Timnas Indonesia senior saat ini tengah menjalani pemusatan latihan di Turkiye jelang putaran final gelaran Piala Asia 2023. Sejumlah 29 pemain telah dipanggil oleh coach Shin Tae Yong untuk persiapan kali ini.
Nantinya, jumlah tersebut akan kembali diseleksi dan dikerucutkan menjadi 23 nama untuk menjadi penggawa final untuk menjalani turnamen.
Uniknya, jika mengacu nama-nama yang dirilis oleh laman pssi.org pada 19 Desember 2023 lalu, setidaknya terdapat 12 nama pemain Timnas Indonesia senior yang eligible atau bisa dimainkan di gelaran Piala Asia U-23 tahun depan. Menyadur informasi laman the-afc.com (21/12/2023), gelaran Piala Asia U-23 sendiri akan dimainkan mulai tanggal 15 April 2024 hingga 3 Mei 2024 mendatang di Qatar.
Mengacu regulations article 26.3 terkait usia pemain dan skuat, disebutkan bahwa pemain yang diperbolehkan untuk tampil di Piala Asia U-23 mendatang adalah mereka yang lahir pada tanggal 1 Januari 2001 atau sesudahnya. Dengan demikian, maka bisa dipastikan terdapat 12 nama yang bisa diangkut oleh coach STY untuk turnamen di Qatar nanti.
Beruntungnya lagi, nama-nama yang eligible untuk turnamen Piala Asia U-23 nanti tersebar di setiap lini permainan Pasukan Merah Putih. Menyadur laman trasnfermarkt.com (21/12/2023) di sektor penjaga gawang, terdapat nama Ernando Ari Sutaryadi yang tercatat baru berusia 21 tahun.
Kemudian di sektor pertahanan, terdapat beberapa nama belia yang masih bisa dibawa oleh STY ke AFC U-23 nanti seperti Rizky Ridho, Pratama Arhan, Elkan Baggott, dan Justin Hubner. Beralih ke sektor tengah, coach Shin masih bisa mengandalkan pemain kesayangannya seperti Witan Sulaeman, Marselino Ferdinan, Rafael Struick, Ivar Jenner serta Arkhan Fikri.
Lantas untuk lini serang? Tenang, masih ada nama predator sekelas Hokky Caraka atau Ramadhan Sananta untuk dijadikan andalan oleh pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Melimpahnya pemain muda di tubuh Timnas Indonesia senior saat ini seolah semakin membuktikan visi besar seorang STY ya. Dengan sekali kerja, dirinya bisa langsung mempersiapkan dua timnas sekaligus, yakni Timnas Indonesia senior serta Timnas Indonesia U-23.
Bagaimana pendapat kalian?
Daftar Pemain Timnas Indonesia Senior yang Eligible untuk Piala Asia U-23
- Witan Sulaeman
- Rizky Ridho
- Pratama Arhan
- Ernando Ari
- Elkan Baggott
- Ramadhan Sananta
- Rafael Struick
- Justin Hubner
- Ivar Jenner
- Hokky Caraka
- Marselino Ferdinan
- Arkhan Fikri
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Alasan Indra Sjafri Tak Panggil Welber Jardim dan Amar Brkic ke TC Timnas Indonesia U-20 di Qatar
-
Dingin dan Lelah, Ramadhan Sananta Tetap Antusias Latihan Bersama Timnas Indonesia
-
Prediksi Media Inggris Soal Masa Depan Elkan Baggott di Timnas Indonesia dan Ipswich Town
-
Timnas Indonesia U-20 Terbang ke Qatar untuk TC, Pemain Antusias
-
Diselimuti Suhu Dingin, Timnas Indonesia Gelar Latihan Perdana di Turki
Hobi
-
Poin Tertinggal Jauh, Alex Marquez Yakin Kakaknya Bisa jadi Juara Dunia
-
Bocoran dari Wawancara Terbaru: Cristiano Ronaldo Resmi Pensiun?
-
Tak Dapat Kursi Musim Depan, 5 Pembalap MotoGP Ini akan Hijrah ke WorldSBK?
-
Muak! Fabio Quartararo Tak Nikmati Balapan di Musim Terakhir Bersama Yamaha
-
Malam Ini! Arsenal vs Manchester City di Community Shield, Siapa Lebih Unggul?
Terkini
-
Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa
-
Pulang dan Kisah Eksil yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai
-
Review Coin Locker Babies: Dari Pengabaian Masa Kecil hingga Teror Kehancuran
-
Satu Tumbler, Satu Pilihan untuk Mengurangi Sampah
-
Menimbang Operasional Koperasi: Cukup dengan Modal vs Model Bisnis Matang