Pada laga lanjutan grup D ajang Piala Asia 2023 yang digelar di Qatar, timnas Indonesia harus mengakui keunggulan timnas Irak dengan skor telak 1-3.
Laga yang digelar pada Senin (15/01/2024) kemarin di Ahmed bin Ali Stadium, Al-Rayyan, Qatar tersebut menjadi hasil kekalahan perdana timnas Indonesia di laga pembuka Piala Asia sejak keikutsertaannya di tahun 1996 silam.
Dalam laga kontra Irak semalam, terjadi momen yang cukup kontroversial di mana gol kedua Irak yang dicetak oleh Osama Rashid di menit ke-45+7 dianggap berbau offside oleh kubu timnas Indonesia.
Pasalnya, sebelum gol tersebut, salah salah satu pemain Irak, yakni Mohammed Ali terlebih dahulu terjebak dalam posisi offside. Kendati sudah dilakukan pemeriksaan menggunakan VAR, wasit tetap mengesahkan gol tersebut.
Hal ini kemudian memancing protes dari pihak Indonesia, termasuk Shin Tae-Yong selaku pelatih kepala skuad garuda. Bahkan, melansir dari laman resmi PSSI, pihak manajemen timnas Indonesia telah melayangkan surat protes resmi ke AFC terkait dengan kejadian tersebut.
Menanggapi hal tersebut, pelatih Irak, Jesus Casas menyindir protes yang dilakukan oleh Shin Tae-Yong dan menyebut gol tersebut sah karena juru adil menyatakan tidak ada offside yang terjadi sebelumnya.
“Tidak ada yang salah dengan wasit dan menurut saya wasit bersikap adil,” ujar Jesus Casas seperti yang dikutip dari media TheThao247 pada Selasa (16/01/2024).
Pelatih Irak Sindir STY dan Anggap Timnya Layak Menang Karena Unggul Kualitas
Pelatih Irak berpaspor Spanyol tersebut juga menyindir protes Shin Tae-Yong yang terlalu berlebihan. Kendati dia tetap menghormati argument dari pelatih asal Korea Selatan tersebut, dia menegaskan bahwa timnas Irak memang layak menang karena secara kualitas lebih unggul daripada timnas Indonesia di laga tersebut.
“Saya menghormati pernyataan pelatih Indonesia (Shin Tae-yong), tapi kami menang berkat performa dan penguasaan pertandingan, bukan apa yang dia katakan,” imbuh Jesus Casas.
Pada laga selanjutnya, timnas Irak akan menghadapi Jepang pada tanggal 19 Januari 2024 mendatang. Sementara itu, timnas Indonesia akan bertemu dengan Vietnam dalam partai hidup mati di tanggal yang sama.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Performa Kian Gacor, Dean Zandbergen Disetarakan dengan Cristian Gonzales?
-
Ironi Super League: Liga Tertinggi yang Jauh dari Kata Profesional!
-
Membongkar Peluang Skuad Garuda di Grup F Piala Asia 2027: Ujian Mental Menuju Pentas Dunia
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
Artikel Terkait
-
3 'Kesalahan' Shin Tae-yong saat Timnas Indonesia Kalah dari Irak di Piala Asia 2023
-
Viral Nutmeg Yakob Sayuri di Piala Asia 2023, Diklaim Sudah Layak Main di Eropa
-
Profil Osama Rashid, Pencetak Gol Kontroversi yang Kirim Doa untuk Timnas Indonesia
-
Profil Ali Adnan, Mantan Pemain Udinese dan Atalanta yang Dikolongi Yakob Sayuri
-
Alasan 2 Gol Vietnam ke Gawang Jepang Bisa Jadi Malapetakan Timnas Indonesia
Hobi
-
BMW Rilis Vision K18 Concept Bike, Padukan Luxury Bagger dan Nuansa Aviasi
-
Performa Kian Gacor, Dean Zandbergen Disetarakan dengan Cristian Gonzales?
-
Ironi Super League: Liga Tertinggi yang Jauh dari Kata Profesional!
-
MotoGP Catalunya 2026: Diggia Menang Usai Drama Dua Kali Red Flag
-
Membongkar Peluang Skuad Garuda di Grup F Piala Asia 2027: Ujian Mental Menuju Pentas Dunia
Terkini
-
Perebutan Takhta Kruger-Brent dan Ambisi Membunuh di Mistress of the Game
-
4 Skin Tint SPF 40 Lindungi Kulit dari Sinar Matahari agar Cegah Flek Hitam
-
Sinopsis The Crash, Film Dokumenter tentang Kecelakaan Maut yang Gegerkan Amerika Serikat
-
Taeyong NCT Luapkan Insting, Ambisi, dan Kebebasan Artistik di Lagu WYLD
-
Pecinan Kota Malang dan Luka Panjang Etnis Tionghoa Pasca G30S