Petualangan Justin Hubner di pentas Liga Jepang bersama Cerezo Osaka tampaknya akan segera berakhir. Pasalnya, Wolverhampton Wanderers selaku klub induk pemain belakang Timnas Indonesia tersebut, menyatakan akan menarik Justin yang kini tengah menjalani masa peminjaman untuk kembali ke skuat.
Melansir laman Suara.com, Wolves selaku pemilik utama Justin, mengaku kecewa dengan situasi yang kini dialami oleh sang pemain. Dalam lansiran tersebut, Wolves kecewa karena sang pemain yang diharapkan bisa menimba ilmu dan pengalaman ketika menjalani masa peminjaman, justru lebih sering menjadi penghangat bangku cadangan dan minim menit bermain.
Jika keputusan Wolves untuk menarik kembali Justin tersebut benar-benar terlaksana, maka sang pemain yang sebelumnya diharapkan bisa memecahkan rekor penampilan terbanyak pemain Indonesia di Liga Jepang pun menjadi urung terlaksana. Pasalnya, jika kita melihat sumber yang ada di laman transfermarkt.com, Justin Hubner saat ini baru menjalani 8 laga di semua kompetisi.
Rinciannya adalah, 6 laga di pentas J League dan 2 laga sisanya dicatatkan oleh pemain berusia 20 tahun tersebut di pentas Piala Liga. Memang, secara kuantitas, Justin Hubner memainkan dua pertandingan lebih banyak daripada Ricky Yakobi yang sejauh ini masih menjadi pemain Indonesia dengan jumlah laga terbanyak di Liga Jepang.
Ricky Yakobi yang pernah membela Matshushita FC di rentang 1988-1989, tercatat memainkan 6 laga bersama klub yang kini bertransformasi menjadi Gamba Osaka tersebut. Dengan demikian, maka untuk gelaran Liga, jumlah laga yang dimainkan oleh Justin bisa dikatakan sama dengan Ricky Yakobi.
Hal ini tentunya sangat jauh di bawah ekspektasi banyak kalangan. Pasalnya, ketika bergabung dengan Cerezo di bulan Maret 2024 lalu, banyak yang memprediksikan Justin akan dengan mudah mendapatkan menit bermain di klub tersebut.
Dengan kualitas yang dimilikinya, plus kenyataan bahwa dia adalah pemain Wolverhampton Wanderers yang berpentas di Inggris, membuat Justin diprediksi akan menjadi pemain utama di Cerezo. Namun sayangnya, semua itu tak terjadi.
Alih-alih menjadi pemain andalan pun pemain utama, Justin justru kesulitan untuk menembus skuat Cerezo, bahkan kesulitan untuk sekadar memecahkan rekor penampil terbanyak yang dimiliki oleh pemain Timnas Indonesia di Liga Jepang.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
-
Realita Dunia Orang Dewasa: Bekerja Terasa Jauh Lebih Nyaman, Efek Pimpinan Baru yang Pengertian
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
Artikel Terkait
-
Cerita Justin Hubner Nyaris Gabung Bologna, tapi Akhirnya Ditikung Wolverhampton Wanderers
-
Siapa Marselinus Ama Ola? Pemain Klub Spanyol yang Dipanggil Timnas Indonesia U-19
-
Shin Tae-yong Batal Pulang ke Indonesia Bulan Ini, Manajer Timnas Beri Penjelasan
-
Shin Tae-yong Jalin Komunikasi Lagi dengan Elkan Baggott, Sudah Baikan?
-
Biodata Ferran Alinegara, Mungkinkah Bergabung Timnas Indonesia?
Hobi
-
Rekornya Terputus, Marco Bezzecchi Akui Tak Mudah Lawan Alex Marquez
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Kesulitan Pakai Motor GP26, Marc Marquez Enggan Kembali Gunakan Motor Lama
-
GILA! Mesin Ferrari F355 Dipasang ke Motor, Tenaganya 375 HP Brutal!
-
Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?
Terkini
-
DIY Kalung Makrame untuk Anabul: Modal 25 Ribu, Hasilnya Mewah!
-
Pendidikan Tinggi, Tapi Ekspektasi Lama: Dilema Perempuan di Dunia Akademik
-
Rel Padat dan Sistem Renggang: Catatan Kritis dari Kecelakaan KRL di Bekasi Timur
-
Bukan Sekadar Film Laga, Mengapa 'Ikatan Darah' Justru Bikin Merinding?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan