Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menjadi salah satu wakil Indonesia di ajang Olimpiade Paris 2024. Berdasarkan hasil undian Federasi Bulutangkis Dunia (BWF), Fajar/Rian akan melewati pertandingan fase grup C bersama dengan wakil terbaik India yaitu Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, wakil tuan rumah Prancis yaitu Lucas Corvee/Ronan Labar dan wakil Jerman yaitu Mark Lamsfuss/Marvin Seidel.
Fajar/Rian sendiri merupakan satu-satunya wakil Indonesia di sektor ganda putra untuk cabang olahraga Badminton di Olimpiade 2024 ini. Setelah totalitas mengumpulkan poin untuk masuk kualifikasi, Fajar/Rian akhirnya bisa mewujudkan mimpi menuju Olimpiade pertamanya.
Sempat menempati peringkat satu dunia dan meraih gelar prestisius di YONEX All England Badminton Championships 2023, harapan publik terhadap Fajar/Rian di Olimpiade ini tentunya cukup besar. Terlebih lagi, persiapan demi persiapan juga dilakukan semaksimal mungkin oleh PBSI untuk memfasilitasi para kontestan Olimpiade.
Keberangkatan Fajar/Rian ke Prancis sendiri didampingi oleh 3 Mentor yang merupakan Gold Medalist Olimpiade terdahulu. Kemudian juga ditemani oleh satu pasangan ganda putra terbaik Indonesia sebagai tim sparing.
Salah satu tantangan terberat Fajar/Rian di grup C adalah melawan ganda putra terbaik India yang saat ini menempati peringkat 3 dunia, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty. Berdasarkan informasi head to head dari tournament software BWF, Fajar/Rian dan Rankireddy/Shetty telah bertemu di beberapa kesempatan dengan rekor kemenangan hampir imbang.
Dua kontestan lainnya juga tidak dapat dianggap remeh oleh Fajar/Rian. Lucas Corvee/Ronan Labar merupakan wakil Prancis yang sempat menjadi perbincangan hangat mengingat posisinya sebagai kontestan Olimpiade adalah melalui Wild Card yang diberikan oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
Kemudian ada juga Mark Lamsfuss/Marvin Seidel yang merupakan ganda putra peringkat 31 dunia. Lamsfuss/Seidel menjadi salah satu wakil terbaik Jerman yang memiliki permainan cukup apik.
Untuk bisa melangkah lebih jauh di Olimpiade, Fajar/Rian harus bisa bermain optimal dan keluar setidaknya Juara ataupun Runner-Up Grup.
Dukung terus perjuangan para atlet Indonesia di Olimpiade Paris 2024, kita doakan yang terbaik ya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Tag
Baca Juga
-
All England 2025, Peluang Tunggal Putra Sabet Gelar Juara Bertahan?
-
Mundur All England, Anthony Ginting Terancam Keluar Top 20 Dunia
-
Deretan Film Terbaik Junior Roberts, Terbaru Bareng Adhisty Zara di Jepang!
-
Pemain Kelas Atas, Viktor Axelsen Buat Kejutan di German Open 2025
-
Kesempatan Dua Turnamen Super 300, PBSI Justru Tarik Mundur Verrel/Pitha
Artikel Terkait
-
Gegara Belum Pulih Cedera, Anthony Ginting Harus Absen Lagi dari Badminton Asia Championships 2025
-
Anthony Ginting Ditarik Mundur dari BAC 2025 dan Ajukan Protected Ranking
-
Siapa Fajar Alfian? Tulis Komentar Body Shaming ke Ibu-ibu yang Orasi di KPU
-
Jadwal Final Swiss Open 2025: Didominasi China, Ada Dua Laga Perang Saudara
-
Pendidikan Fajar Alfian, Pebulu Tangkis Diduga Body Shaming ke Ibu-ibu Pendemo
Hobi
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Makassar Lanjutkan Hegemoni Persepakbolaan Indonesia atas Vietnam
-
Pemain Timnas Indonesia Mulai Keluhkan Taktik Patrick Kluivert, Ada Apa?
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop