laga kali ini, termasuk duo pemain timnas Indonesia, Witan Sulaeman dan Dendy Sulistyawan di lini depan.
Strategi menyerang dan mengurung lini pertahanan dari Persita Tangerang membuatkan hasil di menit ke-27.
Bek Bhayangkara Presisi FC sekaligus kapten tim, Anderson Salles sukses menjebol gawang Persita Tangerang yang dikawal oleh mantan punggawa timnas Indonesia U-23, Kurniawan Kartika Adjie dan membuat skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Bhayangkara Presisi FC.
Tertinggal 1 gol membuat pelatih Persita Tangerang, Divaldo Alves menginstruksikan anak asuhnya untuk tampil lebih keluar menyerang.
Beberapa kali peluang sukses diciptakan oleh tim berjuluk “Laskar Pendekar Cisadane” tersebut ke gawang Bhayangkara Presisi FC yang dijaga oleh kiper timnas Indonesia, Aqil Savik. Namun, hingga babak pertama berakhir, skor 1-0 tetap bertahan.
Memasuki laga di babak kedua, Radja Nainggolan diturunkan oleh pelatih Mario Gomez. Kehadiran gelandang berusia 35 tahun tersebut sukses memperkokoh lini tengah dari Bhayangkara Presisi FC dalam laga kali ini.
Hal tersebut akhirnya sukses dimanfaatkan oleh para pemain tim berjuluk “The Guardians” tersebut untuk menambah keunggulan.
Striker pinjaman dari Madura United, Junior Brandao sukses mencetak 2 gol ke gawang Persita Tangerang di menit ke-80 da 90+5 dan menutup laga dengan kemenangan telak 3-0 untuk Bhayangkara Presisi FC.
Kemenangan 3-0 Belum Mampu Mendongkrak Posisi Bhayangkara FC di Zona Degradasi
Kendati meraih kemenangan dengan skor telak 3-0 dari Persita Tangerang, Bhayankara Presisi FC masih menjadi juru kunci di klasemen sementara musim ini.
Dilansir dari laman resmi Liga Indonesia Baru, Dendy Sulistyawan dkk masih berada di peringkat ke-18 klasemen sementara dengan raihan 15 poin hingga pekan ke-23 ini. Kondisi ini juga membuat Bhayangkara Presisi FC rawan terdegradasi musim depan.
Baca Juga
-
Mengejutkan! Maarten Paes Kritik Taktik dari Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Pemain Timnas Indonesia Mulai Keluhkan Taktik Patrick Kluivert, Ada Apa?
-
Piala Asia U-17: Media Vietnam Kritik Postur Tubuh Skuad Timnas Indonesia
-
Tampil Gacor di Timnas Indonesia, Ole Romeny Sebut Ada Andil dari Patrick Kluivert
Artikel Terkait
-
Minyak Telon Lokal Go Global, UMKM Binaan BRI Sukses Ekspor ke Mancanegara
-
Diskon BRI Menanti di Penang Bistro, Nikmati Cita Rasa Malaysia Otentik dengan Harga Murah!
-
Lebaran Makin Istimewa, Ada Diskon di Restoran Massilia untuk Nasabah BRI
-
Rayakan Lebaran Bersama Keluarga dengan Promo Spesial Seribu Rasa dari BRI
-
Butuh Dana Cepat? BRIguna Digital Tawarkan Pinjaman Hingga Rp500 Juta dengan Mudah
Hobi
-
Mengejutkan! Maarten Paes Kritik Taktik dari Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik, Ini Harapan Besar Erick Thohir
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
Terkini
-
Idul Fitri dan Renyahnya Peyek Kacang dalam Tradisi Silaturahmi
-
Film Waktu Maghrib 2: Teror Baru di Desa Giritirto
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja