Meskipun baru comeback setelah vakum dari tiga edisi Piala Asia, Timnas Indonesia menyatakan bahwa mereka menargetkan bisa lolos ke fase 16 besar. Coach Shin Tae Yong menegaskan bahwa dirinya yakin anak asuh yang dibawanya ke Qatar ini akan bisa bersaing dan mewujudkan ambisi mentas dari babak penyisihan grup.
Hal ini juga senada dengan apa yang dilontarkan oleh federasi. Melalui wakil ketua umum Zainuddin Amali, pihak federasi menyatakan bahwa target lolos ke babak 16 besar merupakan sebuah hal yang realistis dan bisa diwujudkan oleh Pratama Arhan dan kolega.
Berbicara mengenai target, lantas bagaimanakah dengan target negara lain seperti Malaysia? Apakah mereka juga berani menargetkan lolos ke fase berikutnya?
Menyadur unggahan akun TikTok fanstimnasindo pada 11 Januari 2024, sejatinya target Timnas Malaysia juga setali tiga uang dengan Pasukan Merah Putih. Target tim Harimau Malaya juga lolos ke fase gugur alias 16 turnamen.
"Kami menargetkan setidaknya menang sekali untuk membuat suporter Malaysia senang. Target kami adalah untuk bisa menembus babak 16 besar," beber Kim Pan Gon, pelatih Timnas Malaysia.
Tak hanya itu, sang pelatih juga menyinggung terkait pertemuan dengan Korea Selatan nantinya.
"Bukan hanya tentang mengalahkan Korea Selatan di Piala Asia, tapi soal kemampuan Malaysia bersaing dengan di terbaik di benua ini. Ketika kami punya kesempatan bermain melawan pemain terbaik dunia, ini adalah perkembangan yang bagus untuk kami," komentar Kim Pan Gon terkait bakal bertemunya anak asuhnya di Timnas Malaysia dengan Korea Selatan.
"Tentu saja akan sulit bagi kami untuk mengalahkan tim favorit. Tapi, mereka menjadi motivasi terbaik. Bukan hanya Korea Selatan, tapi juga Yordania dan Bahrain jelas lebih kuat dari kami," imbuhnya.
Ternyata, dari komentar yang dilontarkan oleh Kim Pan Gon, terungkap bahwa Malaysia pun mematok target mereka dengan lolos ke babak 16 besar.
Jika demikian, maka kini gelaran Piala Asia juga akan diwarnai persaingan tak langsung antara Indonesia dan Malaysia. Sama-sama mengusung target bermain di babak 16 besar, kedua negara yang terus bersaing di kawasan Asia Tenggara ini harus berjuang keras mewujudkan target masing-masing, setidaknya agar tak malu dengan sang tetangga.
Baca Juga
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
-
Realita Dunia Orang Dewasa: Bekerja Terasa Jauh Lebih Nyaman, Efek Pimpinan Baru yang Pengertian
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
-
Penerapan UU Transfer Daerah dan Nasib Remang Masa Depan PPPK: Efisiensi Berujung Eliminasi?
Artikel Terkait
-
Tak Hanya Piala Asia, Pencinta Bola Juga akan Dimanjakan Uji Coba Timnas U-20
-
Persaingan Grup D Piala Asia 2023 Berat, Hokky Caraka Optimis Timnas Indonesia Bisa Lolos ke Babak 16 Besar
-
Alasan AFC Masukan Duel Timnas Indonesia vs Vietnam Sebagai 5 Laga Grup Terbaik Piala Asia 2023
-
Rerata Tinggi Badan Tim Peserta Piala Asia 2023, Timnas Indonesia Terendah?
-
Timnas Indonesia vs Irak: Kabar Baik Buat Garuda, Bek Andalan Singa Mesopotamia Cedera
Hobi
-
Jadwal F1 GP Miami 2026: Favorit Kimi Antonelli, Akankah Dia Menang Lagi?
-
Sadar Diri, Marc Marquez Mengaku Tak Punya Kekuatan untuk Rebut Gelar Juara
-
Alex Rins Resmi Hengkang dari Yamaha, Didepak Diam-diam?
-
Build Fanny Tersakit 2026: Rekomendasi Item dan Emblem untuk Dominasi Jungle
-
Loyalitas di Tengah Perang: Peran Vital Darijo Srna di Shakhtar Donetsk
Terkini
-
Sambal Seruit Simpang Kopi, Primadona Pedas Lampung yang Menggetarkan Jambi
-
Biaya Tak Tertulis Sekolah Gratis: Catatan Sunyi dari Meja Operator
-
4 Cleansing Oil tanpa Alkohol, Angkat Makeup Waterproof pada Kulit Sensitif
-
Sinisme Ghost in the Cell, Saat Kematian Disulap Jadi Karya Seni
-
Realita Perempuan di Media Sosial: Antara Eksistensi dan Tekanan