Baru-baru ini pelatih timnas Indonesia U-20, yakni Indra Sjafr memuji salah satu anak asuhnya, yakni Jens Raven. Melansir dari laman berita suara.com (05/08/2024), pelatih berusia 61 tahun tersebut menyebut salah satu pemain keturunan yang berada dalam skuad U-19 dan U-20 tersebut sebagai salah satu pemain yang sangat potensial dan sangat cepat beradaptasi dalam tim.
Pernyataannya tersebut diutarakannya dalam kanal youtube, Arya Sinulingga beberapa waktu lalu. Indra Sjafri juga menegaskan bahwa kehadiran Jens Raven di dalam skuad timnas Indonesia U-19 dan U-20 menjadi salah satu pembeda dan menjadi faktor suksesnya timnas Indonesia U-19 kembali menjuarai ajang ASEAN U-19 Boys Championship 2024 atau yang dulu bernama AFF Cup U-19.
“Mulai dari Toulon saja saya sudah lihat ini anak cepat adaptasi,” ujar Indra Sjafri.
Jens Raven memang sempat diragukan kualitasnya oleh sebagian netizen saat berlaga di ajang Toulon Cup 2024 di Prancis beberapa waktu lalu. Dirinya seakan-akan tak terlalu befungsi sebagai seorang penyerang dan dianggap sebagai ‘pemain mentah’ yang terlalu terburu-buru untuk dinaturalisasi untuk membela timnas Indonesia.
Namun, anggapan sebagian besar netizen tersebut justru berubah 180 derajat di ajang AFF Cup U-19 2024 kemarin. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, Jens Raven yang awalnya selalu memulai laga dari bangku cadangan dalam 2 laga awal justru mampu tampil luar biasa hingga sukses menjadi penentu kemenangan skuad garuda U-19 di partai final AFF Cup U-19 melawan Thailand.
Bahkan, Jens Raven yang awalnya sempat diragukan di timnas Indonesia U-19 justru menjadi salah satu pencetak gol terbanyak dalam skuad. Dirinya sukses mencetak 4 gol dalam ajang AFF Cup U-19 2024 kemarin. Dirinya hanya kalah 1 gol saja dari striker timnas Australia U-19, Jake Novdoski yang sukses meraih gelar topskor kompetisi dengan raihan 5 gol.
Indra Sjafri Ungkap Cepat Berbaurnya Para Pemain Jadi Kunci Sukses Jens Raven di Timnas
Lebih lanjut lagi, Indra Sjafri juga menyebut bahwa mudah berbaurnya para pemain timnas Indonesia U-19, baik para pemain lokal dan diaspora menjadi salah satu kunci sukses Jens Raven dan para pemain timnas lainnya di dalam skuad. Tentunya diharapkan chemistry ini akan tetap terjaga hingga babak kualifikasi Piala Asia U-20 2025 mendatang.
“Anak-anak kita dipandu bahwa ini saudara kalian dan kita alhamdulillah smooth banget,” imbuh Indra Sjafri.
Diharapkan pula Jens Raven kian bisa menemukan performa terbaiknya dan memberikan dampak positif bagi timnas Indonesia kedepannya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Mental Tangguh Berbicara! Asnawi Jadi Bek Kanan Termahal di Liga Thailand
-
Masuk Grup Neraka Babak Kualifikasi, Indonesia Bakal Susah ke Piala Asia U-17?
-
Lionel Messi Gantung Sepatu: Selesainya Era Alien yang Tak Akan Pernah Sanggup Disamai Generasi Baru
Artikel Terkait
-
Syukurlah Bukan Elkan Baggott, Ini Bek Tengah dengan Nilai Pasar Termurah di Skuad Blackpool
-
Jadi Asisten Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Yeom Ki-hun: Saya Dapat Panggilan Cinta
-
Profil IFK Norrkoping, Klub Papan Bawah Tempat Justin Hubner Dipinjamkan Ternyata Bukan Kaleng-kaleng
-
Yeom Ki-hoon, Pelatih Baru Timnas Tolak Tawaran China Demi Indonesia
-
Here We Go! Thom Haye Berpeluang Besar ke Besiktas, Jadi Anak Buah Pelatih Keturunan Indonesia
Hobi
-
Optimis! Fabio Quartararo Yakin Honda Bisa Bangkit di Era MotoGP 2027
-
VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
Terkini
-
Belajar Menerima Cinta Lewat Lagu Ketika Cinta Bertasbih Melly Goeslaw
-
Review Novel Rengat: Romansa Kaum Elite yang Penuh Rumor dan Intrik
-
5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
-
Interview Online vs Offline, Mana yang Lebih Masuk Akal?
-
Menko IPK Minta Kota Bersiap, tapi Mengapa Birokrasi Daerah Lambat?