Semenjak tongkat kepelatihan beralih dari Park Hang Seo ke Philippe Troussier, Timnas Vietnam belum menemukan performa terbaik sepertimana yang pernah mereka tunjukkan.
Meskipun memiliki reputasi yang lebih tinggi daripada pelatih Park, namun pada kenyataannya, Timnas Vietnam justru mengalami kemunduran ketika berada di bawah besutan pelatih Troussier.
Terbaru, di bawah asuhan pelatih berjuluk The White Wizzard tersebut, The Golden Dragon Squad harus tersingkir lebih awal dari gelaran Piala Asia 2023.
Ironisnya lagi, salah satu hal yang membuat mereka tersingkir adalah karena dikalahkan oleh Timnas Indonesia, yang selama 8 tahun belakangan ini selalu tak bisa mengalahkan mereka baik saat bertanding di Indonesia maupun saat di Vietnam.
Menanggapi buruknya catatan yang ditorehkan oleh Philippe Troussier, membuat pihak Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) menjadi gerah.
Baru-baru ini, pihak federasi menyelenggarakan rapat, salah satu isinya adalah bakal mendepak sang pelatih jika terus-menerus mendapatkan hasil yang kurang memuaskan.
Bahkan, menyadur unggahan akun TikTok khen_timnasgaruda pada Minggu (4/2/2024), Xuan Vu yang merupakan wakil ketua VFF menyatakan, pihaknya tak segan-segan untuk memecat mantan pelatih Timnas Qatar tersebut jika pada bulan Maret 2024 mendatang tak bisa memenangi laga melawan Timnas Indonesia yang dilatih oleh coach Shin.
Dalam pernyataannya tersebut, Xuan Vu menegaskan tak ingin wajah sepak bola negaranya kembali tercoreng saat melawan anak asuh Shin Tae-yong, seperti halnya yang terjadi di bulan Januari lalu.
Hal ini tentu menjadi sebuah hal yang unik, karena sekali lagi, Timnas Indonesia bakal menjadi kunci bagi keberlangsungan karier pelatih anyar Vietnam tersebut. Memang, menurut jadwal di laman FIFA, Timnas Indonesia dan Vietnam akan kembali bertemu dua kali di bulan Maret mendatang.
Pada tanggal 21 Maret, Indonesia akan menjadi tuan rumah bagi Vietnam di babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran kedua. Sementara pada tanggal 26 Maret 2024, Vietnam yang berbalik menjadi tuan rumah dalam ajang yang sama.
Jika di kedua laga tersebut Pasukan Nguyen tak bisa mendapatkan hasil maksimal, maka bukan tak mungkin karier kepelatihan Troussier bersama Timnas Vietnam akan kembali berada di ujung tanduk.
Karena siapa? Tentu saja karena STY dan Timnas Indonesia!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Tag
Baca Juga
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
Artikel Terkait
-
Penentu Nasib STY, Target Timnas Indonesia di Piala Asia U-23 2024 Ternyata Tembus Semifinal!
-
Shin Tae-yong Kejar Bonus buat Indonesia Lewat Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
PT LIB Masih Cari Solusi Perihal Panggilan Pemain Liga 1 ke Timnas Indonesia U-23 untuk Piala Asia U-23 2024
-
Apple Tinggalkan China! Vietnam Jadi Raja Baru Produsen iPhone Hingga MacBook
-
Pamer Cuplikan Permainan Apik di Piala Asia 2023, Asisten Shin Tae-yong: Timnas Zaman Now!
Hobi
-
Euforia Juara ASEAN Cup Selesai, Tantangan Berat Kualifikasi Piala Dunia Menanti Skuad Garuda
-
Konflik Memanas di Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Buka Suara soal Insiden Keluar Kamp
-
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, John Herdman Keluar dari Bayang-bayang STY?
-
Akhiri Puasa Gelar 35 Tahun! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Tekuk Thailand
-
Jadwal GP Indonesia 2026: Tantangan bagi Marc Marquez Usai Menang di Jepang
Terkini
-
Digital Detox Bukan Cuma Tren: Kita Perlu Jeda dari Kebisingan Media Sosial
-
Ratusan Ton Karbon untuk Satu Film: Saatnya Industri Sinema Bergerak Lebih Hijau
-
Pelukan Suzume dan Pelajaran tentang Inner Child yang Sering Disalahpahami
-
Langkah Kecil Menuju Mimpi
-
Mampukah Indonesia Bangkit? Mencari Jalan Keluar dari Krisis