Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan pertemuannya dengan Mr. Tetsuya Aida yang merupakan perwakilan J-League pada Senin, 24 Juni 2024. Pertemuan tersebut diumumkan melalui akun Instagram pribadinya pada Senin (24/6/2024). Eks Presiden Inter Milan itu pun turut membocorkan isi pembahasan yang dibicarakan.
“Sore ini saya bertemu pihak J-League yang diwakili Mr. Tetsuya Aida. Kami membahas kerja sama untuk memajukan Liga Indonesia,” ujar Erick Thohir di akun Instagram pribadinya pada Senin (24/6/2024).
Menurutnya, Indonesia bisa belajar banyak dari keberhasilan Liga sepak bola Jepang dalam menciptakan kompetisi yang merupakan salah satu yang terbaik di Asia. Apalagi J-League merupakan kompetisi sepak bola tertinggi di Jepang dan menduduki urutan ketiga di tingkat Asia.
Mengutip dari Transfermarkt, J-League menyajikan persaingan ketat 20 tim dengan total 672 pemain. Total market value seluruh tim J-League bahkan menyentuh angka Rp5.066,31 miliar.
Komitmen Erick dalam meningkatkan kualitas Liga Indonesia memang kerap dibeberkan. Sebelumnya ia telah menggelar pertemuan bersama berbagai delegasi dari liga-liga bergengsi, termasuk presiden federasi sepak bola Korea Selatan (KFA) hingga menjalin kerja sama dengan Sekjen federasi sepak bola Belanda (KNVB).
Terbaru, ia juga bertemu Gerry Cardinale yang merupakan pemilik AC Milan. Momen-momen tersebut diunggah dalam Instagramnya. Melansir laman resmi pssi.org, PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir melakukan sejumlah terobosan baru demi merevolusi kompetisi liga di tanah air.
Usai meletakkan dukungan penuh terhadap Timnas Indonesia dan mewadahi skuad Garuda untuk menunjukkan peningkatan yang membanggakan, kini PSSI mulai mengalihkan fokus pada pembenahan kualitas kompetisi. Salah satu upaya nyata yang akan segera digerakkan adalah terkait penegakan aturan yang harus dipenuhi oleh klub-klub lokal.
“Liga perlu mengambil langkah-langkah tegas untuk memastikan integritas dan profesionalisme dalam industri ini.” Begitu kata Erick Thohir beberapa waktu lalu.
PSSI meniti langkah berani dengan menetapkan bahwa klub yang tidak lolos proses licensing tahun ini akan mendapat denda administratif. Bahkan apabila masih bermasalah di musim depan, bakal memperoleh sanksi berupa pengurangan poin.
Liga Indonesia disorot penuh usai tercatat berada di peringkat ke-28 untuk level benua Asia, dan posisi keenam di Asia Tenggara. Fakta tersebut menjadi catatan penting bagi federasi.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Tag
Baca Juga
-
A Love Other Than Yours Rilis Still Cuts Perdana, Ada Bau-Bau Sad Ending?
-
Bukan Sekadar Visual, Ini Alasan Drama Korea Jadi Terapi 'Healing' Paling Favorit
-
High School Queen Konfirmasi Pemeran Utama, Premis Segar Jadi Daya Tarik?
-
Review See You at Work Tomorrow: Cinta yang Diuji oleh Rahasia Masa Lalu
-
'Less Than A Lover' Puncaki Chart Musik Dunia, Jennie Perkokoh Karier Solo
Artikel Terkait
Hobi
-
Pilih Gabung Ducati, Pedro Acosta Ogah Pakai Motor KTM yang Tak Kompetitif
-
Jorge Martin: Aprilia akan Dukung Saya Sepenuhnya Demi Gelar Juara Dunia
-
4 Pembalap MotoGP Ini Tampil di Luar Prediksi pada Paruh Pertama Musim 2026
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Hasil Piala AFF: Kecerdikan John Herdman Antar Indonesia Libas Timor Leste
Terkini
-
4 Low pH Cleanser Beta Glucan, Kunci Kelembapan Maksimal pada Kulit Kering
-
Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara
-
4 Ide OOTD Eclectic Retro-Chic ala Momo TWICE untuk yang Suka Eksplor Gaya!
-
Di Balik Kemudahan AI: Ancaman Krisis Listrik, Air Bersih, dan E-Waste Data Center di Indonesia
-
Gagal di Pasaran, Sony Pictures Kapok Bikin Film Spin-off Spider-Man?