Bek kanan timnas Indonesia dan klub Thailand, Port FC, yakni Asnawi Mangkualam resmi akan bergabung ke timnas Indonesia untuk ajang ASEAN Championship 2024 atau yang dulunya bernama AFF Cup.
Melansir dari laman resmi PSSI, bek berusia 25 tahun tersebut menjadi salah satu dari 2 nama pemain senior yang dipanggil Shin Tae-yong ke ajang sepakbola terbesar di kawasan Asia tenggara tersebut.
Selain Asnawi Mangkualam, Shin Tae-yong juga memanggil bek kiri timnas Indonesia, yakni Pratama Arhan. Akan tetapi, Pratama Arhan masih belum dapat 100% bergabung dengan timnas Indonesia dan akan menunggu keputusan dari klubnya, yakni Suwon FC. Namun, kemungkinan besar mantan wakil kapten timnas U-23 tersebut juga akan bergabung ke dalam skuad garuda.
Pelatih Port FC Komentari Bergabungnya Asnawi Mangkualam ke Timnas Indonesia
Di sisi lain, dipanggilnya Asnawi Mangkualam ke timnas Indonesia juga turut dikomentari oleh pelatih klub tempatnya berkarir, Port FC, yakni Rangsan Viwatchaichok.
Disadur dari laman berita Suara.com (29/11/2024), dirinya mengaku sangat bangga jika salah satu pemainnya dipanggil ke tim nasional. Menurutnya, Asnawi Mangkualam adalah salah satu pemain terbaiknya dan memang layak baginya untuk bermain di tim nasional.
“Mengenai Asnawi, saya selalu senang jika ada pemain saya yang dipanggil timnas, bukan hanya Asnawi tapi semuanya,” ujar Rangsa Viwatchaichok.
Namun, pelatih asal Thailand tersebut juga menyoroti kebijakan Shin Tae-yong yang cukup jarang memainkannya di tim nasional kendati hampir tak pernah absen dari pemanggilan pemain. Sejauh ini memang Asnawi Mangkualam harus kalah saing dengan nama-nama pemain lainnya seperti Sandy Walsh dan Kevin Diks. Bahkan, dalam laga matchday ke-5 dan ke-6 babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 round 3 kemarin, Asnawi Mangkualam juga tak dipanggil oleh Shin Tae-yong kendati sudah pulih dari cedera.
“Saya senang jika timnas Indonesia memanggil dia, tapi saya ingin melihat dia bermain. Beberapa kali dia dipanggil tim nasional tapi dia tidak bermain. Jadi ketika timnas memanggilnya, saya harap pelatih memberi kesempatan baginya dan kembali tanpa mengalami cedera dan punya performa yang bagus,” ujar Rangsan Viwatchaichok.
Melansir dari laman Transfermarkt, bersama timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam sudah bermain sebanyak 44 kali dan mencetak 2 gol. Hal ini menjadikannya pemain yang paling berpengalaman di timnas Indonesia dalam ajang AFF Cup 2024 kali ini.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Mental Tangguh Berbicara! Asnawi Jadi Bek Kanan Termahal di Liga Thailand
-
Masuk Grup Neraka Babak Kualifikasi, Indonesia Bakal Susah ke Piala Asia U-17?
-
Lionel Messi Gantung Sepatu: Selesainya Era Alien yang Tak Akan Pernah Sanggup Disamai Generasi Baru
Artikel Terkait
-
Selain Vietnam, Diam-diam Kamboja Juga Incar Piala AFF 2024, Ini Buktinya!
-
Shin Tae-yong Tendang Pratama Arhan H-6 Piala AFF 2024
-
STY Coret Justin Hubner, Ini Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia Lawan Australia
-
Tegas! STY Pulangkan Pemain Keempat dari TC Timnas Indonesia, Siapa Dia?
-
Media Inggris: Marselino Ferdinan Alami Cedera Hamstring
Hobi
-
VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
Terkini
-
Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!
-
Karier atau Kesehatan Mental, Haruskah Selalu MemilihThe more I see things like this, Salah Satunya?
-
SSS-Class Revival Hunter Dapat Adaptasi Anime, Tayang Januari 2027
-
Membongkar Rapuhnya Pendidikan Indonesia: Masihkah Kita Mau Menyangkal?
-
Kapan Nikah? Bukan Sekadar Basa-basi, Melainkan Beban Ekspektasi Tak Kasat Mata