Laga berat akan dijalani oleh Timnas Indonesia senior di bulan September ini. Dalam perjalanannya memperebutkan satu slot jatah tiket ke putaran final Piala Dunia 2026, anak asuh Shin Tae-yong tersebut harus berhadapan dengan tim-tim mapan di kawasan benua Asia, termasuk yang terdekat melawan Arab Saudi di tanggal 5 September 2024 ini.
Meskipun harus berhadapan dengan tim sekelas Arab Saudi dan bertarung di kandang sang lawan, namun sejatinya Timnas Indonesia tak harus berkecil hati saat bertarung. Hal ini tak lepas dari belum stabilnya permainan The Green Falcon di bawah kendali Roberto Mancini.
Bagaimana tidak, meskipun berstatus sebagai salah satu raksasa di persepakbolaan benua Asia, namun penampilan Arab Saudi sendiri belum merepresentasikan hal tersebut. Dalam catatan Transfermarkt, selama di bawah kendali legenda klub Lazio tersebut, Arab Saudi belum pernah mencatatkan hasil yang menggambarkan posisi mereka di persepakbolaan benua kuning ini.
Dalam 14 laga yang dijalani Arab Saudi bersama Mancini semenjak bulan September 2023 lalu, The Green Falcon tercatat menelan kekalahan sebanyak lima kali, menuai hasil imbang tiga kali, dan sisanya baru mengemas kemenangan.
Lucunya adalah, di bawah kendali Mancini, Arab Saudi bahkan hanya mampu menang saat melawan tim-tim kelas dua di kawasan benua Asia, seperti saat mengalahkan Pakistan pun Kirgistan.
Kejutannya, Arab Saudi di bawah arahan Mancini justru tak mampu mengalahkan tim-tim medioker Asia seperti Thailand maupun Tajikistan.
Dan terbaru, di bulan Juni 2024 lalu, Arab Saudi secara mengejutkan dikandaskan oleh Yordania dengan skor 1-2 di fase grup Kualifikasi Piala Dunia 2026 ini.
Dengan naik turunnya performa yang kini tengah dijalani oleh Arab Saudi dalam beberapa laga terakhir, tentunya kita bisa mengambil sebuah kesimpulan mendasar bahwa sejatinya permainan tim tuan rumah belum sepenuhnya stabil.
Jika Pasukan Garuda bisa memanfaatkan kondisi ini, bukan tak mungkin anak asuh Shin Tae-yong tersebut bisa pulang dengan membawa minimal satu poin dari kandang sang lawan.
Semoga bisa!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Maarten Paes Main, STY Bisa Turunkan Full Pemain Abroad saat Jumpa Arab Saudi
-
Optimis Timnas Indonesia Menang, Jay Idzes: Selayaknya Arab Saudi Kalahkan Argentina
-
Roberto Mancini 'Meminta Bantuan' Jelang Lawan Timnas Indonesia
-
Roberto Mancini Puji Timnas Indonesia Asuhan Shin Tae-yong: Mereka Berkembang Signifikan
-
Ancam Arab Saudi, Shin Tae-yong Pamerkan Pernah Kalahkan Jerman
Hobi
-
Marco Bezzecchi Sempat Overthinking, Bukti Cedera Tak Hanya Serang Fisik
-
Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027
-
Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?
-
Fabio Calonego Ungkap Target Pribadi bersama Era Baru Persija Jakarta
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027
Terkini
-
Arsip Angin dan Janji yang Tertunda
-
Bukan Sekadar Nyanyi dan Tepuk Tangan: Sisi Lain Perjuangan Menjadi Guru TK
-
Gaji Istri Lebih Besar, Apakah Adil Kendali Finansial Tetap di Suami?
-
Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang
-
Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les