Pembalap Scuderia Ferrari, Carlos Sainz, kabarnya tengah bersiap untuk menjalani debutnya mencoba mobil Williams usai GP Abu Dhabi 2024 ini. Sainz sendiri telah resmi memutuskan pindah ke Williams setelah kursinya untuk musim depan diberikan kepada Lewis Hamilton.
Pembalap asal Spanyol ini direncanakan bakal melakukan uji coba dengan mobil Williams untuk kali pertama selama tes pasca-musim Formula 1 di Abu Dhabi, pada hari Selasa, 10 Desemberi 2024. Namun, Williams telah memesan Sirkuit Yas Marina, tepat sehari setelah GP Abu Dhabi dilaksanakan.
Melansir dari laman Autosport, tes tersebut tidak akan berlangsung lama mungkin sekitar 200 kilometer atau 35 putaran saja. Kendati demikian, setidaknya itu sudah cukup memberi gambaran bagi Sainz tentang mobil yang akan dia gunakan untuk uji coba sesungguhnya di hari selasa.
Di sisi lain, perlu diketahui juga bahwa sejatinya kontrak Sainz dengan Scuderia Ferrari masih berlaku hingga 31 Desember 2024. Namun, uji coba ini tetap bisa dilakukan karena Sainz telah dibebaskan dari tugas kontrak di hari uji coba oleh Bos Ferrari, Fred Vasseur.
Sesuai dengan kesepakatan, Sainz akan membalap dengan menggunakan pakaian balap standar tanpa logo sponsor yang umum. Selain Sainz, pembalap Luke Browning juga akan bergabung dalam uji coba di Abu Dhabi mendatang.
Tes kali ini selain penting untuk Sainz, tentunya juga penting untuk Williams sendiri. Bahkan, calon rekan setim Sainz tahun depan, Alexander Albon, ingin mendengar tanggapannya tentang mobil ini setelah melakukan tes.
"Begitu Abu Dhabi terjadi, saya akan sangat ingin mendengar masukannya tentang mobil itu, melihat di mana ia harus membandingkannya dengan Ferrari,” ujar Albon, dilansir dari laman The Sports Rush.
Semua orang pasti berharap Sainz akan memberi respon yang baik terhadap mobil barunya, meskipun tidak bisa berharap banyak mengingat kontrasnya perbedaan hasil antara Ferrari dan Williams musim ini.
Terlepas dari itu semua, Sainz telah memilih Williams sebagai rumah barunya musim depan dan tampaknya dia cukup nyaman dan senang bisa bergabung dengan tim yang benar-benar 'menginginkannya'.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Pindah ke Honda, Ini Perjalanan Fabio Quartararo Selama 7 Tahun di Yamaha
-
Sisa Setengah Musim, Ini 5 Transfer Pembalap Paling Heboh di MotoGP
-
Piala Dunia 2026 Usai, Bagaimana Nasib Bola dan Jersey yang Sudah Dipakai?
-
Mau Wisuda Kekinian tapi Tetap Hemat? Ini 6 Tips yang Bisa Dicoba
-
Tertarik Jadi Volunteer Piala Dunia Edisi Berikutnya? Perhatikan 6 Hal Ini!
Artikel Terkait
-
GM Bergabung ke Formula 1, Siap Tantang Tim-Tim Besar di 2026
-
Meskipun Max Verstappen Juara Dunia, Red Bull Tetap Tak PD Hadapi 2025
-
Jadi Calon Rekan Setim, George Russell Beri Bocoran Ini ke Kimi Antonelli
-
Walau Sukses Tantang Max Verstappen, Lando Norris Ragu Bisa Juara Dunia
-
Jadwal F1 GP Qatar 2024: Masih Menantikan Juara Dunia Konstruktor
Hobi
-
Lamine Yamal Raih Gelar Piala Dunia, Era Baru Dunia Sepak Bola Telah Dimulai
-
Tekad Jordi Amat Hajar Kamboja di Piala AFF 2026, Tak Sekadar Omong Kosong?
-
Singkirkan Belanda Tanpa Ampun, Italia Tantang Brasil di Semifinal VNL Putri 2026
-
Jadwal Perempat Final VNL Putri 2026 Sore Ini: Empat Tim Berebut Semifinal
-
Malam Ini! Garuda Pertiwi Hadapi Laos di Final AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Niatnya Self-Love, Kok Malah Insecure? Ini Jebakan di Balik Main Character Energy
-
Review Film WIND UP: The Movie, Perjuangan Manis Mengejar Mimpi Masa Remaja
-
Agent Kim Reactivated: Saat Pertengkaran Remaja Sukses Guncang Dua Negara
-
Review Film Inglourious Basterds: Dilema Moral dan Balas Dendam Nazi
-
Sekali Duduk Tamat! 7 Rekomendasi Drakor yang Bikin Susah Berhenti Nonton