Di balik dua kemenangan yang telah berhasil dicatatkan oleh Timnas Indonesia sepanjang babak penyisihan Grup A Piala AFF U-19, ternyata sang pelatih sempat mendapat kritikan tajam dari netizen. Diketahui, Garuda Muda telah menumbangkan Filipina dan Kamboja.
Namun pemilihan starting line up yang dilakukan oleh Indra Sjafri dinilai tak memuaskan. Bahkan kembali muncul sindiran local pride lagi di berbagai sosial media. Seperti dilansir dari Suara.com, komentar negatif ini muncul setelah dua pemain keturunan Indonesia menjadi cadangan dalam dua laga yang telah dilalui.
Indra Sjafri bersikukuh menurunkan Arkhan Kaka sebagai starter dan menyimpan Jens Raven. Padahal penyerang asal Persija Jakarta tersebut masih belum menemukan keberuntungannya untuk mencetak gol. Berbeda dengan Jens Raven yang telah menyumbangkan satu gol beberapa menit setelah masuk ketika Garuda Muda melawan Filipina.
Tak hanya itu, Raven juga memberikan assist untuk Iqbal Gwijangge mencetak gol kemenangan ke gawang Kamboja. Selain Jens Raven, nama Welber Jardim pun digadang-gadang layak menjadi bagian dari starting line up menghadapi Timor Leste pada Selasa (23/7/2024) malam nanti.
Lantaran Welber dinilai lebih efektif dan memberikan pengaruh dalam permainan pasukan Merah Putih. Seperti ketika Welber masuk menggantikan Figo Dennis di pertandingan kedua, ia berhasil membuat pergerakan Timnas Indonesia menjadi lebih cair.
Meski tak langsung membawa timnya mencetak gol pemecah kebuntuan, nyatanya kehadiran pemain keturunan Indonesia-Brasil ini mampu membuat Garuda Muda tampil lebih baik.
Selain menghindari kritikan netizen atas pemilihan pemain, baik Jens Raven maupun Welber Jardim memang layak untuk diturunkan menjadi starter. Keduanya membutuhkan menit bermain lebih banyak untuk menunjukkan kontribusi pada Timnas Indonesia.
Indra Sjafri Tak Bedakan Pemain
Terkait kontroversi local pride, Indra Sjafri telah memastikan bahwa dirinya tak membedakan pemain diaspora maupun lokal. Lantaran mereka sudah sama-sama berstatus sebagai WNI. Ia pun mengaku telah berjanji kepada para pemain dengan memberikan porsi terbaik di setiap pertandingan.
“Kami pasti merotasi pemain tapi jangan ada dikotomi antara pemain diaspora dengan lokal. Tidak baik, tidak perlu dikembangkan itu. Jens Raven bisa saja besok starter dan Kaka juga bisa starter. Saya sudah janji ke mereka yang terbaik itu akan mendapatkan porsi yang banyak,” kata Indra.
Terlepas dari segala penilaian, Indra Sjafri sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia tentu lebih mengetahui perihal kondisi lapangan dan juga kebutuhan timnya. Mari dukung penuh kiprah skuad Garuda Muda agar bisa memberikan penampilan terbaik dalam ajang Piala AFF U-19.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Tayang Oktober, Drakor Final Table Bagikan Keseruan Pembacaan Naskah
-
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Tampil Serasi di Script Reading Dive Into You
-
Ada yang Hilang dari Xdinary Heroes, Lagu Lost and Found Jadi Lebih Nylekit
-
Bentrok Jadwal, Lee Jong Suk Dipastikan Batal Bintangi Iseop's Romance
-
Persebaya Siap Taklukkan Cuaca Panas di Bhayangkara, Bisa Rebut Tiga Poin?
Artikel Terkait
-
Rumor Mencuat! Thom Haye Akan Mendarat ke Klub Turki, Segera Susul Ronaldo Kwateh
-
Timnas Indonesia vs Timor Leste Laga Pamungkas? Jangan Senang Dulu, 3 Cara Skuad Garuda ke Semifinal Piala AFF U-19
-
Timnas Indonesia U-19 Tetap Juara Grup A Piala AFF U-19 2024 meski Kalah dari Timor Leste?
-
Eits! Jangan Merasa Aman, Kesalahan Kecil Ini Bisa Bikin Timnas Indonesia Terjungkal di Piala AFF U-19 2024
-
Berstatus Anak Baru, Calon Pemain Timnas Indonesia Langsung Dibawa Klubnya TC ke Jerman
Hobi
-
Kisah Heroik HMS Ark Royal: Sang 'Lucky Ship' Penentu Kemenangan di Teater Atlantik
-
Ambisi Besar PSSI di Piala Asia 2027: 10 Pemain Naturalisasi Jadi Senjata Rahasia?
-
Membelot dari Hongkong, Adik Mitchell Baker Segera Bela Timnas Indonesia?
-
Jadwal MotoGP Qatar 2026: Balapan di Tengah Isu Perang, Tim Yamaha Mundur
-
Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?
Terkini
-
Mengenal Investasi dari Layar Ponsel Bersama New BIONS
-
Menggugat Empati Sineas Lewat Film Putri, Jangan Gentayangan Lagi: Menghibur atau Mengeksploitasi?
-
Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan
-
489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam
-
PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis