Menjadi salah satu tim yang berhasil meraih hasil sempurna pada dua laga perdana BRI Liga 1 dengan torehan enam poin penuh, kini langkah PSM Makassar di kompetisi tanah air terhenti sejenak. Pasukan Juku Eja harus mengalihkan fokus ke ASEAN Club Championship (ACC) 2024/2025.
Melansir laman resmi Liga Indonesia, skuad asuhan pelatih Bernardo Tavares segera bertolak ke Balikpapan setelah dari Bali. Mereka menjalani laga perdana penyisihan ACC membawa status sebagai tuan rumah dan menjamu BG Pathum United FC di Stadion Batakan, Balikpapan.
Laga sengit tersebut dimainkan hari ini, Rabu (21/8/2024) pukul 18.30 WIB. Bernardo Tavares berharap timnya bisa mendapat dukungan langsung dari para penonton agar dapat meraih hasil maksimal karena semangat yang bertambah. Ia menilai, kehadiran suporter menjadi faktor pembeda dalam jalannya pertandingan.
“Kita juga membutuhkan suporter kita untuk datang ke stadion. Saya tahu laga hari Rabu dan kebanyakan dari suporter sedang bekerja tapi saya berharap mereka tetap datang ke stadion untuk memberikan semangat tambahan kepada pemain,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengaku mengetahui bahwa suporter pun memberikan pengorbanan dengan datang dari Makassar ke Balikpapan. Hal ini lah yang akan membuat para pemain sangat termotivasi untuk memberikan yang terbaik jika para pendukung datang sejak pemanasan.
Meski pertandingan menghadapi BG Pathum diprediksi akan menjadi perjuangan yang tak mudah, Bernardo Tavares tetap optimis. Menyusul komposisi pemain mereka yang terbilang berkualitas. Seluruh pemain diminta untuk tetap menjaga fokus sejak menit pertama. Lantaran selain membawa nama klub, PSM Makassar juga mewakili Indonesia.
“Untuk mendapatkan hasil yang bagus kita harus fokus 200 persen dari menit pertama sampai akhir,” tutupnya.
Ambil Pelajaran dari BRI Liga 1 2024/2025
Dalam persiapannya menuju turnamen antar klub ASEAN tersebut, Bernardo Tavares mengungkap bahwa pihaknya sudah melakukan evaluasi dari dua pertandingan perdana yang dijalani dalam kompetisi dalam negeri. Juru taktik asal Portugal itu menilai, kunci kemenangan timnya adalah gol cepat.
“Kunci kemenangan adalah mencetak gol lebih dari pada kemasukan, membuat banyak peluang entah itu on target atau off target,” tuturnya.
Tavares bersyukur karena anak asuhannya mampu memahami situasi ketika terjadi rotasi pemain maupun strategi. Situasi ini tercermin ketika PSM Makassar menghadapi PSBS Biak.
BACA BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Jangan Biarkan Rivalitas Sepak Bola Merusak Pertemanan
-
Kylian Mbappe Tunda Euforia usai Prancis ke Semifinal Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026: Tantang Argentina, Swiss Siap Unjuk Mental Baja
-
Amerika Serikat Gugur, Christian Pulisic Soroti Klinisnya Lini Depan Belgia
-
Piala Dunia 2026 Hampir Berakhir, Saatnya Cari Hiburan Lain?
Artikel Terkait
Hobi
-
Tak Punya Gelar Piala Dunia, Apakah Cristiano Ronaldo Sah Disebut Legenda Terbesar Portugal?
-
Prediksi Norwegia vs Inggris: Haaland Siap Bantai Kane CS Demi Semifinal
-
Rekor Messi Tergeser, Mbappe Siap Jadi Bintang Bola Masa Depan, Benarkah?
-
Benteng Spanyol atau Ledakan Belgia, Adu Taktik Perebutan Tiket Semifinal
-
Makin Canggih, Ini 4 Kelebihan dan Kekurangan Teknologi dalam Sepak Bola