Kabar yang dinantikan akhirnya datang! Ole Romeny, striker tajam berdarah Indonesia-Belanda telah resmi menyandang status sebagai WNI. Ia bersama dua pemain yang diproyeksikan untuk Timnas U-20, yakni Tim Geypens dan Dion Markx telah mengambil sumpah kewarganegaraan.
Momen sakral ini berlangsung di London pada Sabtu (8/2/2025). Merujuk siaran pssi.org, London sengaja dipilih sebagai lokasi pengambilan sumpah karena Ole Romeny masih aktif bermain di Oxford United.
Status WNI yang didapatkan Ole tentu membuatnya selangkah lebih dekat untuk memperkuat Timnas Indonesia. Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, mensyukuri lancarnya proses naturalisasi.
Kehadiran pemain kelahiran 20 Juni 2000 tersebut diharapkan bisa meningkatkan daya gedor Timnas Indonesia. Skuad Garuda bakal menghadapi pertandingan-pertandingan krusial dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga.
Selain itu, Ole pun digadang-gadang akan membantu memecahkan masalah tumpulnya lini depan pasukan Merah Putih yang terkadang gagal mengonversi peluang emas menjadi gol. Tak ayal, harapan besar ada di pundaknya.
“Semoga dengan kehadiran Ole Romeny di Timnas Indonesia, daya gedor Skuad Garuda semakin tajam. Dan bisa memberikan dampak yang positif bagi Timnas Indonesia,” kata Erick Thohir, Sabtu (8/2/2025).
Lebih lanjut, pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN tersebut turut menyampaikan rasa terima kasih untuk berbagai pihak yang sudah turun tangan membantu proses naturalisasi.
Apalagi proses ini terbilang berlangsung dengan lancar dan sesuai dengan apa yang direncanakan.
Ia berujar, “Terima kasih kepada DPR RI, Presiden Republik Indonesia, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Hukum dan semua pihak yang sudah membantu terlaksananya naturalisasi ini.”
Pasca resmi berpindah kewarganegaraan menjadi WNI, Ole Romeny diharapkan bisa tampil memperkuat Timnas Indonesia pada kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga. Terdekat, perjalanan pasukan Merah Putih bakal dilanjutkan dengan menghadapi Australia (20/3/2025) dan Bahrain (25/3/2025).
Menyadur Transfermarkt, ia cukup lama mencicipi kasta tertinggi Liga Belanda atau Eredivisie bersama NEC Nijmegen hingga FC Utrecht sebelum hijrah ke Oxford Unted. Pengalamannya mentas di kompetisi bergengsi tentu diharapkan membawa perubahan positif bagi kedalaman skuad Timnas Indonesia.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026 dan Seni Melupakan Masalah Selama 90 Menit
-
Identik dengan Nobar, Piala Dunia 2026 Tak Nikmat Jika Ditonton Sendirian?
-
Gagal di Piala Dunia, Mengapa Pelatih Selalu Jadi Tumbal Pertama?
-
Perkasa di Fase Grup, Prancis Jadi Kandidat Kuat Juara Piala Dunia 2026?
-
Teriak Demokrasi, tapi yang Beda Pendapat Dicap Buzzer: Sehat?
Artikel Terkait
-
Done Deal! Ordal Yokohama Marinos: Sandy Walsh Pasti Gabung ke Kami
-
Mau Bela Timnas Indonesia, Joel Veltman Jual Properti Miliknya, Lagi Butuh Uang?
-
Pelatih Belanda: Timnas Indonesia Gampang Kalahkan Jepang
-
Breaking News! Cium Sang Saka Merah Putih, Ole Romeny Resmi WNI
-
Pratama Arhan Jajal Venue Timnas Indonesia vs Australia Lebih Dulu
Hobi
-
Afrika Selatan Gagal, Kanada Lolos 16 Besar Siap Lawan Belanda atau Maroko?
-
Debut Sensasional, Cape Verde Jadi Tim Anomali di Ajang Piala Dunia 2026
-
Patah Tulang di Lapangan! Aksi Brutal Pemain Qatar Bikin Publik Dunia Murka
-
Hong Myung-Bo Mundur setelah Gagal Piala Dunia, Presiden Nilai 'Tak Kompeten'
-
Gagal di Piala Dunia, Mengapa Pelatih Selalu Jadi Tumbal Pertama?
Terkini
-
Hunter x Hunter Tembus 100 Juta Kopi Jelang Rilis Volume 39 pada 3 Juli
-
Mengakhiri Warisan Luka dalam Pola Asuh Anak Perempuan
-
Piala Dunia 2026 dan Seni Melupakan Masalah Selama 90 Menit
-
Membaca Doorstoot naar Djokja: Menyelami Hari-Hari Paling Genting Indonesia
-
Syarat Berpenampilan Menarik di Lowongan Kerja, Bentuk Beauty Privilege?