Kepindahan penyerang timnas Indonesia, Rafael Struick ke klub liga Australia, Brisbane Roar FC memang masih membuat banyak pihak, khususnya fans timnas Indonesia cukup kaget dengan pemberitaan tersebut. Pasalnya, sebelumnya tak ada desas-desus klub yang berdomisili di Brisbane, Australia tersebut meminati Rafael Struick.
Namun, tentunya klub yang pernah 3 kali menjuarai liga Australia dan 2 kali menjuarai Piala liga tersebut diharapkan dapat menjadi wadah peningkatan karier dan performa bagi penyerang keturunan Indonesia-Belanda tersebut.
Pasalnya, di klubnya terdahulu, yakni ADO Den Haag, Rafael Struick minim mendapatkan menit bermain di tim senior dan lebih sering bermain di tim U-21 klub.
Brisbane Roar Kini Incar Rizky Ridho untuk Direkrut?
Usai mendapatkan Rafael Struick yang notabene merupakan punggawa timnas Indonesia, kini Brisbane Roar dikabarkan kembali mengincar salah satu pemain timnas Indonesia lainnya.
Nama yang paling berkemungkinan untuk direkrut oleh klub berjuluk “The Roars” tersebut adalah bek asal Persija Jakarta dan timnas Indonesia, yakni Rizky Ridho.
Rumor ini berembus karena CEO dari klub Brisbane Roar juga pernah mendatangi markas klub Persija Jakarta di tahun 2023. Kedatangan tersebut merupakan salah satu langkah untuk menjalin kerja sama antara Persija Jakarta dan Brisbane Roar.
“Tim manajemen Brisbane Roar kemudian berangkat ke Jakarta untuk menemui Presiden Persija dan tim manajemen mereka guna membahas strategi dan musim tim mereka sejauh ini. Kedua klub membahas cara-cara bekerja sama, melalui sepak bola, komersial, pemasaran, dan keterlibatan penggemar,” tulis laporan dalam laman resmi Brisbane Roar.
Rizky Ridho sendiri dianggap sebagai salah satu pemain yang paling berpotensial untuk bermain di liga luar saat ini dideretan pemain-pemain liga lokal Indonesia lainnya.
Dilansir dari laman transfermarkt.co.id, bek berusia 22 tahun tersebut memang sejauh ini menjadi satu-satunya pemain liga lokal yang selalu masuk starting line-up di timnas Indonesia.
Oleh karena itu, wajar kiranya bila Brisbane Roar dirumorkan untuk merekrut mantan kapten timnas Indonesia U-23 tersebut setelah mendapatkan Rafael Struick.
Di sisi lain, hal ini bisa saja terealisasikan mengingat pemilik saham utama dari klub Brisbane Roar FC adalah Bakrie Group yang telah memiliki saham di klub tersebut sejak tahun 2011 silam.
Menarik ditunggu, apakah Rizky Ridho akan benar-benar berlabuh di Brisbane Roar FC di kemudian hari.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Mental Tangguh Berbicara! Asnawi Jadi Bek Kanan Termahal di Liga Thailand
-
Masuk Grup Neraka Babak Kualifikasi, Indonesia Bakal Susah ke Piala Asia U-17?
-
Lionel Messi Gantung Sepatu: Selesainya Era Alien yang Tak Akan Pernah Sanggup Disamai Generasi Baru
-
Kembali Raih Juara AFF, Vietnam Memang Berjodoh dengan Pelatih Asal Korea
Artikel Terkait
-
Perwakilan KNVB di Indonesia Lempar Kode Pemain Keturunan Rp695,27 Miliar Bakal Dinaturalisasi?
-
David da Silva Nyatakan Minat Bela Timnas Indonesia, STY Tertarik?
-
Tegas! Menpora Pastikan Para Pemain Naturalisasi 100% Punya Darah Indonesia
-
Misi Pasukan Shin Tae-yong Kangkangi Rekor Tim Nguyen
-
Timnas Indonesia Darurat Striker, David da Silva Kirim Kode Keras untuk STY
Hobi
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
Terkini
-
Bye-Bye Muka Tomat! Ini 4 Soothing Gel Mugwort Khusus Kulit Berminyak, Cuma 30 Ribuan
-
Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026
-
Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap
-
Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime
-
Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?