Gelandang Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On mengungkapkan efek dari dahsyatnya fanatisme para suporter. Tak bisa dipungkiri bahwa sepak bola menjadi olahraga favorit yang digandrungi oleh sebagian besar masyarakat tanah air.
“Ini membawa semangat dan dorongan ekstra bagi Anda. Kehormatan besar bisa bermain untuk negara ini. Di Indonesia, khususnya dukungan fans dan masyarakat sangat besar. Ini gila, benar-benar memberi Anda dorongan. Makanya selalu ada rasa ingin memberikan yang terbaik dan membuat mereka bangga, tentunya.” Begitu kata Nathan dalam wawancaranya bersama FIFA.
Tampil gemilang dan menjadi tulang punggung Timnas Indonesia dalam Piala Asia U-23 2024, ia mengambil banyak pelajaran. Apalagi pada kompetisi bergengsi tersebut, Garuda Muda berhasil mengalahkan tim-tim favorit seperti Australia hingga Korea Selatan.
Hal ini bisa diraih karena rasa percaya diri yang baik dan keyakinan untuk bisa melakukan sesuatu.
“Kami sangat antusias dengan apa yang akan kami hadapi. Saya pikir kami harus mempersiapkan diri saat pramusim di klub kami dan mendapatkan diri dalam kondisi terbaik untuk menghadapi pertandingan-pertandingan yang akan datang dan menjadi bugar untuk tampil sebaik mungkin,” imbuhnya.
Diketahui, Timnas Indonesia yang dibesut oleh pelatih Shin Tae-yong akan mengikuti pertarungan sengit nan ketat di Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 round 3. Pertandingan perdana digelar pada 5 September mendatang. Kemudian lima hari setelahnya, giliran pasukan Merah Putih yang menjamu Australia.
Meski dihadang para raksasa Asia yang merupakan ‘karyawan tetap’ Piala Dunia, Nathan Tjoe-A-On mengaku tak gentar dan memastikan bakal berusaha maksimal demi mewujudkan impian seluruh pemain, pelatih, maupun pendukung skuad Garuda untuk berlaga di Piala Dunia 2026.
“Saya kira bagi setiap pemain, jika saya berbicara mewakili semua pemain di tim kami, itu (lolos ke Piala Dunia) adalah impian,” tegas Nathan.
Apalagi dengan adanya format baru yang membuat kuota tiket menuju Piala Dunia bagi benua Asia menjadi lebih banyak. Nathan menilai, situasi ini sangat bagus. Mengingat Timnas Indonesia juga memiliki kualitas yang apik, meski sejatinya masih dalam proses perkembangan.
Menarik ditunggu kiprah para punggawa skuad Garuda. Akankah mampu memberikan kejutan di kualifikasi Piala Dunia 2026?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Masakan Sering Terbuang, Meal Planning Jadi Solusi Tepat?
-
Hidden Waste Mengintai, Kenapa Mentalitas FOMO Perlu Ditinggalkan?
-
Dopamine Shopping: Saat Belanja Menjadi Pelarian Sesaat, Worth It Dilanjut?
-
Mindful Consumption: Prinsip Mahal di Era Digital, Kamu Bisa Terapkan?
-
Kertas Bekas Cuma Jadi Sampah? Coba Trik Ini Supaya Miliki Nilai Jual
Artikel Terkait
-
3 Tanda Ole Romeny akan Gabung Timnas Indonesia Dalam Waktu Dekat
-
Biodata dan Prestasi Matthew Davis, Pemain Keturunan Australia yang DipanggilTimnas Indonesia U-17
-
Timnas Indonesia U-17 Panggil Pemain Keturunan Australia, Bakal Jadi Duet Matthew Baker
-
Media Vietnam Bangga Pelatih Korea Selatan Bentrok di Piala AFF 2024, Singgung Shin Tae-yong Tak Pernah Menang
-
Media Vietnam: Timnas Indonesia Paling Senang Piala AFF 2024 Diundur
Hobi
-
Jadwal MotoGP Hungaria 2026: Akankah Marc Marquez Mengulang Kesuksesannya?
-
Karier Tak Jelas, Elkan Baggott Berpeluang Kembali Dipinjamkan Musim Depan?
-
Dua Lawan Berat Menanti, Ini Target Utama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Mengukur Kekuatan Lini Belakang Timnas Indonesia saat Tanpa Nama Jay Idzes
-
Resmi! Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di GP Mugello 2026
Terkini
-
Tikus Menari di Atas Meja Makan
-
Membedah Fenomena Bedtime Procrastination: Ketika 'Lima Menit Lagi' Merampas Waktu Tidur
-
Preppy hingga Feminine Style, Intip 4 OOTD Versatile ala Shin Ye Eun Ini!
-
Membaca Matilda di Era Modern: Masihkah Kita Mendengarkan Anak?
-
Ducati Peringati 100 Tahun dengan Mesin Kopi Terbatas, Hanya 1.926 Unit