India dipastikan masuk ke dalam kalender MotoGP untuk tiga musim yang akan datang, perjanjian baru yang ditandatangani langsung oleh pihak MotoGP dengan pemerintah wilayah Uttar Pradesh telah mengonfirmasi kembalinya seri yang satu ini.
Melansir dari situs resmi MotoGP, motogp.com, GP India 2025 dan seterusnya akan tetap digelar di Sirkuit Internasional Buddh.
GP India sebelumnya sudah memulai debut di tahun 2023 lalu. Sayangnya, GP India tahun ini terpaksa harus dibatalkan karena terdapat permasalahan dengan pihak promotor. Beruntung, pemerintah setempat tampaknya tidak tinggal diam dan langsung mengambil tindakan dengan membuat kesepakatan baru.
India sendiri merupakan pasar global utama bagi MotoGP, para produsen, dan mitra dari ajang olahraga tersebut. Di India MotoGP banyak memiliki penonton setia, dapat dilihat dari Grand Prix perdana yang digelar di Sirkuit Internasional Buddh tahun lalu telah dihadiri lebih dari 100.000 orang. Dengan ini MotoGP bisa lebih berkembang lagi di masa yang akan datang.
CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta, mengatakan bahwa pihaknya merasa senang dengan adanya perjanjian baru yang dibuat kali ini.
"Kami sangat bangga dapat bekerjasama secara langsung dengan pemerintah Uttar Pradesh untuk membawa MotoGP ke India, Uttar Pradesh, dan Sirkuit Internasional Buddh, selama tiga musim mendatang," ujarnya.
Ezpeleta juga menambahkan bahwa GP India yang digelar pertama kali tahun lalu merupakan kesuksesan utama dan membawa nilai yang sangat besar bagi MotoGP. Itu sebabnya akan sangat disayangkan apabila event besar yang sudah sukses di gelar justru harus berhenti di tengah jalan.
Dari segi tempat, Sirkuit Internasional Buddh sendiri juga merupakan sirkuit yang megah dan memiliki layout yang memungkinkan banyak aksi overtake yang seru sehingga pihak MotoGP sendiri juga pastinya enggan untuk melewatkan sirkuit yang bisa memberi pertunjukan menarik.
Di sisi lain, tidak hanya MotoGP yang mendapat keuntungan dengan adanya MotoGP India, pemerintah Uttar Pradesh sebagai tuan rumah juga mendapat timbal balik yang sama.
Menurut Kepala Sekretaris sekaligus Komisaris Pengembangan Infrastruktur & Industri Pemerintah Uttar Pradesh, Manoj Kumar Singh, membawa MotoGP ke wilayahnya tidak hanya mengangkat nama Uttar Pradesh di kancah olahraga global, tetapi juga ikut menumbuhkan ekonomi yang substansial di berbagai sektor, seperti pariwisata, perhotelan, dan lainnya.
Dengan komitmen serta keuntungan yang didapat oleh kedua belah pihak inilah yang membuat kesepakatan baru bisa tercapai dengan cepat, serta dalam jangka waktu yang cukup panjang, yakni hingga 2027.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Bukan Sekadar Nama! Ini 8 Julukan Unik Timnas Peserta Piala Dunia 2026
-
Marco Bezzecchi vs Marshal: Valentino Rossi Tak Menyangka Muridnya Diskors
-
Jangan Sampai Menyesal! Kenali 4 Tanda Jersey Palsu Sebelum Membeli
-
Jangan Cuma Keripik! Ini 7 Pilihan Camilan Segar untuk Nonton Piala Dunia
-
Punya Koleksi Merchandise Piala Dunia? Simak 7 Tips Merawatnya Supaya Awet
Artikel Terkait
-
Main Film Horor, Callista Arum Bagikan Pengalamannya: Puji Tuhan, Aku Nggak..
-
Diterpa Kemarau, Sungai Batanghari di Jambi Surut
-
Teror Indekos Murah di Film Perjanjian Setan, Berani Nonton Sendiri?
-
Pengerukan Kali Ciliwung Antisipasi Musim Penghujan
-
Serial Sweet Home Telah Selesaikan 3 Musim, Sutradara Ingin Buat Spin-Off?
Hobi
-
Piala Dunia 2026 Tanjung Verde vs Arab Saudi, Laga Panas Demi Tiket 32 Besar
-
Prediksi Laga Mesir vs Iran: Adu Taktik Tentukan Nasib Fase Grup
-
Analisis Taktik Norwegia vs Prancis: Duel Haaland dan Mbappe Demi Raja Grup
-
Prediksi Uruguay vs Spanyol: Taktik Bielsa dan De la Fuente Demi Juara Grup
-
Meski Pulang dengan Satu Poin, Qatar Tetap Layak Dilabeli Badut Asia di Pentas Piala Dunia Kali Ini