Pasca hengkangnya Jurgen Klinsmann yang gagal membawa Korea Selatan menjadi jawara di Piala Asia 2023, publik pencinta sepak bola Korea Selatan kini tengah dibuat penasaran dengan sosok yang akan ditunjuk oleh federasi untuk duduk di kursi panas kepelatihan Timnas.
Beberapa nama pun mulai mencuat, di mana salah satu nama tersebut adalah coach Shin Tae-yong, yang saat ini merupakan pelatih Timnas Indonesia. Dari berbagai nama yang muncul, STY dianggap sebagai sosok yang tepat untuk menangani Pasukan Merah Putih karena memiliki kelebihan.
Bahkan, dalam upayanya mendesak KFA memulangkan coach Shin, salah satu media Korea Selatan, Naver Sports pada 23 Februari 2024 menuliskan beragam pencapaian dan kelebihan yang dimiliki oleh coach Shin, sehingga membuatnya layak untuk memegang tampuk kepelatihan di Timnas Korea Selatan.
Setidaknya, menurut Naver Sports ada 3 kelebihan yang membuat STY layak untuk menjadi pelatih kepala Taeguk Warriors. Apa sajakah itu?
1. Berpengalaman di Timnas Korea Selatan
Alasan pertama tentu saja terkait pengalaman STY bersama Korea Selatan. Naver Sports menuliskan bahwa STY pernah memimpin Korea Selatan di Piala Dunia 2018 Rusia, dan membawa Taeguk Warriors memulangkan Jerman di babak penyisihan grup.
Hingga saat ini, prestasi tersebut merupakan sebuah hal yang tentunya sangat membanggakan, mengingat Jerman saat itu berstatus sebagai juara bertahan alias tim terbaik di Piala Dunia edisi sebelumnya.
2. Dekat dengan Para Pemain Kunci
Alasan kedua yang diangkat Naver Sports adalah, coach STY relatif dekat dengan para pemain kunci Timnas Korea Selatan. "Keuntungan terbesar dengan pemilihan Shin Tae-yong adalah dirinya memiliki pengalaman melatih semua pemain kunci tim nasional Korea Selatan saat ini, termasuk Song Heung-min," tulis Naver Sports.
3. Membawa Sejarah bagi Timnas Indonesia
Ternyata, pencapaian yang diraih oleh STY bersama Timnas Indonesia juga dijadikan oleh Naver Sports untuk mendesak KFA segera memulangkan coach Shin. Dalam tulisannya, Naver Sports menilai bahwa membawa tim sekelas Indonesia melaju ke babak 16 besar Piala Asia merupakan sebuah hal yang sangat luar biasa, mengingat Indonesia bukanlah kekuatan sepak bola utama di kawasan Asia.
"Pelatih Shin Tae-yong memimpin Indonesia selama lebih dari tiga tahun sejak 2020. Dirinya meraih prestasi pamungkas dengan melaju ke babak 16 besar Piala Asia 2023," tulis media yang berbasis di Korea Selatan tersebut.
Dengan beragam kelebihan tersebut, kira-kira KFA akan segera bertindak dan memulangkan coach Shin atau tidak ya? Jika iya, maka para pendukung Timnas Indonesia harus siap-siap menelan kekecewaan!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Termasuk STY, 3 Nama Digadang-Gadang Bakal Tangani Timnas Korea Selatan
-
Kembali Main! Asnawi Mangkualam Jadi Pemain Pengganti Bantu Port FC Hajar Trat
-
Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia dari Vietnam, Salah Satu Pemain Terbaik The Golden Warriors Bangkit!
-
Tak Hanya Klub Dalam Negeri, Para Pemain Abroad Juga Terancam Batal Bela Timnas U-23
-
Ciamik di Liga 1, 3 Pemain ini Layak Jadi Opsi Timnas Indonesia untuk Lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026
Hobi
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
Terkini
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!
-
Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia
-
Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan
-
Pertama! Film Korea Possible Love Bawa Pulang Piala Silver Lion di Venice