Hanya dalam hitungan pekan, Timnas Indonesia U-23 akan berjibaku mengarungi kerasnya turnamen bertajuk Piala Asia U-23.
Menyadur laman AFC, edisi keenam turnamen kelompok umur level tertinggi antar negara di benua Asia tersebut akan dimulai pada 15 April hingga 3 Mei 2024 mendatang dengan Qatar sebagai tuan rumah.
Dengan komposisi 16 negara yang menjadi peserta putaran final, di mana mereka terbagi menjadi 4 grup, maka nantinya Timnas Indonesia akan bertarung sebanyak 3 kali di fase penyisihan grup.
Ingin tahu jadwal pertandingan yang bakal dilakoni oleh Pasukan Merah Putih di turnamen yang juga menjadi penentu karir seorang Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia ini? Mari kita bahas!
1. Indonesia vs Qatar
Sebuah tembok besar bakal langsung dihadapi oleh Timnas Indonesia di laga perdana. Menyadur informasi dari akun Instagram @timnas.indonesia pada Selasa (2/4/2024), Timnas Indonesia U-23 akan langsung bentrok dengan tuan rumah Qatar.
Menurut jadwal, laga yang akan berlangsung di Jassim bin Ahmad Stadium, Al Rayyan ini akan dilangsungkan pada tanggal 15 April 2024 mendatang.
2. Indonesia vs Australia
Berselang tiga hari pasca menantang tuan rumah Qatar, Timnas Indonesia akan kembali mendapatkan lawan yang berat berwujud Timnas Australia U-23.
Melansir laman jadwal AFC, pertarungan kedua Timnas Indonesia U-23 di fase penyisihan grup ini akan dimainkan di Abdullah bin Khalifa Stadium, Doha pada tanggal 18 April 2024.
3. Indonesia vs Yordania
Pertandingan pamungkas fase penyisihan grup A yang bakal dijalani oleh Timnas Indonesia U-23 ini akan mempertemukan mereka dengan negara dari wilayah The Fertile Crescent, Yordania.
Pertarungan ini menurut jadwal akan dimainkan di Abdullah bin Khalifa Stadium, Doha, Qatar dan ditunaikan pada tanggal 21 April 2024.
Jika menilik tiga pertandingan yang bakal dijalani oleh Timnas Indonesia di gelaran Piala Asia U-23 ini, sejatinya tak terentang terlalu lama antara satu laga dengan laga lainnya.
Kita harapkan coach STY mampu mengatasi rasa lelah dan mungkin permasalahan lain yang menyelimuti skuat besutannya, sehingga dirinya bisa membawa Pasukan Merah Putih setidaknya melaju ke fase gugur turnamen.
Karena kita tahu, perpanjangan kontrak sang pelatih salah satunya ditentukan dari kesuksesannya membawa Timnas U-23 melaju ke babak kedua Piala Asia U-23 kali ini.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Kritik Timnas Indonesia 'Wajah' Eropa, Pemain PSBS Tantang PSSI Gelar Uji Coba Lokal vs Naturalisasi
-
Tuai Polemik, Desain Jersey Timnas Indonesia Siap Dirombak Erspo
-
STY: Proses Naturalisasi Calvin Verdonk Kemungkinan Rampung Juni
-
Bicara Peluang Main Cyrus Margono, STY: Tidak Semua Pemain yang Jadi WNI Otomatis Masuk Timnas Indonesia
-
Calon Pemain Naturalisasi Terbaru Timnas Indonesia, STY Puji Habis Kualitas Calvin Verdonk
Hobi
-
VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam