Menjelang pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia, para pencinta sepak bola nasional masih harus ketar-ketir menunggu kepastian. Pasalnya, para pemain andalan yang selama ini menjadi langganan di permainan Timnas Indonesia, hingga saat ini masih berkutat dengan cedera.
Selain Shayne Pattynama, satu nama lain yang masih diragukan kebugarannya adalah penjaga gawang andalan Skuat Garuda, Ernando Ari Sutaryadi.
Menyadur laman Suara.com pada Kamis (7/2/2024), Ernando Ari mendapatkan cedera saat memperkuat Tim Bajul Ijo pada pekan ke-24 Liga 1 Indonesia melawan Bhayangkara FC.
Imbasnya, pemain berusia 21 tahun tersebut harus menepi dari memperkuat Persebaya Surabaya hingga saat ini, dan berpotensi untuk tak bisa memenuhi panggilan Timnas Indonesia guna melakoni laga melawan Vietnam nanti.
Jikapun Ernando nantinya tak bisa pulih di waktu yang diharapkan, Timnas Indonesia sejatinya masih memiliki penjaga gawang lain yang tak kalah kualitas pada diri Nadeo Argawinata.
Namun sayangnya, pasca performa buruk melawan Irak di pertandingan pertama babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Irak pada bulan November lalu, coach Shin seolah kehilangan kepercayaan kepada sang pemain.
Padahal, jika merunut ke belakang, Nadeo seringkali mempertontonkan permainan yang sangat impresif kala memperkuat Pasukan Merah Putih. Salah satunya adalah ketika dia dipercaya untuk mengawal gawang Pasukan Garuda di babak Kualifikasi Piala Asia 2023.
Dalam tiga laga yang dilakoni oleh Skuat Merah Putih di Kualifikasi Piala Asia lalu, Nadeo tercatat tampil penuh kala melawan Kuwait, Yordania dan Nepal. Bahkan, di fase inilah, Nadeo mempertontonkan aksi berkelasnya dengan membantu Indonesia mengalahkan Kuwait sang tuan rumah di laga pertama.
Pun demikian di laga kedua kontra Yordania. Meskipun saat itu Indonesia kalah 0-1 dari sang lawan, namun kualitas Nadeo tak memudar di laga ini.
Dirinya bahkan mencatatkan sebuah penyelamatan gemilang dengan menggagalkan penalti dari Yordania yang dieksekusi oleh Sharara pada menit ke 80.
Sebuah penyelamatan yang pada akhirnya membuat Indonesia hanya kalah tipis dari tim yang pada akhirnya menjadi finalis Piala Asia 2023 tersebut.
Dengan sejarah penampilan yang impresif di Kualifikasi Piala Asia lalu, kita tentunya berharap sekiranya Nadeo bisa tampil dalam mode ini andaikata benar dirinya diplot untuk menjadi pengganti dari Ernando Ari yang hingga saat ini masih belum sepenuhnya fit.
Waktunya untuk bangkit Nadeo!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tag
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
3 Wonderkid Timnas Indonesia yang Diwaspadai Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Deretan Pemain Kunci Vietnam yang Kemungkinan Besar Absen Lawan Timnas Indonesia
-
TOK! Komisi X DPR RI Setujui Naturalisasi Maarten Paes, Ragnar Oratmangoen, dan Thom Haye dengan Catatan
-
Petunjuk Ole Romeny Bakal Dikenalkan Jadi Pemain Naturalisasi untuk Timnas Indonesia
-
Jika Mereka Semua Dipanggil STY, Persaingan Darah Muda di Lini Pertahanan Timnas Bakal Kian Membara
Hobi
-
Muak! Fabio Quartararo Tak Nikmati Balapan di Musim Terakhir Bersama Yamaha
-
Malam Ini! Arsenal vs Manchester City di Community Shield, Siapa Lebih Unggul?
-
Persebaya vs Penang FC Jadi Ajang Rotasi Pemain, Apa Target Bernardo Tavares?
-
Marco Bezzecchi Sempat Overthinking, Bukti Cedera Tak Hanya Serang Fisik
-
Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027
Terkini
-
Ulasan Drama Mother and Mom: Kritik terhadap Obsesi Menjadi Ibu Ideal
-
Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!
-
Dari Maryamah Karpov ke Maryam Mah Kapok Garapan Asma Nadia dkk
-
Ironi di Negeri Tropis: Buah Melimpah, Harga Tak Ramah
-
Review Novel Jejak Langkah: Ketika Pena Menjadi Senjata Perlawanan