Malaysia Open 2025 yang digelar sejak 7 Januari 2025 telah rampung melangsungkan partai puncak pada 12 Januari 2025 dan melahirkan sederet juara Super 1000 yang baru.
Turnamen yang dihelat di Axiata Arena, Kuala Lumpur ini pun menyisakan berbagai fakta menarik bagi badminton lovers. Berikut beberapa di antaranya yang penting untuk diketahui.
1. Tidak Ada Wakil Tuan Rumah di Partai Final
Malaysia Open edisi ke-68 kali ini menjadi catatan yang meski tidak terlalu buruk tetapi juga belum seperti yang diharapkan bagi tuan rumah. Pasalnya, tidak ada satu pun wakil tuan rumah yang berhasil melaju ke partai puncak untuk berebut gelar juara.
Hanya ada lima negara yang sukses mengirimkan wakil ke final, yaitu China, Korea Selatan, Jepang, Thailand, dan Denmark. Pencapaian tertinggi wakil Malaysia hanya sampai semifinal oleh dua pasangan ganda campuran dan satu ganda putra.
Man Wei Chong/Tee Kai Wun, satu-satunya wakil ganda putra yang melaju ke semifinal dipaksa menyerah oleh pasangan muda asal China, Chen Boyang/Liu Yi. Sedangkan peluang all Malaysian mixed doubleโs final gagal diciptakan Chen Tang Jie/Toh Ee Wei dan Goh Soon Huat/Shevon Jemie Lai setelah takluk dari ganda Thailand dan China.
2. Hanya An Se Young yang Berhasil Pertahankan Gelar
Di antara lima pebulutangkis dunia yang menjadi juara Malaysia Open 2024, sayangnya hanya An Se Young yang berhasil pertahankan gelar. An Se Young memastikan gelar Super 1000 di 2025 ini setelah mengalahkan unggulan kedua, Wang Zhiyi dalam dua gim langsung.
Anders Antonsen dari Denmark sebenarnya memiliki peluang yang sama seperti An Se Young karena juga berhasil melaju hingga ke babak final. Sayangnya, Antonsen harus berbesar hati hanya bisa menjadi runner up setelah kalah dari unggulan China, Shi Yuqi.
3. China Gagal Mendominasi Podium Juara
Meski berhasil meloloskan lima wakil di lima sektor berbeda, tetapi timnas China tetap gagal mendominasi podium juara Malaysia Open 2025. Empat wakil harus puas menjadi runner up dan satu gelar di sektor tunggal putra menjadi penyelamat โmukaโ setelah berhasil menyabet medali emas lewat perjuangan Shi Yuqi.
Di samping itu, dua juara Malaysia Open 2024 dari China, Liang Weikeng/Wang Chang dari ganda putra dan Liu Shengshu/Tan Ning dari ganda putri sudah kandas lebih dulu. Liang/Wang bahkan terhenti di babak kedua, sementara Liu/Tan kalah di semifinal oleh rekan senegaranya.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Fenomena Fun Run: Gaya Hidup Sehat atau Sekadar Ajang Konten Media Sosial?
-
Soft Life Makin Populer: Saat Gen Z Lebih Pilih Hidup Tenang dan Seimbang
-
Nostalgia Hadir sebagai Tren Baru: Mengapa Gen Z Merindukan Era 2000-an?
-
Cara Pandang Gen Z pada Dunia Kerja Bergeser, IPK Tinggi Bukan Lagi Jaminan
-
Belanja Auto Dicap Boros? Perempuan dan Dilema Nikmati Hasil Kerja Sendiri
Artikel Terkait
-
Fakta Menarik Debut Pratama Arhan Bersama Bangkok United, Segala Handuk Dibahas Juga!
-
Fakta Menarik Drama Usai Shin Tae-yong Dipecat dari Timnas Indonesia, Terakhir Marc Klok Bikin Shock
-
Malaysia Open 2025: Lima Juara Baru Tanpa Dominasi Timnas China
-
Malaysia Open 2025: Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto Juara Sektor Ganda Putri
-
Malaysia Open 2025: Jadwal Laga Final, China Punya Wakil di Semua Sektor
Hobi
-
Bawa Garnacho dan Abraham, Aston Villa Siap Uji Mental Indonesia All Stars
-
Piala Presiden 2026: Persebaya Pastikan Tiket Semifinal usai Tekuk PSMS
-
Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persebaya Tantang PSMS demi Tiket Semifinal
-
Jadwal Perempat Final VNL Putra 2026 Hari Ini: Jepang Hadapi China, Slovenia Ditantang Turki!
-
Tak Lagi Harmonis, 2 Pembalap Aprilia Perang Dingin Sejak GP Hungaria
Terkini
-
Mengapa Koruptor Pindah ke Emas? Saatnya AI Mengendus Brankas Tersembunyi
-
Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati: Tentang Bertahan Hidup Lewat Hal-Hal Kecil
-
Awal Tak Mulus, Penonton Ransom Canyon Season 2 Turun 43% di Pekan Perdana
-
Fenomena Fun Run: Gaya Hidup Sehat atau Sekadar Ajang Konten Media Sosial?
-
Jangan Salah Pilih! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Daily Run