Timnas Indonesia U-17 baru saja merampungkan dua pertandingan uji coba menghadapi India di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Pada laga pertama, skuad Garuda Muda berhasil menang meyakinkan lewat skor 3-1. Kemudian India membalas kekalahan di pertemuan kedua melalui gol tunggal yang dicetak oleh Sumit Sharma.
Ketika ditaklukkan India, pelatih Nova Arianto melakukan rotasi pemain. Evandra Florasta, Fandi Ahmad, hingga Mierza Firjatullah disimpan di bangku cadangan. Situasi ini yang menjadi pembeda daripada pertandingan sebelumnya.
Meski gagal menaklukkan India untuk kedua kalinya, pelatih berusia 44 tahun tersebut secara tersirat mengungkap bahwa dirinya tidak keberatan. Lantaran dari pertandingan uji coba itu, Nova jadi mengetahui kekuatan maupun kelebihan timnya.
“Jadi memang secara hasil kami kalah meski seharusnya kami bisa meraih kemenangan. Tapi kami bersyukur karena ada pertandingan melawan India. Kami akhirnya semakin tahu kekuatan kami seperti apa hingga saat ini,” ujarnya seperti dikutip dari laman resmi PSSI pada Rabu (28/8/2024).
Lebih lanjut, ia menegaskan bakal melakukan evaluasi atas performa para pemain maupun langkah yang akan diambil ke depannya. Usai pemusatan latihan dan uji coba di Bali, Timnas Indonesia U-17 akan kembali ke Jakarta.
Kemudian setelahnya akan melanjutkan persiapan di Spanyol dan Qatar sebelum terbang ke Kuwait untuk mengikuti kompetisi sebenarnya, yakni kualifikasi Piala Asia U-17 yang dijadwalkan berlangsung bulan Oktober mendatang.
“Ini ujian untuk saya. Sebenarnya saya bisa saja memainkan starting eleven seperti pertandingan sebelumnya. Ini jadi catatan untuk kami. Selain itu, India juga tampil bagus dengan compact defense. Situasi ini akan kami evaluasi untuk bagaimana caranya bisa membongkar pertahanan tim-tim seperti Kuwait dan Australia,” tutup Nova Arianto.
Timnas Indonesia Berpeluang Lolos ke Piala Asia U-17?
Keseriusan berbagai pihak terkait dalam membangun Timnas Indonesia tak hanya nampak pada level senior, tetapi juga di kelompok umur. Dua laga uji coba menghadapi India menjadi bukti bahwa skuad Garuda Muda benar-benar all out dalam mempersiapkan diri menuju kualifikasi Piala Asia U-17.
Hal ini membuka lebar peluang tim asuhan Nova Arianto untuk bisa mengamankan tiket menuju putaran final kompetisi bergengsi itu. Persiapan yang panjang dan matang tentu membuat suporter bisa optimis terhadap skuad Garuda Muda.
Di kualifikasi nanti, Putu Panji dkk bakal menghadapi Australia, Kuwait, serta Kepulauan Mariana.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Tayang Oktober, Drakor Final Table Bagikan Keseruan Pembacaan Naskah
-
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Tampil Serasi di Script Reading Dive Into You
-
Ada yang Hilang dari Xdinary Heroes, Lagu Lost and Found Jadi Lebih Nylekit
-
Bentrok Jadwal, Lee Jong Suk Dipastikan Batal Bintangi Iseop's Romance
-
Persebaya Siap Taklukkan Cuaca Panas di Bhayangkara, Bisa Rebut Tiga Poin?
Artikel Terkait
-
Breakingnews! Thom Haye Dikabarkan Gabung dengan Klub Kroasia Langganan Liga Champions
-
Prediksi Ranking FIFA Timnas Indonesia andai Kalahkan Arab Saudi dan Australia: Bisa Akhiri Penantian 15 Tahun!
-
Kisah Marko Favian Ilich, Kiper Keturunan Jawa Timur Moncer di Liga Serbia Kerja Nyambi Jadi Marketing
-
Mertua Bongkar Situasi Pratama Arhan, Telepon ke Jakarta Berkali-kali: Mohon Doanya
-
Dear Shin Tae Yong, PSM Makassar Punya Pemain yang Cocok Dibawa ke Timnas Indonesia!
Hobi
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
Terkini
-
Dilema Guru Bahasa Inggris: Ketika Bahasa Ibu Tersisih di Era Gen Z
-
Antara Which Is dan Secara: Cara Gen Z Tetap Gaul Tanpa Merusak Bahasa Ibu
-
Penuh Nostalgia! Trio Bajaj Resmi Comeback di Para Pencari Tuhan Jilid 20
-
Di Rumah atau Dirumah? Kesalahan Sepele yang Terus Berulang di Media Sosial
-
Bebas Berbahasa Bukan Bebas Salah: Nyaman Berbahasa Tanpa jadi Polisi Ejaan