DAIHATSU Indonesia Masters 2025 hari pertama pada Selasa (21/01/2025) tidak hanya menggelar laga babak pertama tetapi juga babak kualifikasi.
Pertandingan demi memperebutkan seat di main draw ini juga mempertemukan sejumlah wakil Indonesia yang notabene menjadi tuan rumah dalam turnamen Super 500.
Ada tujuh atlet Indonesia yang berjuang di babak kualifikasi hari ini di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, yaitu Alwi Farhan Alhasny, Chiara Marvella Handoyo, Ruzana, Raymond Indra/Patra Harapan Rindorindo, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinara Nastine, Zaidan Arrafi Awal Nabawi/Jessica Maya Rismawardani, dan Bimo Prasetyo/Velisha Christina.
Membuka laga untuk wakil Indonesia, ganda putri Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinara Nastine justru mengalami kekalahan dan gagal melaju ke main draw.
Isyana/Rinjani dipaksa menyerah dari wakil Taipei, Hsu Ya Ching/Sung Yu Hsuan. Takluk dalam dua gim, Isyana/Rinjani menyerah dengan skor 22-24, 11-21 dari Hsu/Sung.
Namun, kemenangan pertama berhasil diraih Raymond Indra/Patra Harapan Rindorindo dari ganda putra Malaysia, Kang Khai Xing/Aaron Tai.
Lewat keunggulan rubber game, Raymond/Patra mengalahkan Kang/Tai dengan skor akhir yang sengit 21-19, 19-21, dan 21-19. Kemenangan ini juga menjadi ajang balas dendam usai tertinggal di Thailand Internasional Challenge 2024 lalu.
Wakil tunggal putri Indonesia menyusul lolos ke main draw lewat perjuangan Chiara Marvella Handoyo. Di babak kualifikasi hari ini, Chiara unggul dramatis dengan skor 21-18, 22-20 atas Isharani Baruah dari India asal India.
Sayangnya, Ruzana gagal menyusul Chiara dan harus terhenti di babak kualifikasi. Meski sukses paksakan rubber, tetapi Ruzana tetap harus mengakui keunggulan Keisha Fatimah Azzahra dari Azerbaijan dengan skor akhir yang dramatis 17-21, 21-16, dan 19-21.
Kekalahan juga harus dialami wakil ganda campuran di mana Zaidan Arrafi Awal Nabawi/Jessica Maya Rismawardani dipaksa takluk dari wakil Taipei, Liu Kuang Heng/Jheng Yu Chieh. Zaidan/Jessica bahkan kalah dalam dua gim langsung dengan skor 19-21 dan 13-21.
Bimo Prasetyo/Velisha Christina juga belum mampu menembus babak utama setelah kalah dari wakil Jepang, Yuta Watanabe/Maya Taguchi. Lawan yang cukup berat, Bimo/Velisha kandas di babak kualifikasi dengan ketertinggalan skor 10-21 dan 13-21 dari Yuta/Maya.
Menutup laga babak kualifikasi untuk wakil Indonesia, ada Alwi Farhan yang kembali bertemu dengan Jeon Hyeok Jin dari Korea Selatan.
Unggul head to head 1-0 usai laga di Osaka Internasional Challenge 2023, kali ini Alwi harus legawa menerima kekalahan lewat drama rubber game, 21-15, 20-22, dan 18-21.
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Lucky Girl Syndrome: Motivasi Positif atau Harapan yang Terlalu Tinggi?
-
Perempuan dan Tren Aktif Olahraga: Gaya Hidup Sehat atau Tekanan Body Goals?
-
Dilema Keuangan Anak Muda: Melek Finansial, tapi Masih Andalkan Paylater
-
Persaingan Karier Makin Ketat, Gen Z Sebaiknya Kuliah atau Langsung Kerja?
-
Perempuan dan Budaya Konsumtif: Belanja buat Healing atau Cuma Pelarian?
Artikel Terkait
Hobi
-
Tak Gentar! Davide Tardozzi Yakin Ducati Bisa Raih Gelar Juara Dunia
-
Toprak Razgatlioglu Masih Terpuruk sampai Paruh Musim MotoGP, Salah Jalan?
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Preview Semifinal VNL Putri 2026: 4 Tim Terbaik Berebut Tiket Final
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Terkini
-
Review Film Smile: Drama Horor Psikologis dengan Kejutan Maut yang Nyata!
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Ulasan Novel Lara Rasa, Menata Ulang Masa Depan Sebelum Usia Tiga Puluh
-
Buku Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?: Teman Anak-Anak yang Kehilangan Ayah