Pemain belakang Timnas Indonesia, Pratama Arhan menuai sukses bersama klubnya di laga lanjutan Thai League. Melawan Rayong FC (7/2/2025), pemain berusia 23 tahun tersebut berhasil mengantarkan klubnya, True Bangkok United menuai hasil imbang 2-2 di kandang sendiri.
Secara skor, mungkin apa yang diraih oleh klub Bangkok United tersebut memang kurang maksimal. Pasalnya, klub asal ibu kota Thailand tersebut hanya bisa meraih satu poin saat mereka bermain di kandang sendiri, seharusnya keuntungan tersebut bisa mereka maksimalkan menjadi sebuah kemenangan.
Namun tidak demikian halnya dengan catatan individu seorang Pratama Arhan. Karena ternyata laga melawan Rayong FC tersebut adalah kali pertama dirinya mendapatkan menit bermain penuh alias tidak digantikan ataupun menggantikan pemain lain.
Menyadur data yang ada di laman transfermarkt.com, pertarungan Arhan dan kolega melawan Rayong adalah catatan pertama sang pemain berada di lapangan dari awal pertandingan hingga akhir laga.
Dengan kata lain, pertarungan melawan Rayong ini adalah 90 menit pertama seorang Arhan semenjak pindah ke Liga Thailand pada 7 Januari 2025 lalu.
Sebelumnya, dalam empat pertandingan di liga dan satu pertandingan di Piala FA Thailand, pemain berusia 23 tahun tersebut selalu masuk sebagai pemain pengganti ataupun digantikan sebelum pertandingan berakhir.
Tercatat, dalam pertandingan melawan Buriram United, Nakhonpathom, Lamphun Warrior, dan Swat Cat, Arhan tak pernah bermain lebih dari 70 menit. Durasi terbanyak yang pernah didapatkan Arhan adalah saat melawan Lamphun Warrior ketika dirinya dimainkan selama 68 menit.
Pun demikian di pentas Piala FA Thailand. Pada pertandingan putaran kedua melawan Nongbua FC pada 29 Januari 2025 lalu, mantan pemain PSIS Semarang tersebut hanya bermain selama 8 menit terakhir pertandingan saja.
Setelah mencatatkan menit bermain penuh hanya di enam laga semua kompetisi bersama klub barunya, kini Arhan harus bisa menjaga konsistensinya bersama klub.
Grafik menanjak yang ditunjukkannya semenjak bergabung bulan lalu harus benar-benar dijaga oleh Arhan, karena selain bisa menjaga tempat regulernya di klub, juga akan membuka peluang sang pemain untuk kembali dipanggil ke Timnas Indonesia.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Kabar Buruk! Rafael Struick Bisa Tak Masuk Timnas Indonesia Patrick Kluivert karena 3 Alasan Ini
-
Sandy Walsh Bakal Duet dengan Eks Arsenal di Yokohama Marinos, Siapa?
-
Sah! Ole Romeny Jadi WNI, Masalah Lini Depan Timnas Indonesia Terpecahkan?
-
Done Deal! Ordal Yokohama Marinos: Sandy Walsh Pasti Gabung ke Kami
-
Mau Bela Timnas Indonesia, Joel Veltman Jual Properti Miliknya, Lagi Butuh Uang?
Hobi
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
Terkini
-
Masjid Lawang Songo, Jejak Arsitektur Jawa yang Tetap Terjaga di Lirboyo
-
Review Film Practical Magic: The Book Of Magic, Nostalgia Sihir yang Indah!
-
Review Film Budi Pekerti: Ketika Satu Video Mengubah Segalanya
-
Pelajaran Memaafkan di Buku Panduan Jalan-Jalan Aman Bersama Mama Macan
-
Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan