Winger timnas Indonesia, Ronaldo Kwateh memberikan kabar yang cukup mengejutkan. Melansir dari akun instagram @blitznews.football, pemain berusia 20 tahun ini resmi dipinjamkan oleh klubnya saat ini, yakni Muangthong United ke klub kasta liga 2 Thailand, Mahasarakham SBT per Januari 2025 ini.
“Ronaldo Kwateh resmi dipinjamkan oleh Muangthong United ke klub Liga 2 Thailand, Mahasarakham SBT. Kabar ini tentu cukup mengejutkan, mengingat Ronaldo Kwateh merupakan pemain yang baru didatangkan oleh Muangthong United pada awal musim 2024/25. Selain Ronaldo Kwateh, klub berjuluk The Twin Qilins itu juga meminjamkan dua pemain lainnya, Sathaporn Dangsee dan Chaypol Supma,” tulis akun instagram @blitznews.football.
Kabar ini memang cukup mengejutkan banyak pihak, khususnya fans sepakbola Indonesia. Pasalnya, Ronaldo Kwateh baru saja direkrut oleh klub yang berkompetisi di kasta tertinggi sepakbola Thailand tersebut pada bulan Juni 2024 silam. Dirinya dikontrak selama 1 musim bersama Muangthong United. Namun, tak disangka-sangka dirinya kemudian dipinjamkan ke klub Mahasarakham SBT yang berkompetisi di kasta ke-2 liga Thailand.
Kurang Menit Bermain Jadi Alasan Ronaldo Kwateh Dipinjamkan?
Lebih lanjut lagi, kemungkinan besar alasan Ronaldo Kwateh dipinjamkan oleh klub Muangthong United adalah guna menambah jam terbang pemainnya di musim ini. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, mantan pemain klub Madura United FC tersebut memang hanya bermain sebanyak 2 laga di musim ini bersama Muangthong United dengan koefisien menit bermain mencapai 115 menit.
Hal inilah yang membuatnya kemudian dipinjamkan ke klub kasta ke-2 dan diharapkan mendapatkan menit bermain. Langkah ini termasuk cukup realistis mengingat persaingan di lini depan klub Muangthong United memang cukup ketat. Kondisi ini membuat Ronaldo Kwateh harus mampu meningkatkan performanya di klub lain sebelum nantinya kembali ke klub lamanya, yakni Muangthong United.
Langkah peminjaman ini memang cukup lazim dialami oleh pemain-pemain timnas Indonensia. Di liga Inggris contohnya, bek timnas Indonesia, Elkan Baggott kini tengah menjalani peminjaman di klub kasta ke-3 liga Inggris, yakni Blackpool FC. Bek jangkung berusia 21 tahun tersebut dipinjamkan oleh klubnya saat ini Ipswich Town selama musim 2024/2025 ini guna memberikan kesempatan bermain dan jam terbang yang tercukupi.
Langkah peminjaman pemain ini memang cukup masuk akal dilakukan dan kerap kali dialami oleh pemain-pemain muda.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
Artikel Terkait
-
Bocoran Jersey Anyar Timnas Indonesia: Ada Motif Batik, Kapan Rilisnya?
-
Ole Romeny Pakai Emblem Garuda Berbeda saat Debut di Timnas Indonesia, Kenapa?
-
Shin Tae-yong Mau Jadi Aktor: Belum Ada Tawaran
-
Update Naturalisasi Ole Romeny: Berkas Sudah Rampung di Kemenkumham, Tinggal Tunggu...
-
Shin Tae-yong: Berharap Pemain Bisa ke Panggung Piala Dunia 2026
Hobi
-
Rekornya Terputus, Marco Bezzecchi Akui Tak Mudah Lawan Alex Marquez
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Kesulitan Pakai Motor GP26, Marc Marquez Enggan Kembali Gunakan Motor Lama
-
GILA! Mesin Ferrari F355 Dipasang ke Motor, Tenaganya 375 HP Brutal!
-
Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?
Terkini
-
Pendidikan Tinggi, Tapi Ekspektasi Lama: Dilema Perempuan di Dunia Akademik
-
Rel Padat dan Sistem Renggang: Catatan Kritis dari Kecelakaan KRL di Bekasi Timur
-
Bukan Sekadar Film Laga, Mengapa 'Ikatan Darah' Justru Bikin Merinding?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Perempuan Bergaun Kuning yang Duduk di Atap Rumah Lek Salim