Pertandingan ketiga fase penyisihan grup A yang mempertemukan antara Timnas Indonesia U-23 melawan Yordania akan menjadi sebuah kesempatan besar bagi para pemain abroad untuk merumput bersama.
Menyadur laman transfermarkt, Timnas Indonesia U-23 saat ini diperkuat oleh pemain yang bermain di liga luar negeri. Mereka adalah Justin Hubner dari Cerezo Osaka, Nathan Tjoe-A-On dari SC Heerenveen, Pratama Arhan dari Suwon FC, Ivar Jenner dari FC Utrecht, Marselino Ferdinan yang kini masih berstatus pemain KMSK Deinze dan Rafael Struick yang memperkuat ADO Den Haag.
Pada dua pertandingan sebelumnya melawan Qatar maupun Australia, Timnas Indonesia U-23 tak bisa menampilkan keenam pemain tersebut secar bersamaan. Alasannya pun berbeda-beda, mulai dari belum bergabung, hingga harus menepi dari pertandingan karena harus menjalani hukuman disiplin yang didapatkan.
Menyadur laman match report dari AFC, pada pertandingan pertama lalu, coach Shin Tae-yong tercatat hanya bisa memainkan lima pemain abroad tersebut. Marselino, Struick, Arhan dan Ivar Jenner dipasang sebagai starter, sementara Nathan Tjoe-A-On masuk sebagai pemain pengganti karena baru hadir pada jam-jam terakhir jelang pertandingan dimulai.
Pun demikian di laga kedua. Coach Shin tercatat memasang Nathan, Arhan, Marceng dan Struick sebagai starter, sementara Justin Hubner yang bergabung skuat ketika pertandingan tengah dijalankan, masuk sebagai pemain pengganti. Sayangnya, pada pertandingan kedua ini, Ivar Jenner tak bisa dimainkan oleh kubu Indonesia karena harus menjalani hukuman satu kali larangan bermain karena akumulasi dua kartu kuning yang didapatkannya ketika berlaga melawan Qatar.
Dan kini di pertandingan ketiga, untuk pertama kalinya keenam pemain abroad tersebut bisa bermain secara bersama-sama, sekaligus memperkuat ritme permainan yang dijalankan oleh Pasukan Muda Merah Putih.
Baik Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Pratama Arhan, Ivar Jenner, Marselino Ferdinan dan Rafael Struick, semuanya bisa dimainkan oleh coach Shin di laga melawan Yordania, tanpa ada satupun dari mereka yang belum bergabung maupun terkena hukuman disiplin.
Jadi, sudah tak sabar ingin menyaksikan keenam pemain abroad tersebut bermain bersama dan membawa kemenangan bagi Pasukan Merah Putih? Mari kita nantikan!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Minta Pemain Ubah Mindset Lawan Yordania, Marselino Ferdinan: Kita Belum Lolos!
-
Terkuak! Jejak Hitam Ammar Ashkanani Wasit Yordania vs Timnas Indonesia U-23
-
Media Vietnam Doakan Timnas Indonesia U-23 Lolos ke Perempat Final, Alasannya Bikin Baper
-
Potret Perubahan Jersey Timnas Indonesia dari 2010 hingga Kini, Desain Terbaru Mau Diganti Usai Banyak Kritik
-
Pelatih Yordania Sesumbar Punya Cara untuk Kalahkan Timnas Indonesia U-23
Hobi
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
Terkini
-
Generasi Muda Harus Melek Tradisi: Bagaimana Topeng Blantek Tetap Eksis?
-
Kontroversi Uan Juicy Luicy: Mengapa Humor Misoginis Tak Boleh Dimaklumi
-
Drama Honour, Antara Reputasi Profesional dan Masa Lalu yang Belum Usai
-
Memahami Privilege Blindness di Tengah Krisis dan Berita Buruk
-
Masjid Lawang Songo, Jejak Arsitektur Jawa yang Tetap Terjaga di Lirboyo