Beberapa hari terakhir, bek timnas Indonesia, Jay Idzes dikabarkan tengah diminati oleh beberapa klub besar Eropa. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, pemain berdarah Indonesia-Belanda ini tengah dirumorkan diincar oleh klub papan atas Serie A Italia, yakni Bologna yang juga sekaligus kontestan UEFA Champions League 2024/2025.
Sontak, banyak pihak yang berpendapat hal ini bisa menjadi batu loncatan bagi bek berpostur 190 cm tersebut jika ingin mengembangkan karier profesionalnya di benua Eropa. Belum lagi ada beberapa faktor yang bisa dimanfaatkan oleh bek yang kini berkompetisi di klub Italia AC Venezia tersebut jika ingin pindah ke klub yang lebih besar. Berikut 3 hal yang bisa membuat Jay Idzes layak bermain di klub besar Eropa.
1. Permainan yang Konsisten dalam 2 Musim Terakhir
Dalam 2 musim terakhir, Jay Idzes menjadi salah satu pemain klub AC Venezia yang menunjukkan performa paling konsisten sejauh ini. Melansir dari laman berita suara.com (27/12/2024), bek berusia 24 tahun tersebut hampir tak pernah absen dari skuad utama klub asal kota Venezia, Italia tersebut dalam 2 musim terakhir, kecuali karena cedera.
Meskipun kini AC Venezia tengah berada di zona degradasi Serie A musim 2024/2025, Jay Idzes dianggap sebagai salah satu pemain yang cukup stabil permainanya sejauh ini. Bahkan, pada paruh pertama musim 2024/2025, Jay Idzes sudah mencetak 1 gol sejauh ini.
2. Usia Muda dan Prospek Jangka Panjang
Dari segi usia, Jay Idzes memang tergolong pemain yang memiliki usia cukup muda. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, wakil kapten timnas Indonesia ini masih memiliki usia 24 tahun yang tergolong merupakan usia muda bagi pesepakbola Eropa. Hal ini juga menandakan dirinya belum mencapai tahap puncak performa karirnya dan bisa makin berkembang dari tahun ke tahun. Tentunya hal ini bisa menjadi prospek jangka panjang bagi klub yang ingin memakai jasanya kelak.
3. Miliki Fans yang Cukup Banyak
Salah satu hal yang juga bisa jadi pertimbangan klub-klub besar untuk merekrut Jay Idzes tentunya adalah basis massa suporter Indonesia yang cukup besar. Status Jay Idzes yang merupakan punggawa timnas Indonesia tentunya dapat menjadi nilai jual tersendiri bagi klub yang memilikinya dari segi marketing atau pemasaran. Di sisi lain, kebiasaan netizen Indonesia yang kerap kali mengikuti akun social media klub-klub pemain timnas juga bisa meningkatkan traffic marketing di dunia maya.
Nah, itulah beberapa hal yang membuat Jay Idzes layak pindah dan bermain di klub-klub besar Eropa.
Baca Juga
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Pemain Timnas Indonesia Mulai Keluhkan Taktik Patrick Kluivert, Ada Apa?
-
Piala Asia U-17: Media Vietnam Kritik Postur Tubuh Skuad Timnas Indonesia
-
Tampil Gacor di Timnas Indonesia, Ole Romeny Sebut Ada Andil dari Patrick Kluivert
-
Resmi! PSSI Umumkan Skuad Timnas Indonesia Untuk Piala Asia U-17 2025
Artikel Terkait
-
Sandy Walsh Tuntut Main Penuh, Yokohama Marinos Dalam Bahaya, Kok Bisa?
-
Kata AFC dan Media Asing Soal Ole Romeny Pecundangi Striker Inter Milan
-
Sederet Keistimewaan Tristan Gooijer: Pantas Bikin PSSI Kepincut
-
Sepak Terjang Yaman U-17, Bisa Jadi Lawan Terberat Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 2025
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Hobi
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Makassar Lanjutkan Hegemoni Persepakbolaan Indonesia atas Vietnam
-
Pemain Timnas Indonesia Mulai Keluhkan Taktik Patrick Kluivert, Ada Apa?
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop