Pasukan Garuda bakal melakoni pertarungan sengit nan menentukan melawan Irak pada Kamis (6/6/2024). Melansir laman Suara.com (6/6/2024), Timnas Indonesia bakal memastikan diri untuk lolos ke putaran ketiga babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia jika mereka mampu mengamankan kemenangan di laga melawan Tim Singa Mesopotamia tersebut.
Meskipun secara statistik pertemuan Timnas Indonesia jauh lebih inferior daripada sang calon lawan, namun sejatinya pada pertemuan kali ini anak asuh Shin Tae-yong tersebut memiliki beragam kelebihan dalam hal komposisi pemain. Ingin tahu, kelebihan apa saja yang dimiliki oleh para pemain Indonesia? Mari kita bahas!
1. Indonesia Unggul Harga Total Skuat
Hal pertama terkait dengan keunggulan pemain yang dimiliki oleh Indonesia adalah, mereka memiliki harga total skuat yang jauh lebih tinggi daripada Irak. Melansir laman transfermarkt.com, harga total skuat Timnas Indonesia saat ini berada di angka 268,11 miliar rupiah, sementara di kubu Irak, harga mereka berada di angka 160,35 miliar rupiah.
Dengan demikian, maka skuat Indonesia memiliki keunggulan harga skuat hingga 107,76 miliar rupiah. Sebuah selisih yang tentunya sangat besar bukan?
2. Indonesia Unggul Harga Individual Pemain
Selain unggul dalam hal total skuat yang diangkut oleh coach Shin, ternyata Timnas Indonesia juga unggul dalam perhitungan harga individual pemain yang dimiliki. Laman transfermarkt.com merilis, pemain termahal yang dimiliki oleh Timnas Indonesia saat ini adalah Thom Haye yang memiliki nilai pasar mencapai 52,14 miliar rupiah.
Sementara di kubu tim Singa Mesopotamia, pemain termahal mereka adalah Zinade Iqbal yang bermain di FC Utrecth, dengan harga 17,38 miliar rupiah. Uniknya, jika dibandingkan dengan harga individual pemain Indonesia, harga dari Zidane Iqbal ini sendiri berada di urutan kelima setelah Thom Haye (52,14 miliar rupiah), Calvin Verdonk (43,45 miliar rupiah), Jay Idzes (43,45 miliar rupiah, dan Sandy Walsh (22,60 miliar rupiah)
3. Indonesia Miliki Rerata Usia Pemain yang Lebih Muda
Keunggulan statistik pemain selanjutnya yang dimiliki oleh Indonesia atas Irak adalah, Pasukan Merah Putih memiliki rerata pemain dengan usia yang lebih muda daripada Irak. Menyadur laman transfermarkt, rerata pemain Timnas Indonesia saat ini adalah 24,3 tahun, sementara Irak sendiri membawa pemain dengan rerata di angka 25,2 tahun.
4. Unggul dalam Sebaran Pemain Abroad
Keunggulan selanjutnya yang dimiliki oleh skuat Timnas Indonesia yang diproyeksikan untuk menjalani laga melawan Irak kali ini adalah, mereka unggul dalam hal persebaran pemain abroad. Laman transfermarkt merilis, dari 24 pemain yang ada, 14 di antaranya bermain di luar negeri.
Jumlah tersebut setara dengan 58,3 persen dari keseluruhan skuat. Sementara di kubu Irak, dari 26 pemain yang dipanggil oleh pelatih Jesus Casas hanya 10 pemain di antaranya yang berkarir di luar negeri.
Semoga saja dengan keunggulan-keunggulan yang ada ini, Timnas Indonesia bisa memetik kemenangan untuk kali pertama saat melawan Irak nanti ya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
Artikel Terkait
-
Syarat Timnas Indonesia Lolos ke Round 3 jika Kalah Lawan Irak dan Filipina
-
Fans Cegil Siap-siap Cemburu, Nathan Tjoe-A-On Ungkap Perempuan Paling Cantik di Matanya
-
Jay Idzes Dipuji Media Italia seusai Venezia Promosi ke Serie A, Pemain Paling Sentral di Pertahanan
-
Buktikan Diri! STY Tantang Bek Timnas Indonesia Tampil Solid Lawan Irak Meski Tanpa Elkan Baggott
-
Bakal Bagaimana Peran dan Pola Permainan Calvin Verdonk di Timnas Indonesia?
Hobi
-
FIFA ASEAN Cup: Pertaruhan Hidup-Mati Bagi John Herdman di Timnas Indonesia
-
Atletico Madrid Bekuk Real Madrid 2-1, Mourinho Mengamuk Bawa Kertas Bukti Kesalahan VAR
-
Raphinha Mesin Gol Baru FC Barcelona: 12 Gol dan Jadi Top Scorer La Liga
-
MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Gendong KTM jadi Juara di Kampung Halaman
-
Dunning-Kruger Effect: Matinya Kepakaran Akibat Penguasa yang Anti Kritik
Terkini
-
Humor yang Membunuh Sains: Menyoal Sentilan Prabowo dan Narasi Anti-Intelektual
-
Bye Jerawat Meradang! 4 Hybrid Sunscreen Heartleaf Kontrol Produksi Sebum
-
Heboh Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby: Ketika Selisih Usia Jadi Cermin Standar Ganda Kita
-
Stigma Tubuh Perempuan dan Warisan Tabu dalam Bahasa Sehari-hari
-
Review Film Soulmate: Pahami Bahwa Belahan Jiwa Tak Selalu Kekasih Romantis