Pelatih Timnas Indonesia senior, Shin Tae Yong secara resmi telah merilis daftar 29 pemain yang bakal melakoni pemusatan latihan di Turki jelang Piala Asia 2023. Dari 29 nama yang ada, 3 di antaranya berposisi sebagai penjaga gawang.
Dalam pemanggilan kali ini, Ernando Ari Sutaryadi, Syahrul Trisna dan Muhammad Riyandi menjadi tiga nama yang dibawa oleh sang pelatih. Penasaran dengan statistik ketiga penjaga gawang yang dipilih oleh coach Shin? Mari kita ulas bersama!
1. Ernando Ari Sutaryadi
Bukan sebuah hal yang mengejutkan jika nama seorang Ernando Ari Sutaryadi pada akhirnya menjadi salah satu dari tiga penjaga gawang yang dipanggil oleh coach Shin Tae Yong. Penampilan prima sang pemain di laga-laga bersama Pasukan Merah Putih, membuat penjaga gawang Persebaya Surabaya tersebut menjadi salah satu yang terbaik di level Timnas.
Berdasarkan catatan laman transfermarkt.com (20/12/2023), Ernando saat ini telah mengoleksi 5 caps bersama Timnas Indonesia, kemasukan 4 gol dan mencatatkan 2 cleansheet.
Di level klub, Ernando musim ini telah memainkan 13 laga, kebobolan 21 kali dan mencatatkan cleansheet dua kali dengan total bermain selama 1.152 menit.
2. Syahrul Trisna
Sejatinya, Syahrul Trisna bukanlah penjaga gawang yang mendapatkan banyak menit bermain di Persikabo 1973 musim ini. Secara total, penjaga gawang berusia 28 tahun tersebut baru mendapatkan 9 kali kesempatan bermain, kebobolan 16 kali, dan hanya sekali mencatatkan cleansheet dalam 810 menit bermainnya.
Di level Timnas, pemain bertinggi badan 180cm tersebut telah bermain sebanyak 7 kali, kebobolan 8 kali dan satu kali mencatatkan cleansheet. Secara total, Syahrul Trisna telah bermain sebanyak 606 menit membela Panji-panji Merah Putih.
3. Muhammad Riyandi
Mantan penjaga gawang andalan Timnas Indonesia U-19, Muhammad Riyandi kembali masuk slot pemanggilan penjaga gawang untuk proyeksi Piala Asia tahun 2023 ini. Berdasarkan data dari laman transfermarkt.com (20/12/2023), penjaga gawang berusia 23 tahun tersebut telah membela Timnas Indonesia dalam lima kali kesempatan.
Dalam 5 penampilan yang dijalaninya itu, Riyandi tercatat telah kebobolan 8 kali dan sekali mencatatkan cleansheet dengan total bermain selama 450 menit.
Sementara di Liga 1 Indonesia musim ini, Riyandi telah memainkan 11 laga, dengan 16 kali kebobolan. Dalam 990 menit bermain bersama Persis Solo, Riyandi hanya mencatatkan satu cleansheet saja.
Nah, itulah 3 statistik penjaga gawang yang masuk dalam daftar pemusatan latihan proyeksi Piala Asia 2023. Kira-kira siapa yang paling unggul ya?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026 dan Comeback Turki yang Menodai Sejarah Keikutsertaan Terakhir Mereka
-
Piala Dunia 2026: Blunder Popovic Bikin Australia Harus Bertarung Keras Hingga Laga Pamungkas
-
Piala Dunia 2026: Tanpa Bantuan AFC, Kualitas Qatar Hanyalah Sekelas Tim Semenjana Asia
-
Piala Dunia 2026: Kemenangan Argentina dan Hat-trick Lionel Messi yang Tak Seharusnya Terjadi
-
Prancis vs Senegal: Tuntasnya Dendam Kekalahan 24 Tahun yang Sempat Bikin FIFA Ubah Regulasi
Artikel Terkait
-
Timnas Indonesia Siap Ukir Cinderella Story, Tak Gentar Hadapi Tim Raksasa di Piala Asia 2023
-
Satu Alasan Saja Shin Tae-yong Kepincut dengan Syahrul Trisna Hingga Dibawa ke TC Piala Asia 2023
-
Usai Dinaturalisasi, Harga Market Value Justin Hubner Samai Pemain Ini
-
Bawa 26 Pemain ke Piala Asia 2023, Shin Tae-yong Kemungkinan Coret 3 Nama di TC Timnas Indonesia
-
Klub Eropa Timur Minati Striker Timnas Indonesia, Sang Agen Membenarkan
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'
-
Piala Dunia 2026 dan Comeback Turki yang Menodai Sejarah Keikutsertaan Terakhir Mereka
-
Gara-Gara Tutup Mulut, Almiron Jadi Korban Pertama Aturan Baru Piala Dunia
-
Sprint Race GP Ceko 2026: Bersikap Kasar, Marco Bezzecchi Dilarang Tampil!
-
Prediksi Tunisia vs Jepang: Elang Kartago Krisis, Samurai Biru Mendominasi?
Terkini
-
Review Film Cocktail 2: Racikan Ego, Kesetiaan, dan Badai Asmara di Sisilia
-
Kejutkan Publik! Anne Hathaway Pamer Baby Bump untuk Anak Ketiga
-
Tuhan, Aku Ingin Sembuh: Buku Healing Bernuansa Spiritual yang Menguatkan
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?
-
Gaya Bahasa Jakselan di Kampus yang Bikin Logika Bahasa Baku Jadi Korban