Meskipun bermain di kandang lawan, namun ternyata hal tersebut tak bisa menyurutkan tekad pelatih Shin Tae-yong dan Pasukan Merah Putih untuk menargetkan kemenangan. Menyadur laman thethaovanhoa.vn pada Senin (25/3/2024), pelatih berkebangsaan Korea Selatan tersebut menyatakan bahwa dirinya dan tim datang ke Hanoi dengan satu tujuan, yakni memenangi pertandingan di kandang lawan.
"Kami telah mempersiapkan semuanya untuk bisa tampil baik di leg kedua. Tentu saja, ini akan menjadi pertandingan yang sulit, tapi, kami ingin menang di kandang Timnas Vietnam," ujar coach STY melansir laman thethaovanhoa.vn pada Senin (25/3/2024).
Dan tahukah teman-teman, jika benar kemenangan yang menjadi target STY itu benar-benar tercapai, maka setidaknya akan tercipta 3 rekor manis bagi Timnas Indonesia. Apa sajakah itu? Mari kita bahas!
1. Kemenangan 3 Kali Beruntun untuk Kali Pertama
Sejauh ini, dalam sejarah pertemuan kedua kesebelasan, belum ada satu tim pun, baik Vietnam maupun Indonesia yang bisa memenangi laga dalam tiga pertemuan beruntun. Melansir catatan laman 11v11.com, baik Indonesia ataupun Vietnam, hanya mentok baru bisa memenangi dua laga beruntun saja sepanjang sejarah pertemuan keduanya.
Dan kali ini, kans bagi Indonesia untuk mencatatkan sejarah menang 3 kali beruntun atas Vietnam terbuka sangat lebar, karena sebelumnya, Pasukan Merah Putih sudah memenangi laga di gelaran Piala Asia 2023 pada Januari lalu, dan yang kedua pada 21 Maret 2024 kemarin.
2. Coret Catatan Tak Pernah Menang di Kandang Lawan Selama 20 Tahun
Catatan manis kedua yang bakal ditorehkan oleh Timnas Indonesia jika menang melawan Vietnam adalah, hal tersebut akan menjadi kemenangan perdana di kandang lawan setelah 20 tahun berjalan. Laman 11v11.com mencatat, kemenangan terakhir Pasukan Merah Putih di markas Pasukan Naga Emas terjadi pada 11 Desember 2004 lalu, ketika kedua kesebelasan bertemu di babak grup Piala Tiger (sekarang Piala AFF) edisi 2004.
3. Perpanjang Hegemoni Atas Timnas Vietnam
Catatan manis ketiga jika Indonesia menang atas Vietnam adalah, Pasukan Merah Putih akan memperpanjang hegemoni mereka atas Timnas Vietnam. Dari laman 11v11.com, Timnas Indonesia dan Vietnam telah bertemu dalam 29 laga.
Dari jumlah tersebut, ternyata Pasukan Merah Putih lebih superior dengan mencatatkan 10 kemenangan, berbanding 8 kemenangan yang diraih oleh Pasukan Paman Ho. Jika berhasil menang lagi di laga kali ini, maka jumlah kemenangan Indonesia atas Vietnam menjadi 11, dan itu artinya Pasukan Garuda akan semakin menancapkan hegemoni mereka atas Vietnam.
Kita harapkan semoga saja Pasukan Merah Putih bisa bermain maksimal di laga kali ini dan meraih kemenangan. Karena jika itu terjadi, maka setidaknya tiga catatan manis akan dibawa pulang oleh STY dan anak asuhnya nanti.
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
Hobi
-
VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam