Pasca tak lagi mendapatkan panggilan untuk bergabung ke Timnas Indonesia, Stefano Lilipaly beberapa waktu lalu mengeluarkan statemen yang bernada legowo. Menyadur unggahan akun TikTok Info Timnas pada Selasa (12/3/2024), Lilipaly kini tak lagi fokus untuk mengejar tempat di Timnas Indonesia.
Secara garis besar, pemain berusia 34 tahun tersebut saat ini lebih memilih untuk fokus memberikan penampilan terbaiknya untuk Borneo FC, klub yang dibelanya saat ini. Meskipun dirinya saat ini menjadi pemain yang paling bersinar di gelaran Liga 1 Indonesia, namun hal itu tak lantas membuatnya ngebet ataupun ngoyo untuk bisa kembali mendapatkan panggilan ke Timnas Indonesia.
Seolah ingin membuktikan kalimat yang pernah terlontar dari mulutnya, mantan pemain Almere City tersebut kembali menunjukkan performa gemilang di penampilan terbarunya. Melansir laman ligaindonesiabaru.com (14/3/2024), pemain veterang tersebut sukses menjadi aktor di balik kemenangan Borneo FC ketika menantang tuan rumah PSS Sleman di laga pekan ke-29 guliran Liga 1.
Meskipun dirinya tak mencetak gol pada laga tersebut, namun assist manja yang dilepaskannya pada menit ke 59, sukses membuat Felipe Cadenazzi menciptakan satu-satunya gol pada pertandingan tersebut, sekaligus membawa tim tamu pulang dengan raihan tiga poin dari Sleman.
Penampilan gemilang Lilipaly tersebut merupakan realisasi dari apa yang sempat dilontarkannya pekan kemarin. Pasca tak lagi mendapatkan kepercayaan untuk memperkuat Timnas Indonesia, Lilipaly meniatkan diri untuk memfokuskan seluruh kemampuannya bagi Borneo FC.
Dan benar saja, tambahan satu assist di laga tandang melawan PSS Sleman, membuktikan jika pemain bipedal tersebut tak main-main dengan ucapan serta niat yang pernah diutarakannya beberapa waktu lalu.
Dengan tambahan satu assist di laga melawan PSS Sleman, Stefano Lilipaly kini semakin mempercantik catatan statistiknya di Liga 1 Indonesia. Menyadur laman transfermarkt.com, pemain bertinggi badan 175cm itu kini telah mengoleksi 11 gol dan 17 assist dari 29 pertandingan yang dijalaninya musim ini.
Sebuah catatan yang tentunya masih menjadi yang terbaik, di antara para pemain yang mentas di kompetisi dalam negeri.
Ah, meskipun kita tak bisa menikmati permainan Lilipaly bersama Timnas Indonesia, setidaknya kita bersyukur masih bisa menikmati permainan pemilik 30 caps ini di gelaran Liga 1 Indonesia.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
Artikel Terkait
-
Sindiran Timnas Indonesia Rasa Belanda Berbuntut Panjang, Federasi Vietnam Hapus Komentar Do Duy Manh!
-
Psywar Mulai Dilempar: Media Vietnam Sebut Gelandang Timnas Indonesia 'Drama King', Pemain Lembek
-
Dipanggil Ikut TC Timnas Indonesia U-20, Kiper Muda Persib Bandung Ini Siap Bekerja Keras
-
Dengar Serunya Suporter Timnas Saat Hadapi Argentina, Justin Hubner Tak Sabar Rasakan Atmosfer SUGBK Lawan Vietnam
-
Erick Thohir Usahakan 2 Pemain Naturalisasi Bisa Main Saat Jumpa Vietnam
Hobi
-
Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?
-
Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United
-
Piala Asia 2027 Terancam Batal, Jadi Kerugian Bagi Timnas Indonesia?
-
Resmi! 5 Pembalap Veteran Ini Terdepak dari MotoGP 2027, Siapa Saja?
-
Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!
Terkini
-
Tragedi Cinta di Tengah Revolusi Prancis dalam Novel Kisah Dua Kota
-
The Ramparts of Ice Rilis Fanbook Resmi Januari 2027, Muat Episode Epilog
-
Sinopsis Fire Investigator, Dracin Thriller Xu Kai dan Liu Yi Tie di Youku
-
Lewat Sanggar Belajar, UPNVJ Dampingi Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia
-
Ulasan Novel Para Priyayi, Menjadi Terhormat Bukan Sekadar soal Jabatan