Penampilan brilian seorang Maarten Paes di bawah mistar gawang Timnas Indonesia kembali mewarnai perjuangan skuad Garuda. Menjamu Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), pasukan Merah Putih sukses mengimbangi kiprah ‘karyawan tetap’ Piala Dunia.
Jatuh bangun Maarten Paes pun tak berakhir sia-sia. Performanya dan para pemain lain yang begitu solid membuat Indonesia kembali mengamankan poin penting dalam putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kini Timnas Indonesia mengamankan dua poin dan menempati urutan keempat klasemen sementara di Grup C. Sebuah start yang manis untuk perjalanan panjang tim asuhan pelatih Shin Tae Yong di kancah internasional.
Laga melawan Australia pun menjadi debut Maarten Paes di SUGBK, Jakarta. Menuju pertandingan, Paes sudah mengatakan bahwa ia sangat menantikan atmosfer yang dibuat puluhan ribu penggemar di stadion.
“Saya tidak sabar bermain di sana (SUGBK), mendengarkan chant dari para suporter. Saya melihat beberapa potongan video dan itu sangat luar biasa, juga bagaimana fan bersama-sama menyanyikan Tanah Airku begitu pertandingan selesai,” kata Paes sebelumnya.
Ketika debut di markas benar-benar terlaksana dan dirinya bisa merasakan gemuruh 70 ribu penonton maupun nyanyian Tanah Airku seusai laga, Maarten Paes nampak begitu terharu. Kiper FC Dallas itu terlihat memejamkan mata sejenak untuk merasakan momen tersebut.
Melansir Suara.com pada Rabu (11/9), ia juga memandang sekeliling di mana dukungan besar dari penggemar Timnas Indonesia benar-benar mengalir. Kedua mata yang berkaca-kaca ditambah raut sendu membuat netizen ikut terharu dibuatnya. Setelah lagu selesai digemakan, Paes bertepuk tangan berkali-kali.
“Pertama kali di GBK. Poin solid dan clean sheet bagus melawan Australia! Sampai jumpa di bulan Oktober,” tulisnya melalui akun Instagram pribadi @maartenpaes.
Lebih lanjut, penampilan Maarten Paes turut mendapat sorotan dari Presiden Jokowi. Sang Kepala Negara memberikan apresiasi terhadap perjuangan seluruh pemain yang tampil impresif hingga bisa mengimbangi tim kuat seperti Australia.
“Saya kira permainan yang luar biasa dengan perjuangan kerja keras seluruh pemain, terutama kiper. Kita harapkan dengan tabungan satu poin, satu poin, mungkin nanti bisa tiga poin. Ini yang kita harapkan,” kata Presiden Jokowi.
BACA BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Saat Perempuan Begadang Demi Piala Dunia 2026, Apa yang Salah?
-
Hangatnya Euforia Piala Dunia, Sepakbola Benar-Benar Jadi Bahasa Universal?
-
Piala Dunia Memang Milik Semua Orang, Tak Perlu Malu Jadi Fans Jalur FOMO?
-
Reborn Rookie dan Formula Lama yang Masih Ampuh Memikat Penonton
-
Begadang Demi Piala Dunia di Tengah Kesibukan, Masih Worth It?
Artikel Terkait
Hobi
-
Resmi Jadi Raja Gol, Mampukah Messi Lewati Rekor 16 Gol Miroslav Klose di Piala Dunia 2026?
-
Mentalitas Baja Samurai Biru: Mengapa Jepang Layak Jadi Kuda Hitam Paling Berbahaya
-
Lewis Hamilton Podium ke-106 Bersama Ferrari, Rekornya Makin Tak Tersentuh!
-
Portugal vs Kongo Piala Dunia 2026: Analisis Pemain, Skor dan Taktik Laga
-
Sejarah Tercipta, Wasit Wanita Pimpin Laga di Ajang Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jalan yang Membawaku ke Tempat yang Sama
-
Inggris vs Kroasia: Misi 'The Three Lions' Muda Bungkam Senioritas Luka Modric
-
Anti Basic! 4 OOTD Luxury City Boy ala Wooyoung ATEEZ yang Edgy Maksimal
-
Anime Sasaki and Peeps Season 2 Umumkan Tayang Oktober, Rilis Trailer Baru
-
Sisi Gelap Label Introvert yang Bikin Generasi Sekarang Makin Egois