Timnas Indonesia di ajang AFF Cup 2024 kali ini atau yang sekarang bernama ASEAN Championship 2024 memang dirasa kurang begitu maksimal dari segi performa. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), timnas Indonesia sejauh ini hanya mampu meraih 1 hasil kemenangan, 1 hasil imbang dan menelan kekalahan di fase grup B kali ini. Skuad garuda hanya mampu meraih posisi runner-up dengan raihan 4 poin hingga jelang matchday ke-4.
Kondisi ini tentunya memunculkan kritikan dari pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong di ajang AFF Cup 2024 kali ini yang dinilainya sangat mempengaruhi performa timnya di turnamen tersebut. Setidaknya, ada 3 hal yang menjadi kritikan pelatih asal Korea Selatan tersebut selama ajang AFF Cup 2024 kali ini. Berikut adalah ulasannya!
1. Padatnya Jadwal Pertandingan di AFF Cup 2024
Salah satu hal yang menjadi kritikan dari Shin Tae-yong di ajang AFF Cup 2024 kali ini adalah padatnya jadwal pertandingan masing-masing tim. Melansir dari laman aseanutdfc.com, jarak setiap pertandingan masing-masing kontestan di ajang kali ini sekitar 3 hari. Meskipun dianggap cukup normal, akan tetapi kondisi yang mengharuskan setiap kontestan berpindah-pindah venue yang cukup jauh membuat hal ini dirasa tak maksimal dan membuat pemain kelelahan. Hal ini tentunya mempengaruhi kondisi di lapangan saat melakoni sebuah laga.
2. Lokasi Turnamen yang Tidak di Satu atau Dua Negara
Kritik lainnya yang dilontarkan oleh Shin Tae-yong di ajang AFF Cup 2024 kali ini adalah lokasi turnamen yang tidak terpusat di satu atau 2 negara saja. Melansir dari laman aseanutdfc.com, sejak tahun 2018, ajang AFF Cup memang dilakukan tanpa adanya host atau tuan rumah dan setiap tim diberikan jatah 2 laga away dan home di babak grup dan masing-masing 1 laga away dan home jika memasuki babak semifinal dan final.
Meskipun berdalih agar mengembangkan potensi industri sepakbola di negara-negara Asia tenggara dengan lebih luas, hal ini justru menjadi boomerang dengan membuat kompetisi semakin panjang dan melelahkan. Setiap kontestan diharuskan menempuh jarak perjalanan yang cukup jauh jika ingin melakoni masing-masing laga. Hal ini berisiko membuat para pemain mengalami kelelahan saat perjalanan.
3. Tak Masuk Kalender FIFA, Jadi Tak Bisa Menurunkan Skuad Terbaik
Tak masuknya ajang AFF Cup di kalender FIFA membuat kompetisi ini tak bisa menurunkan para pemain terbaiknya. Hal ini tidak hanya dirasakan oleh timnas Indonesia, tetapi juga timnas-timnas lainnya. Meskipun di ajang AFF Cup 2024 kali ini Shin Tae-yong dan PSSI hanya menurunkan skuad U-22, akan tetapi beberapa pemain seperti Ferdyansyah dari Persib Bandung, Ivar Jenner dari Jong Utrecht dan Justin Hubner dari Wolverhampton Wanderers tak jadi bergabung dengan skuad karena tak mendapatkan izin dari klubnya.
Nah, itulah beberapa kritikan dari Shin Tae-yong di ajang AFF Cup 2024 kali ini.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Dihubungi John Herdman, Peluang Tampil Sandy Walsh di Timnas Kian Besar?
-
Dihujat Usai Gabung Persija, Shayne Pattynama Minta Dukungan Publik!
-
Tegas! Eks-Punggawa Jerman U-17 Tolak Pinangan Membela Timnas Indonesia
-
Polemik Transfer Maarten Paes: Dianggap Mahal untuk Seorang Kiper Pelapis!
-
Aktor Dibalik Layar: Alexander Zwiers Disebut Tokoh Sentral Naturalisasi
Artikel Terkait
-
3 Keluhan Shin Tae-yong yang Bikin Indonesia Kurang Maksimal di Piala AFF 2024
-
Timnas Indonesia Kalah Perdana, Shin Tae-yong: Saya Menyesal....
-
Takluk 1-0 dari Vietnam, 3 Hal Ini Perlu Diperbaiki oleh Timnas Indonesia
-
Timnas Indonesia Dipecundangi Vietnam, Erick Thohir Keluarkan Kata-kata Mutiara
-
Kembali Bertemu di Laga Vietnam vs Timnas Indonesia, STY Pernah Berseteru dengan Kim Sang-sik
Hobi
-
Dihubungi John Herdman, Peluang Tampil Sandy Walsh di Timnas Kian Besar?
-
Veda Ega Pratama Debut Moto3: Seberapa Besar Peluangnya Melaju di MotoGP?
-
Dihujat Usai Gabung Persija, Shayne Pattynama Minta Dukungan Publik!
-
Dean James Dinilai Layak Gabung Ajax, Berpeluang Susul Maarten Paes?
-
Jelang Piala Asia U-17 2026, Timnas Indonesia Bakal Uji Coba Lawan China
Terkini
-
Casual Goals! 4 Ide Outfit Harian ala Baila No Na yang Mudah Ditiru
-
Topeng Arsenik di Pendapa Jenggala
-
Kejujuran yang Diadili: Membaca Absurditas dalam 'Orang Asing' karya Albert Camus
-
Review Never Back Down (2008): Film dengan Latar Belakang Seni Bela Diri Campuran!
-
Kejamnya Label Sosial Tanpa Pandang Umur di Novel 'Dia yang Haram'