Timnas Indonesia tampil trengginas dalam pertandingan perdana Grup A Piala AFF U-19. Start yang manis diambil skuad Garuda Muda dengan membekuk Filipina lewat enam gol tanpa balas di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Dilansir dari laman resmi pssi.org pada Kamis (18/7/024), pelatih Indra Sjafri memainkan pola 3-4-3 ketika menyerang. Kemudian formasi berubah menjadi 5-4-1 saat bertahan. Strategi ini terbukti ampuh mematikan langkah Young Azkals hingga berbuah tiga poin penuh.
Pasukan Merah Putih yang dipimpin oleh Dony Tri Pamungkas sebagai kapten langsung tancap gas sejak menit pertama. Indonesia berusaha mengambil kontrol permainan dan meredam perlawanan yang diberikan oleh Filipina.
Agresifnya Timnas Indonesia terbukti dengan datangnya peluang tendangan penjuru ketika pertandingan baru mulai satu menit. Segala upaya anak asuhan Indra Sjafri membuahkan hasil di menit ke-12.
Umpan dari Dony Tri disambar oleh Arlyansyah Abdulamanan hingga membuat kedudukan berubah 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.
Hanya berselang sepuluh menit, pundi-pundi gol milik Garuda Muda kembali bertambah melalui sundulan Iqbal Gwijangge yang memanfaatkan assist dari Mufli Hidayat.
Dua gol tak membuat Timnas Indonesia mengendurkan serangan. Arkhan Kaka yang digadang-gadang jadi mesin gol pun turut memberi ancaman ke gawang Filipina. Namun masih membentur tiang gawang.
Gol ketiga tercipta dari sundulan Kadek Arel di menit ke-29. Pemain muda Bali United itu mendapat umpan dari Figo Dennis di sisi pertahanan kiri Filipina.
Tertinggal tiga gol dalam setengah jam pertandingan membuat anak asuhan Josep Maria Ferre lebih banyak bertahan. Tak banyak peluang berbahaya yang mengancam pertahanan Timnas Indonesia.
Justru Iqbal berhasil mencetak brace sekaligus gol keempat bagi pasukan Merah Putih usai sundulan Alfharezzi digagalkan penjaga gawang Filipina. Skor 4-0 pun menutup ganasnya terkaman Garuda Muda di babak pertama.
Setelah turun minum, rotasi pemain dilakukan oleh kedua kesebelasan. Young Azkals mencoba membangun serangan, tetapi selalu dikandaskan oleh solidnya barisan pertahanan Indonesia.
Lagi-lagi skor untuk tim asuhan Indra Sjafri bertambah setelah Arlyansyah kembali melesakkan bola hasil umpan Dony Tri Pamungkas ke gawang.
Kemenangan besar Timnas Indonesia ditutup oleh gol berkelas Jens Raven di menit ke-86. Pemain berdarah Indonesia-Belanda tersebut mencatatkan namanya di papan skor setelah berhasil mengecoh penjaga gawang Filipina. Skor 6-0 untuk keperkasaan Garuda Muda tak berubah sampai wasit meniup peluit panjang.
Hasil ini membuat Timnas Indonesia mengantongi tiga poin dan menduduki puncak klasemen Grup A Piala AFF U-19.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Jelang FIFA Series, 5 Pemain Timnas Indonesia Ini Diprediksi Tampil Gacor
-
Ernando Ari Dicoret, 4 Penjaga Gawang Masuk Skuad Final Timnas Indonesia
-
FIFA Series 2026: John Herdman Pertebal Dinding Pertahanan Timnas Indonesia
-
Menyambut Era John Herdman, Skuad Final Timnas Indonesia Segera Diumumkan?
-
Tinjau SUGBK, Erick Thohir Pastikan FIFA Series 2026 Berjalan Maksimal
Artikel Terkait
-
Vietnam Patut Khawatir dengan Peluang di Piala AFF U-19 2024 karena Hal Ini
-
3 Hal yang Bikin Timnas Indonesia U-19 Sukses Menang Telak Atas Filipina di Laga Pertama Grup A Piala AFF U-19 2024
-
3 Fakta Dahsyat Usai Timnas Indonesia U-19 Bantai Filipina di Piala AFF U-19 2024
-
Kondisi Klasemen Grup A Piala AFF U-19 2024 Usai Indonesia U-19 Pesta Gol ke Gawang Filipina
-
Timnas Indonesia Pesta Gol, Indra Sjafri Belum Puas Gara-Gara Hal Ini
Hobi
-
5 Tim Ini Pernah Ngerasain Jadi Juara yang Tak Dianggap: Ada Senegal dan Juventus!
-
Jelang FIFA Series, 5 Pemain Timnas Indonesia Ini Diprediksi Tampil Gacor
-
Review Skuat Final FIFA Series 2026: Dipenuhi Pekerja Keras, tapi Minim Pemilik Kreativitas
-
Tetapkan Skuat Final, Ini 3 Titik Kelemahan Pasukan Garuda di FIFA Series 2026 Era John Herdman
-
MotoGP Brasil 2026: Marco Bezzecchi Menang 4 Kali, Aprilia Makin Dipuji
Terkini
-
Menyoal Tahanan Rumah Eks Menteri Agama Yaqut: Kenapa Begitu Istimewa?
-
Mengapa Keputusan Negara Gagal Jika Tanpa Diskusi Publik? Menelisik Kasus BOP dan MBG
-
Yuna ITZY Solo Era: Ketika Visual Kelas Kakap Beradu Nasib sama Lagu Bubblegum yang Nagih Parah
-
Khusus Dewasa! Serial Vladimir Sajikan Fantasi Erotis Profesor Sastra yang Tak Terkendali
-
Annyeonghaseyo! Korea Gratiskan Visa Liburan WNI, Syaratnya Cuma Gak Boleh Pergi Sendiri