Pasukan Garuda kembali turun gelanggang di match day ketiga gelaran Piala Dunia 2026 Zona Asia Putaran Ketiga dengan melawan Bahrain. Menyadur laman Suara.com, pertarungan dua negara berbeda kawasan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 10 Oktober 2024 dan bertempat di kandang Bahrain.
Laga melawan Bahrain ini sendiri berpotensi menjadi momen manis bagi Eliano Reijnders. Hal tersebut tak lepas dari terbukanya kesempatan pemain berusia 23 tahun tersebut untuk melakukan debut bersama Pasukan Merah Putih.
Uniknya, tak hanya potensi debut saja yang bakal mewarnai permainan Eliano Reijnders. Namun, Eliano juga bisa saja menjadi hulu ledak mematikan Timnas Indonesia di laga melawan Bahrain nanti.
Setidaknya, ada dua alasan yang membuat Eliano diprediksi menjadi senjata mematikan Indonesia di kandang Bahrain nanti. Apa sajakah itu? Mari kita ulas!
1. Status Eliano sebagai Unidentified Player
Hal pertama yang membuat Eliano bisa menjadi hulu ledak mematikan Timnas Indonesia kala melawan Bahrain adalah karena statusnya sebagai unidentified player alias sebagai pemain yang tak teridentifikasi. Tanpa adanya rekam jejak permainannya bersama Timnas Indonesia, Eliano bisa saja mengejutkan kubu Bahrain, dan membuat mereka kalang kabut dengan performa yang dimiliki.
Terlebih lagi, di Timnas Indonesia sendiri para pemain yang sebelumnya berstatus unidentified player kerap memberikan kejutan besar di laga perdana yang mereka jalani. Seperti contoh Ragnar Oratmangoen, Thom Haye, hingga Jay Idzes, ketiganya sukses memberikan kejutan besar saat awal-awal bermain bersama dengan Timnas Indonesia.
2. Misteri Posisi Bermain Eliano
Alasan kedua mengapa Eliano bisa "meledakkan" permainan Timnas Bahrain nanti adalah karena sulitnya menebak sang pemain diposisikan oleh coach Shin. Memang, jika kita menyadur laman Transfermarkt, Eliano merupakan pemain yang sangat versatile.
Dengan 10 posisi berbeda yang bisa ditempatinya, hal tersebut tentunya bisa membuat kubu lawan kesulitan untuk memprediksi dirinya bakal bermain di posisi mana. Terlebih, di setiap posisi yang dimainkannya, Eliano memiliki gaya bermain yang berbeda-beda, seperti misal dirinya cenderung berperan sebagai dribbler saat bermain di sektor sayap, namun ketika dimainkan di sisi tengah lapangan dirinya, lebih suka bermain taktis dan tak banyak membawa bola.
Nah, itulah dua alasan mengapa Eliano Reijnders bisa menjadi hulu ledak yang berbahaya bagi pertahanan Bahrain di laga nanti. Semoga saja debutnya di Timnas Indonesia berakhir dengan manis ya!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Rapor Shin Tae-yong Jelang Mainkan Laga ke-50 Bersama Timnas Indonesia
-
Tak Ada Vietnam, Hanya Dua Negara ASEAN yang Siarkan Laga Timnas Indonesia vs Bahrain
-
Kevin Diks Perkaya Taktik Timnas Indonesia, Bisa Main di 5 Posisi Berbeda
-
6 Pemain BRI Liga 1 yang Pantas Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2024
-
Hadapi Bahrain Malam Ini, Tuah Jersey Putih Timnas Indonesia Bakal Berlanjut?
Hobi
-
VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam