Dua kali laga uji coba yang dimainkan oleh Timnas Indonesia semua berujung dengan kekalahan. Melawan tim yang sama, Libya dalam dua kali kesempatan, Pasukan Merah Putih kalah dengan skor 0-4 dan 1-2.
Meski demikian, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong tak terlihat panik. Dua kekalahan yang diderita oleh anak asuhnya tersebut disikapinya dengan biasa saja, dan tak memperlihatkan rasa khawatir yang mendalam.
"Para pemain sudah bekerja keras semuanya. Di luar skor akhir, saya cukup puas atas performa pemain hari ini (laga kedua melawan Libya)," ungkap coach Shin Tae-yong sepertimana menyadur informasi yang diunggah oleh akun TikTok 2% pada 5 Januari 2024.
"Memang, selama di Turkiye, kami sudah latihan fisik, tanpa bisa latihan taktik. Hanya satu haru sebelum pertandingan saja latihan taktik sebentar," imbuh pelatih berkebangsaan Korea Selatan tersebut.
Dari komentar yang diberikan oleh sang pelatih, tersirat bahwa kekalahan yang dialami oleh Pasukan Merah Putih asuhannya tersebut lebih dikarenakan mereka belum melakukan latihan taktik yang memadai.
Dengan kata lain, di pertandingan kedua melawan Libya, Timnas Indonesia belumlah menurunkan skema permainan terbaik yang dikembangkan, sehingga pada akhirnya tetap menelan kekalahan meskipun bermain lebih baik daripada laga sebelumnya.
Ini berarti pula, pada laga kedua melawan negara dari kawasan benua Afrika tersebut, coach Shin Tae-yong belum menurunkan skuat final, dan masih menyimpan kejutan untuk dia perlihatkan bersama anak asuhnya nanti di putaran final.
Hal ini juga terbilang sangat wajar, mengingat pertandingan antara Timnas Indonesia dan Libya kemarin juga disiarkan secara langsung oleh salah satu stasiun televisi swasta, sehingga berpotensi untuk mendapatkan pantauan dari calon musuh mereka di gelaran.
Jadi, sangat wajar jika melihat reaksi coach Shin yang terbilang biasa saja pasca menelan kekalahan kedua di laga kontra Libya dan tak ada kesan khawatir dari sang pelatih.
Jika benar coach Shin Tae-yong masih menyimpan kekuatan dan strategi terbaiknya, besar kemungkinan laga melawan Iran besok sang pelatih akan coba menerapkan skema aslinya di Timnas Indonesia.
Apalagi laga melawan Iran besok juga rencananya tak disiarkan secara langsung, sehingga meminimalisir calon lawan Timnas untuk menganalisis strategi permainan yang dikembangkan.
Jadi makin penasaran bukan?
Baca Juga
-
AFC Harusnya Malu, Negara yang Mereka Anak Tirikan Justru Jadi Penjaga Marwah Sepak Bola Asia
-
Piala Dunia 2026: Momen Gol Kedua Portugal, Nuno Mendes Curi Tendangan Bebas Milik Ronaldo?
-
Piala Dunia 2026: Jika Terus Dapatkan Suplai, CR7 Sejatinya Tak Kalah Garang Ketimbang Messi
-
Piala Dunia 2026: Messi Makin Menggila, Mengapa CR7 Masih Belum Temukan Performa Terbaiknya?
-
Kompak Jadi Aib, Piala Dunia 2026 Tak Ubahnya Panggung untuk Permalukan Anak Emas AFC
Artikel Terkait
Hobi
-
AFC Harusnya Malu, Negara yang Mereka Anak Tirikan Justru Jadi Penjaga Marwah Sepak Bola Asia
-
Jepang vs Swedia: Duel Penentu Grup F, Samurai Biru Bidik Puncak Klasemen
-
Fenomena Kiper 'Pahlawan' di Piala Dunia 2026: Dari Fase Grup Langsung Dilirik Klub Elite
-
Marco Bezzecchi vs Marshal: Valentino Rossi Tak Menyangka Muridnya Diskors
-
Portugal Unjuk Gigi Lumat Uzbekistan! Inikah Tahun Kejayaan Ronaldo di Piala Dunia Terakhirnya?
Terkini
-
99+ di Keranjang, tapi Mengapa Kita Tetap Belanja dari Kolom Pencarian?
-
Review Never Change!: Komedi Absurd yang Kacau, Gila, dan Sulit Dijelaskan
-
Ramen Akaneko Season 2 Tayang Januari 2027, Kenalkan Karakter dan Staf Baru
-
Budaya Blokecore: Ekspresi Gaya Hidup Urban Pencinta Sepak Bola
-
Adaptasi yang Belum Tuntas: Dilema Film Rembulan Tenggelam di Wajahmu