Pasukan Muda Merah Putih yang tergabung dalam skuat Timnas Indonesia U-23 akan menjalani turnamen Piala Asia U-23 di Qatar pada awal pekan depan. Laman AFC merilis, anak asuh Shin Tae-yong tersebut bakal langsung bermain di hari pertama turnamen di tanggal 15 April 2024 dengan menghadapi tuan rumah Qatar.
Meskipun sedikit lebih diunggulkan daripada Pasukan Garuda Muda, namun sejatinya Qatar U-23 bukanlah tim yang sejatinya semengerikan para raksasa Asia lainnya seperti Jepang dan Korea Selatan. Meskipun di senior mereka sukses mencatatkan back to back menjadi kampiun di gelaran Piala Asia senior, namun sejatinya kekuatan tim junior mereka memiliki gap yang cukup mencolok.
Hal ini setidaknya terbukti dalam dua hal, yakni komposisi skuat yang mereka miliki, dan catatan pertandingan yang mereka lakoni menjelang bertarung di Piala Asia U-23 kali ini.
Menyadur laman transfermarkt.com, Timnas Qatar U-23 saat ini memiliki harga total pasaran di angka 2,68 juta Euro. Harga ini bahkan lebih murah dari skuat Timnas Indonesia U-23 yang bernilai 4,48 juta Euro.
Tak hanya itu, dari segi pemain, di Timnas Qatar U-23 saat ini tak ada satupun pemain lulusan Timnas senior yang berlaga di ajang Piala Asia 2023 lalu. Pun demikian dengan pemain abroad, laman transfermarkt mencatat, tak ada satupun pemain di kubu Qatar yang bermain di luar negaranya tersebut.
Alasan kedua mengapa Qatar U-23 kali ini merupakan tim yang "biasa-biasa saja" adalah karena mereka belakangan ini memiliki statistik yang amburadul. Menyadur laman Suara.com (6/4/2024) dan laman transfermarkt.com, dalam empat pertandingan terakhir di tahun 2024 ini, Qatar hanya mencatatkan satu hasil imbang dan menelan 3 kali kekalahan dari lawan-lawannya.
Bahkan jika kita tarik lagi ke belakang, Qatar U-23 juga pernah merasakan kekalahan saat beruji coba melawan Thailand di kandang mereka sendiri. Pada tahun 2023 lalu, Qatar yang bermain di Abdullah bin Khalifa Stadium, dikalahkan oleh Thailand dengan skor 0-1.
Sebuah kekalahan yang tentu saja sangat bisa diulangi oleh Timnas Indonesia, mengingat dari segi komposisi pemain maupun pengalaman bertanding relatif lebih unggul dari Qatar U-23 yang sejauh ini masih berharap tuah dari status tuan rumah yang mereka sandang.
Baca Juga
-
Belajar Menelaah Kejamnya Realita Dunia Kerja melalui Perpisahan CR7 dengan Timnas Portugal
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
Artikel Terkait
Hobi
-
Membelot dari Hongkong, Adik Mitchell Baker Segera Bela Timnas Indonesia?
-
Jadwal MotoGP Qatar 2026: Balapan di Tengah Isu Perang, Tim Yamaha Mundur
-
Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?
-
Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United
-
Piala Asia 2027 Terancam Batal, Jadi Kerugian Bagi Timnas Indonesia?
Terkini
-
Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat
-
Review Merry Berry Love: Kisah Cinta Desainer Korea dan Petani Stroberi
-
Jokowi Beberkan Ijazah Asli di Sidang, Roy Suryo Malah Tertawa: Bisa Dipidana Jika Tudingan Meleset?
-
Fenomena Blind Box: Antara Sensasi Kejutan hingga Risiko Perilaku Konsumtif
-
Serangga Hutan Terancam Karhutla padahal Punya Dampak bagi Ekosistem