Laga perdana yang dijalani oleh Timnas Indonesia U-19 di pentas Piala AFF U-19 berakhir dengan manis. Dilansir dari laman pssi.org, Pasukan Muda Merah Putih yang berstatus sebagai tuan rumah gelaran, berhasil membungkam sang lawan dengan gelontoran enam gol tanpa balas.
Laman match report aseanfootball.org merilis, enam gol kemenangan Pasukan Garuda Muda dilesakkan oleh Arlyansyah dan Iqbal Gwijangge yang masing-masing mencetak brace, serta Kadek Arel dan Jens Raven yang masing-masing menyumbangkan satu gol.
Namun sayangnya, di balik kemenangan besar yang ditorehkan oleh Timnas Indonesia atas Filipina tersebut, tersemat sebuah fakta yang cukup minor bagi seorang Arkhan Kaka. Bagaimana tidak, Arkhan Kaka yang didaulat sebagai goal-getter di skema 3-4-3 arahan Indra Sjafri, justru harus gigit jari dan menyia-nyiakan banyak peluang matang.
Dilansir dari video yang diunggah vidio.com (17/7/2024), Arkhan Kaka yang juga menjadi striker utama Timnas Indonesia U-17 di gelaran Piala Dunia U-17 lalu sejatinya tidaklah kering peluang. Sepanjang 68 menit dirinya bermain, tercatat setidaknya Arkhan mendapatkan enam peluang matang.
Peluang yang dia dapatkan pun bervariasi. Namun sayang, baik tembakan, sepakan, sontekan, heading, dan cara lain yang dia usahakan, semuanya berakhir dengan kegagalan. Tak hanya ditepis oleh kiper, peluang emas yang didapatkan oleh Arkhan juga musnah karena melebar, diblok pemain lawan, hingga membentur tiang gawang.
Takut mendapatkan mental block yang semakin akut, pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri pun akhirnya mengambil tindakan. Pada menit ke-68, pelatih yang sukses mempersembahkan tiga gelar juara untuk Timnas Indonesia kelompok umur tersebut menarik keluar Arkhan, dan menggantikannya dengan Jens Raven.
Di sinilah perbedaan terjadi. Ketika Arkhan Kaka selalu saja tak mendapatkan keberuntungan karena segala usaha dan upayanya menemukan kegagalan, Jens Raven justru secara efektif berhasil memanfaatkan peluang yang dia dapatkan.
Meskipun di awal-awal masuk dirinya masih harus berusaha keras untuk beradaptasi, namun pada menit ke-87, dirinya berhasil menaklukkan penjaga gawang Filipina untuk kali keenam, dan mengakhiri pesta setengah lusin gol Pasukan Muda Merah Putih atas The Young Azkals.
Kita harapkan di laga selanjutnya, Arkhan Kaka berhasil menundukkan mental block yang dialaminya pada pertandingan melawan Filipina, dan Jens Raven berhasil kembali menunjukkan efektifitas dalam mengeksekusi peluang yang didapatkannya ya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
Artikel Terkait
-
Legenda: Gendut Doni Christiawan, Striker Oportunis Timnas Indonesia di Piala AFF
-
3 Klub BRI Liga 1 yang Paling Banyak Diperkuat Pemain Timnas Indonesia
-
Siapa Julian Oerip? Pemain Keturunan Indonesia yang Rela Berdarah-darah Bela Belanda
-
4 Tim Piala Presiden 2024 yang Diperkuat Banyak Bintang Timnas Indonesia
-
2 Fakta Menarik Stadion Gelora 10 November, Jadi Venue Piala AFF U-19 2024
Hobi
-
Jakarta Mulai Bersiap, 2 Lapangan Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pimpin Klasemen, Jorge Martin Tak Mau Ambisi jadi Juara Dunia Lagi?
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?
-
Erick Thohir Tegaskan Komitmen terhadap Sepak Bola Putri, Ada Buktinya?
-
Saat Kepercayaan Badminton Lovers Diuji: Ada Apa dengan Bulutangkis Indonesia?
Terkini
-
Upon Entry: Ketika Orang yang Kita Cintai Mendadak Jadi Orang Asing
-
Pupuk Kompos Desa Les dan Peran Nyoman Nadiana dalam Menjaga Lingkungan
-
Kang Edai Sang Pahlawan Desa Kemiren: Budaya Agraris dan Kolaborasi Astra
-
Fenomena Doom Spending: Saat Nabung Terasa Percuma, Gen Z Pilih Belanja
-
Dari Kepedulian Warga Menuju Kemandirian Desa: Jejak Kang Edai Membangun Kemiren