Putaran final gelaran Piala Asia 2023 hanya menyisakan beberapa pekan saja. Para kontestan yang terkonfirmasi keikutsertaannya dalam turnamen, telah mempersiapak diri demi bisa menyajikan capaian terbaik dalam gelaran, termasuk Indonesia.
Melalui laman pssi.org, pelatih Shin Tae Yong telah merilis daftar nama para pemain yang diproyeksikannya untuk gelaran mendatang. Menyadur laman transfermarkt.com pada Rabu (26/12/2023), pemanggilan kali ini pelatih berkebangsaan Korea Selatan itu memanggil 5 pemain yang berposisi sebagai center back.
Dengan asumsi coach Shin masih mengandalkan 3 pemain belakang, kira-kira, siapa yang akan menjadi tiga pilar utama di depan penjaga gawang ya? Mari kita tebak komposisinya!
1. Elkan Baggott-Jordi Amat-Rizky Ridho
Kolaborasi pertama adalah pperpaduan antara Elkan Baggott, Jordi amat dan Rizky Ridho. Dalam beberapa kesempatan, trio lini pertahanan ini sudah sering dimainkan oleh coach Shin, dan beberapa kali sukses menahan gempuran para pemain lawan.
Dengan komposisi ini, Jordi Amat akan menempati posisi central di tengah lini pertahanan, sementara Baggott dan Ridho akan mengapit di sisi kiri dan kanan sang tembok Spanyol.
2. Elkan Baggott-Justin Hubner-Rizky Ridho
Opsi yang kedua adalah kolaborasi antara Elkan, Hubner dan Ridho. Dengan kapasitas yang dimiliki, bukan tak mungkin Hubner akan segera diplot sebagai salah satu tembok pertahanan di Timnas Indonesia dan berpadu dengan Elkan serta Ridho.
Uniknya, jika posisi ini benar-benar dijalankan, maka besar kemungkinan coach Shin akan menggeser Jordi Amat agak ke depan, menempati posisi gelandang jangkar, anchor atau gelandang bertahan seperti halnya yang dia perankan dalam dua pertandingan terakhir melawan Irak dan Filipina.
3. Elkan Baggott-Justin Hubner-Jordi Amat
Pilihan ketiga dari lini pertahanan Indonesia adalah memadukan antara Elkan Baggott, Justin Hubner, dan Jordi Amat sebagai tiga bek sejajar di depan penjaga gawang Timnas. Jika ketiganya dimainkan bersamaan, maka lini pertahanan Timnas Indonesia akan memiliki permainan yang bergaya Eropa dan tentunya cukup menguntungkan bagi Timnas Indonesia.
Rizky Ridho yang tak dimainkan pada komposisi ini, bisa saja menjadi pemain pembeda ketika diturunkan di pertengahan babak.
Perlu digarisbawahi, ini hanyalah perkiraan kombinasi komposisi lini pertahanan Timnas Indonesia ya. Karena bisa saja coach Shin akan menurunkan komposisi yang lainnya, termasuk melibatkan Wahyu Prasetyo yang juga menjadi bagian dari Timnas Indonesia saat ini.
Dari tiga komposisi di atas, mana nih menurut teman-teman yang terbaik?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
Artikel Terkait
-
Naik Kelas ke Timnas Indonesia U-20, Anak Asuh Bima Sakti Dibikin Tak Nyaman Indra Sjafri
-
Jalani TC Timnas di Turki, Pemain Ini Ungkap Adaptasi Cuaca Menjadi Kendala
-
Asnawi Mangkualam Dinilai Lalai, Tak Tegur Pemain Timnas Indonesia yang Makan Mi Instan
-
Timnas Indonesia U-20: Indra Sjafri Buka Peluang Panggil Pemain Keturunan, tapi Ada Syaratnya
-
Semangat Membara Yakob Sayuri di Tengah Cuaca Dingin Turki: Siap Hadapi Piala Asia!
Hobi
-
Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Singapura: Misi Balas Dendam di SUGBK
-
Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu
-
Membedah Peta Kekuatan FIFA ASEAN Cup 2026: Mampukah Timnas Patahkan Dominasi Vietnam?
-
Sakit Misterius, Joan Mir Absen Sampai MotoGP Indonesia 2026
Terkini
-
Big Mouth: Drakor tentang Penjara yang Mirip Berita di Indonesia
-
Ulasan Motherhood: Ketika Kasih Sayang Ibu Terjebak dalam Luka Masa Lalu
-
Make Munir Live Again: Merawat Ingatan Kasus HAM di Aksi Kamisan Jogja
-
Career Break bagi Perempuan: Jeda Karier atau Tanda Kehilangan Arah?
-
Review Film Unabomber: Masa Lalu Ted Kaczynski yang Dibongkar dari Dua Arah