Pratama Arhan berusaha melihat sisi positif dari hasil akhir pertandingan kedua Timnas Indonesia. Misi kemenangan yang diusung pasukan Merah Putih memang gagal dituntaskan, dan Garuda Muda terpaksa berbagi poin dengan Laos.
Pertandingan menjamu Laos di Stadion Manahan, Solo pada Kamis (12/12/2024) ditutup dengan skor imbang 3-3. Pemain Suwon FC tersebut blak-blakan mengakui bahwa hasil ini memang tidak sesuai dengan rencana atau target yang diusung.
Namun melansir Antara News pada Jumat (13/12/2024), ia menilai bahwa mental para pemain muda bakal lebih matang ke depannya. Namun perihal evaluasi pasca laga juga menjadi hal yang tak boleh dilupakan.
“Kita bisa lihat sendiri hasil pertandingan tak sesuai yang kita inginkan. Akan kita lakukan evaluasi dan saya yakin mental akan lebih baik lagi,” ujarnya saat ditemui setelah pertandingan rampung.
Tentu tidak bisa ditampik bahwa segi mental adalah hal yang harus dibangun sejak sekarang. Apalagi pemain muda yang dibawa ke dalam Piala AFF 2024 merupakan pesepak bola dengan usia rata-rata termuda di antara negara peserta yang lain.
Ditambah fakta bahwa pemain-pemain ini disiapkan untuk tampil dalam kompetisi SEA Games 2025 dan kualifikasi Piala Asia U-23 2026 mendatang. Pengalaman dari Piala AFF 2024 bakal menambah modal atau bekal Garuda Muda agar menunjukkan peningkatan performa.
“Tentunya anak-anak akan melakukan yang lebih baik lagi dan semangat lagi. Mental harus ditingkatkan, kami akan memiliki mental juara kedepannya,” sambung Arhan.
Namun saat ditanya perihal kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh rekan-rekannya dalam bentrok Indonesia vs Laos, ia merasa itu bisa terjadi di atas lapangan. Yang terpenting adalah bagaimana untuk segera melakukan evaluasi agar mendapat hasil lebih memuaskan di markas Vietnam, Kamis (15/12/2024).
“Kalau ditanya kesalahan pasti ada kesalahan, setiap pemain ada kesalahan. Ini pertandingan tim, jadi ke depannya harus evaluasi untuk memperbaiki kesalahan. Untuk laga berikutnya bisa meraih hasil lebih baik lagi,” tandasnya.
Pada sesi konferensi pers usai laga, pelatih Shin Tae-yong juga sempat menyoroti kesalahan-kesalahan elementer skuad mudanya yang dinilai sebagai penyebab hasil mengecewakan atas Laos.
Tentu menarik dinantikan bagaimana evaluasi dijalankan dan performa pasukan Merah Putih dalam pertandingan berikutnya.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Teriak Demokrasi, tapi yang Beda Pendapat Dicap Buzzer: Sehat?
-
Jadi Ladang Korupsi, Program MBG Sudah Sepatutnya Dihentikan?
-
Tumbang Lagi, Pelatih Korea Selatan Buka Suara soal Rumor Keracunan Makanan
-
In This Economy, Tak Termakan Provokasi dan Propaganda Adalah Berkah?
-
Piala Dunia 2026: Hancur di Tangan Prancis, Langkah Irak di Kian Terjepit
Artikel Terkait
-
Hasil Pertandingan Pemain Keturunan di Eropa: Sandy Walsh vs Jairo Riedewald hingga Ivar Jenner vs Miliano Jonathans
-
3 Penyerang Vietnam yang Harus Diwaspadai oleh Punggawa Timnas Indonesia
-
Elkan Baggott: Sampai Bertemu Lagi
-
Kala Media Asing Terkejut Garuda Diimbangi Laos, Soroti Gaya Main Marselino
-
Justin Hubner: Gue Cowok Santai...
Hobi
-
Piala Dunia 2026 Tanjung Verde vs Arab Saudi, Laga Panas Demi Tiket 32 Besar
-
Prediksi Laga Mesir vs Iran: Adu Taktik Tentukan Nasib Fase Grup
-
Analisis Taktik Norwegia vs Prancis: Duel Haaland dan Mbappe Demi Raja Grup
-
Prediksi Uruguay vs Spanyol: Taktik Bielsa dan De la Fuente Demi Juara Grup
-
Meski Pulang dengan Satu Poin, Qatar Tetap Layak Dilabeli Badut Asia di Pentas Piala Dunia Kali Ini
Terkini
-
Teriak Demokrasi, tapi yang Beda Pendapat Dicap Buzzer: Sehat?
-
Punya Kulit Kering & Berjerawat? 4 Moisturizer Ini Aman Tanpa Bikin Pori Tersumbat
-
Bintang yang Mustahil Digapai
-
Jadi Ladang Korupsi, Program MBG Sudah Sepatutnya Dihentikan?
-
Dibalik Maraknya Kasus Deepfake di Kampus: AI Bukan Lagi Sekadar Alat Bantu