Keberhasilan skuad Garuda Muda dalam menumbangkan Kuwait di laga perdana Grup G kualifikasi Piala Asia U-17 disambut apresiasi dari sang juru taktik, Nova Arianto. Pria yang juga menjadi asisten pelatih Shin Tae-yong di timnas senior itu berterima kasih kepada seluruh pemain maupun staf kepelatihan.
Melansir laporan Antara News pada Kamis (24/10/2024), Timnas Indonesia sukses mengamankan tiga poin penuh dari tuan rumah usai menang tipis 1-0. Adapun gol tunggal sekaligus penentu kemenangan ini dicetak oleh Matthew Baker di menit ketujuh.
Nova Arianto menilai, salah satu hal yang perlu dievaluasi adalah ketenangan para pemain saat menguasai bola. Skuad Garuda Muda nampak masih sering gugup dan kehilangan bola di lapangan. Kemudian konsentrasi Timnas Indonesia saat menghadapi situasi counter attack juga menjadi sorotan.
“Ada beberapa catatan dan itu akan kami perbaiki. Dan itu termasuk bagaimana pemain mengantisipasi serangan balik. Semoga ke depan tim bisa lebih baik,” kata pelatih berusia 44 tahun tersebut setelah pertandingan berakhir.
Ia memaklumi ketika Timnas Indonesia nampak tegang, sebab ini memang laga perdana dan berharap mereka bisa lebih menikmati pertandingan di matchday berikutnya.
Pernyataan sang pelatih pun dibenarkan oleh Matthew Baker, bek keturunan Australia yang teguh memilih berseragam merah putih dan akhirnya membuktikan kualitasnya. Baker mengakui bahwa di sebuah turnamen, laga pertama selalu menjadi hal yang sulit.
“Pertandingan pertama selalu menjadi yang paling sulit, tetapi kami tampil percaya diri dan menekan. Kami berjuang sampai akhir. Kemenangan ini sangat penting," ungkap pemain Melbourne City tersebut.
Tiga poin dari pertandingan menghadapi tuan rumah tentu menjadi hasil yang cukup berharga, sekaligus berperan penting dalam meningkatkan rasa percaya diri skuad Garuda Muda dalam menghadapi dua laga yang tersisa.
Jumat (25/10/2024) mendatang, mereka akan bertemu dengan Kepulauan Mariana Utara. Kemudian dua hari berselang, pasukan merah putih harus menghadapi lawan terkuat di Grup G kualifikasi Piala Asia U-17, yakni Australia.
Tim asuhan pelatih Nova Arianto harus finis sebagai juara grup atau setidaknya menjadi satu dari lima runner up terbaik agar bisa mengamankan satu tiket menuju putaran final di Arab Saudi.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Review Drama Korea The Legend of Kitchen Soldier: Saat Dapur Jadi Medan Perang
-
Piala Dunia 2026: Format dan Harapan Baru, Tim Underdog Bakal Beri Kejutan?
-
Saat Perempuan Begadang Demi Piala Dunia 2026, Apa yang Salah?
-
Hangatnya Euforia Piala Dunia, Sepakbola Benar-Benar Jadi Bahasa Universal?
-
Piala Dunia Memang Milik Semua Orang, Tak Perlu Malu Jadi Fans Jalur FOMO?
Artikel Terkait
-
Blak-Blakan, Matthew Baker Bongkar Kunci Kemenangan Timnas Indonesia U-17
-
Siapa Bjorn Edwin Menzo? Penyerang Keturunan yang Punya Skill Mirip Ole Romeny
-
Vietnam Naturalisasi Striker Asal Brasil, Siap Saingi Timnas Indonesia?
-
Elkan Baggott Cuek Bebek Meski Dapat Ucapan Spesial dari Timnas Indonesia
-
Beri Kode Bela Timnas Indonesia, Nilai Pasar Ryan Flamingo Jauh Lebih Tinggi dari Mees Hilgers
Hobi
-
Ronaldo Tak Lagi Jadi Tumpuan? 3 Masalah Utama Portugal yang Wajib Diperbaiki
-
Skandal Rekaman Audio: Saat Martabat Son Heung-min Diinjak-injak Media Korea Selatan
-
Bawa Argentina Menang 3-0, Messi Cetak Hattrick Pertama di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Meksiko vs Korea Selatan: Adu Taktik, Siapa yang Kuasai Grup A?
-
Swiss Waspada! Bosnia Herzegovina Bawa Misi Menang Grup B Piala Dunia 2026
Terkini
-
4 Body Serum Lokal Ampuh Cerahkan Kulit Belang hingga Bekas Luka di Badan
-
Ditanya Penerus, Tom Holland Tegas Tunjuk Owen Copper Jadi Spider-Man
-
Apa yang Tersembunyi di Dalam Daun? Mengenal 3 Senyawa Ajaib Tanaman Obat
-
Uji Coba B50 di 6 Sektor Sekaligus: Amankah Sawit 50 Persen untuk Mesin Kendaraan?
-
Pesona Veteran di Piala Dunia 2026: Pembuktian Kualitas Melampaui Usia